MA Periksa Hakim Ad Hoc Walk Out Protes Kesejahteraan Nasional

Mahkamah Agung memeriksa hakim ad hoc yang melakukan aksi walk out saat persidangan di Pengadilan Negeri Samarinda. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas ketimpangan kesejahteraan nasional.

Pemeriksaan terhadap hakim ad hoc itu akan mempercepat proses pemberantasan korupsi dan menghormati prinsip profesionalitas di kalang pengadilan.
 
ini suatu hal yang seru banget, mahkamah agung memeriksa hakim ad hoc yang melakukan aksi walk out saat persidangan, ini menunjukkan bahwa mereka tidak ingin korupsi di pengadilan. tapi perlu diingat juga bahwa aksi tersebut dilakukan karena ketimpangan kesejahteraan nasional, jadi harus ada solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut, jangan hanya berfokus pada penyiksaan hakim ad hoc aja.

ini proses pemberantasan korupsi dan peningkatan profesionalitas di kalang pengadilan yang benar-benar penting, tapi harus ada kemudahan bagi para hakim dan perusuh untuk menyampaikan pendapat mereka tanpa takut ditindas. ini juga bisa menjadi peluang besar bagi mahkamah agung untuk mengembangkan sistem pengadilan yang lebih adil dan transparan.
 
Aku pikir ini bagus sekali! 🤩 Mahkamah Agung memang harus melakukan tindakan yang tepat seperti ini. Aksi walk out yang dilakukan oleh hakim ad hoc itu kayaknya tidak bisa dipungut, karena ada tujuan yang baik di baliknya. Protensi kesejahteraan nasional itu bukan mainan, dan kita harus mengambil seriously untuk menghakimi siapa pun yang terlibat dalam korupsi.

Aku harap proses ini juga mempercepat pemberantasan korupsi lain-lain di Indonesia. Kita semua tahu betapa seriusnya masalah korupsi di negara kita, dan ini adalah langkah yang tepat untuk menghadanginya.
 
Aku rasa mahkamah agung ini kayak nanti gak bisa lagi tekan hakim2 yang punya pendapat yang berbeda, tapi aku setuju banget kalau aksi walk out mereka itu penting untuk mengingatkan kembali tentang isu korupsi di Indonesia. Aku pikir mahkamah agung harus dihormati dan mendukung kegiatan tersebut. Kalau tidak, aku rasa akan terjadi lagi adegan yang sama di masa depan.
 
aku tidak percaya sama sekali, aksi walk out itu bisa jadi cara yang tepat banget buat mengekspresikan kesedihan dan kecewa. tapi apa yang bikin aku marah adalah mahkamah agung ini hanya memperhatikan hal ini sekarang saja, siapa nanti yang akan tanggung jawabnya kalau ada lagi hal seperti ini? aku rasa ada kesalahan pada pihak pengadilan yang tidak segera bertindak saat itu, tapi mahkamah agung juga gak bisa dipandang dalam sudut pandang baik ya. mungkin ini bakalan menjadi contoh bagus buat memperbaiki kesejahteraan nasional itu.
 
Kah, aksi walk out bule-bule yang menjadi hakim ad hoc di Pengadilan Negeri Samarinda memang bikin kita penasaran apa maksudnya sih. Mungkin mereka juga ingin menegaskan bahwa korupsi di kalangan pengadilan juga harus diatasi dengan serius, kan? Kalau jadi begitu, itu bukannya contoh bagaimana prinsip profesionalitas bisa menyebar dan mengubah mental kecil-kecilan yang ada di antara kita. Tapi aku penasaran mau bagaimana hasilnya nanti sih, apakah aksi mereka akan memberikan dampak positif pada pengadilan? 🤔👀
 
Aku pikir sih mahkamah agung udah mulai serius aja, kalau mereka bisa menemukan hakim ad hoc yang walk out karena protes kesejahteraan nasional. Tapi aku rasa ini salah fokus, gak ada yang jadi korupsi di pengadilan nge-jamur?

Aku rasa mahkamah agung harus lebih fokus pada hal-hal nyata yang terjadi di balik dinding penegakan hukum. Kalau hakim ad hoc bisa walk out karena protes nasional, itu berarti ada sesuatu yang salah di dalam sistem. Mungkin kalau kita fokus pada isu korupsi, kita bisa mengatasi masalahnya dengan lebih efektif.
 
kembali
Top