Jakarta, Presiden AS Donald Trump telah menerima Hadiah Nobel Perdamaiannya dari Maria Corina Machado, pemimpin oposisi Venezuela. Meskipun begitu, penghargaan tersebut tetap menjadi miliknya.
Machado, yang merupakan pengakuan atas komitmen Trump terhadap kebebasan rakyat Venezuela, mengatakan bahwa ia melakukannya sebagai upaya untuk mendapatkan pengaruh atas arah masa depan negaranya. Trump secara terbuka berkampanye untuk penghargaan tersebut sebelum Nobel Institute memberikannya kepada Machado bulan lalu.
Namun, perlu diingat bahwa Nobel Institue telah menegaskan bahwa hadiah tersebut tidak dapat dialihkan, dibagikan, atau dicabut. Trump sebelumnya mengaku tidak ingin Machado memberikan nobel perdamaian kepadanya.
Pertemuan antara Machado dan Trump ini dilakukan pada saat makan siang dan berlangsung selama lebih dari satu jam. Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan bahwa Trump telah menantikan pertemuan dengan Machado, tetapi ia tetap berpegang pada penilaian realistisnya bahwa saat ini Machado tidak memiliki dukungan yang dibutuhkan untuk memimpin negara dalam jangka pendek.
Machado sendiri bersaing untuk mendapatkan perhatian Trump dengan anggota pemerintah Venezuela dan berupaya memastikan ia memiliki peran dalam pemerintahan negara ke depannya.
Machado, yang merupakan pengakuan atas komitmen Trump terhadap kebebasan rakyat Venezuela, mengatakan bahwa ia melakukannya sebagai upaya untuk mendapatkan pengaruh atas arah masa depan negaranya. Trump secara terbuka berkampanye untuk penghargaan tersebut sebelum Nobel Institute memberikannya kepada Machado bulan lalu.
Namun, perlu diingat bahwa Nobel Institue telah menegaskan bahwa hadiah tersebut tidak dapat dialihkan, dibagikan, atau dicabut. Trump sebelumnya mengaku tidak ingin Machado memberikan nobel perdamaian kepadanya.
Pertemuan antara Machado dan Trump ini dilakukan pada saat makan siang dan berlangsung selama lebih dari satu jam. Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan bahwa Trump telah menantikan pertemuan dengan Machado, tetapi ia tetap berpegang pada penilaian realistisnya bahwa saat ini Machado tidak memiliki dukungan yang dibutuhkan untuk memimpin negara dalam jangka pendek.
Machado sendiri bersaing untuk mendapatkan perhatian Trump dengan anggota pemerintah Venezuela dan berupaya memastikan ia memiliki peran dalam pemerintahan negara ke depannya.