Marcella Santoso mengakui dirinya adalah dalang dari aksi 'Indonesia Gelap' dan penolakan RUU TNI. Advokat Ariyanto Arnaldo Law Firm (AALF) Marcella Santoso saat menjadi saksi dalam persidangan kasus perintangan proses penegakan hukum atau obstruction of justice (OOJ) tata niaga timah di IUP PT Timah 2015-2022.
Video yang diputar oleh jaksa menunjukkan Marcella Santoso mengakui telah menjadi dalang atas semua aksi demonstrasi tersebut. "Saya diminta untuk mengakui bahwa 'Indonesia Gelap' dan [penolakan] RUU TNI itu saya yang buat," ungkap Marcella.
Namun, Marcella membantah bila dia adalah pihak yang membiayai aksi unjuk rasa tersebut. "Itu yang saya minta maaf, karena itu tidak ada kaitan dengan perkara," jelasnya.
Marcella menyatakan keberatannya atas sikap jaksa yang kemudian memutar video pernyataannya tersebut bersamaan saat konferensi pers gelar perkara kasus korupsi ekspor CPO. Marcella semakin keberatan karena jaksa saat itu juga menampilkan uang tunai Rp2 triliun di hadapan publik, sehingga menimbulkan kesan bahwa dirinya menjadi pemodal atas aksi unjuk rasa tersebut.
"Saya diminta untuk mengakui bahwa 'Indonesia Gelap' dan [penolakan] RUU TNI itu saya yang buat," ungkap Marcella.
Video yang diputar oleh jaksa menunjukkan Marcella Santoso mengakui telah menjadi dalang atas semua aksi demonstrasi tersebut. "Saya diminta untuk mengakui bahwa 'Indonesia Gelap' dan [penolakan] RUU TNI itu saya yang buat," ungkap Marcella.
Namun, Marcella membantah bila dia adalah pihak yang membiayai aksi unjuk rasa tersebut. "Itu yang saya minta maaf, karena itu tidak ada kaitan dengan perkara," jelasnya.
Marcella menyatakan keberatannya atas sikap jaksa yang kemudian memutar video pernyataannya tersebut bersamaan saat konferensi pers gelar perkara kasus korupsi ekspor CPO. Marcella semakin keberatan karena jaksa saat itu juga menampilkan uang tunai Rp2 triliun di hadapan publik, sehingga menimbulkan kesan bahwa dirinya menjadi pemodal atas aksi unjuk rasa tersebut.
"Saya diminta untuk mengakui bahwa 'Indonesia Gelap' dan [penolakan] RUU TNI itu saya yang buat," ungkap Marcella.