LRT Jakarta Rombak Komisaris, Azas Tigor Nainggolan Dicopot

Pencopotan Azas Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno dari jabatan Komisaris PT LRT Jakarta telah terlaksana. Keputusan ini diambil oleh para pemegang saham (KPPS) di luar rapat umum pemegah saham luar biasa (RUPSLB) PT LRT Jakarta pada tanggal 2 Januari 2026.

Azas Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno telah menjabat sebagai Komisaris PT LRT Jakarta sejak Oktober 2023. Namun, mereka tidak lagi berkomitmen di jabatan tersebut setelah KPPS mengambil keputusan untuk mengangkat M Masyhud dan Irwan Setiawan ke jajaran Dewan Komisaris.

Mohamad Pramintohadi Sukarno menjabat sebagai Komisaris PT LRT Jakarta sejak Oktober 2023. Sementara itu, Azas Tigor Nainggolan juga menjabat sebagai Komisaris. Namun, tidak lagi setelah KPPS mengambil keputusan untuk mencopotnya.

Pencopotan Azas Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno dari jabatan tersebut didasarkan pada keputusan para pemegang saham (KPPS) di luar rapat umum pemegah saham luar biasa (RUPSLB) PT LRT Jakarta.
 
Haha, sepertinya KPPS nih yang benar-benar berani ya! Mengancam komisarisnya karena apa? Kalau gini kayaknya mereka harus punya skill lain selain mengambil keputusan tanpa ngerti apa yang terjadi di jalur operasional LRT Jakarta. Dan siapa tau, mungkin Azas Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno benar-benar tidak terlalu kompeten dalam mengelola LRT Jakarta kayaknya.
 
Aku pikir ini salah, pengacakan Azas dan Mohamad lagi-lagi memaksa keuangan yang tidak perlu. Kamu tahu siapa yang mendapat bonus besar itu? Itu bukannya untuk mereka, tapi untuk investor yang mewah! Kapan lagi kita harus membayar biaya pembangunan yang mahal itu dengan uang mereka? Mereka ini cuma tertarik dengan keuntungan saja, tidak peduli bagaimana keruntuhan sistem ini bisa berlangsung. Kenapa gak mau ngobrol tentang rute jalur yang tepat untuk PT LRT Jakarta? Tapi siapa yang mau mendengarnya, kan?
 
Gue pikir yang salah sama-samanya, kalau gue ngira Azas Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno punya masalah dengan PT LRT Jakarta, tapi ternyata cuma sekedar keputusan KPPS aja, ya... Maksudnya, jangan terlalu memikirkan, gue rasa ini normal banget.
 
Gue kira siapa yang gak sabar banget sama dengan gubahan ini 😂, bahkan sekarang ada kabar bahwa Azas dan Pramintohadi Sudarno udah dilepas dari jabatan Komisaris PT LRT Jakarta. Apa sih tujuan dari keputusan ini? Gue rasa kira-kira ada sesuatu yang tidak beres di balik langkah ini... tapi gue jujur, gue nggak punya informasi yang cukup untuk bisa mengatakan apa sih benarnya. Mungkin ada yang tahu lebih dekat dengan situasi ini?
 
Makanya kaget ya, pencopotan Azas Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno dari jabatan Komisaris PT LRT Jakarta itu memang gak masuk akal banget. Saya pikir diajak ke puncak karirnya kan? Kenapa kppsi harus mencopotnya? Mungkin karena ada kesalahpahaman atau apa? Sepertinya ini semua tidak masuk akal, saya juga pernah mendukung mereka ketika masih berkomitmen di jabatan tersebut. Saya harap dia bisa melanjutkan karirnya dengan baik lagi 🤔
 
iya, gue pikir ini masalah yang serius banget! pengangkatan tigor nainggolan dan pramintohadi sukarno dari komisaris lrt jakarta itu bukan cuma keputusan kpps aja, tapi juga menunjukkan bahwa keberadaan mereka di luar biasanya jauh dari rencana. mungkin karena mereka tidak terlalu fokus pada kemajuan lrt Jakarta dan lebih banyak fokus pada promosi diri sendiri. ini bikin perusahaan yang tidak bisa maju dengan baik, dan tentunya biayanya akan terus naik.
 
aku penasaran siapa yang mau mengambil alih giliran Mohamad Pramintohadi Sukarno dan Azas Tigor Nainggolan di Komisaris PT LRT Jakarta, aku rasa ini tidak ada di rencana ya 🤔💡. aku pikir pula mereka punya kebijakan yang bagus banget, tapi mungkin hanya sekedar protokol ya? aku pengen tahu apa yang sebenarnya terjadi di balik layar, tapi aku yakin para pemegang sahamnya sih yang menentukan apakah mau mantap atau tidak 🤑
 
aku rasa gini nggak ada masalah, siapa yang mengatur apa aja? mereka buat keputusan yang pas banget untuk meningkatkan kinerja LRT Jakarta. sebelumnya ada kekhawatiran tentang efisiensi dan keamanan, tapi sekarang sudah terlaksana dengan baik 🙌. aku rasa ini merupakan contoh bagaimana sistem perusahaan bisa bekerja dengan efektif dan transparan. keputusan dari KPPS itu benar-benar untuk kemajuan perusahaan dan tidak ada alasan untuk mengkhawatirkan. aku percaya bahwa LRT Jakarta akan terus berkembang dan menjadi salah satu transportasi yang paling baik di Jakarta 🚂
 
Aku kaget banget! Tigor Nainggolan dan Pramintohadi Sukarno udah masuk ke jajaran Komisaris PT LRT Jakarta, tapi akhirnya keluar. Aku pikir mereka punya bakat, tapi sepertinya tidak disukai oleh KPPS. Aku ingin tahu apa yang salah dengan mereka, tapi aku juga pengen coba paham situasinya. Moga-moga mereka bisa belajar dari kesalahan tersebut dan kembali ke jajaran. Tapi, aku juga paham bahwa pemegang saham memiliki hak untuk memilih siapa yang ingin masuk ke jajaran Komisaris. Aku hanya harap mereka bisa memberikan solusi yang baik untuk PT LRT Jakarta 😊
 
Wahhh, aku nggak percaya banget! Kenapa gini? Mereka nggak bisa menghormati keputusan KPPS juga? Aku pikir mereka udah punya tanggung jawab sebagai Komisaris, tapi ternyata gini aja... 😱 Akhirnya aku bingung, siapa yang akan menjadi Komisaris baru nanti? 🤔 Aku harap M Masyhud dan Irwan Setiawan bisa mengelola perusahaan ini dengan baik, karena aku pikir mereka udah punya kemampuan yang bagus.
 
Aku pikir ini mengejutkan banget. Kenapa KPPS punya keputusan seperti ini? Apakah mereka yang tidak puas dengan jasa Azas dan Pramintohadi? Aku rasa ini bisa menjadi contoh di mana pengaruh kapitalisasi sangat besar dalam mengambil keputusan bisnis. Tapi, apa dampaknya bagi PT LRT Jakarta? Aku harap ada cara untuk meningkatkan kinerja perusahaan yang lebih baik daripada menggantung komisaris yang sudah berpengalaman.
 
aku kayaknya penasaran apa yang terjadi di dalam RUPSLB nih... kalau gak ada keberatan dari KPPS, kenapa Azas dan Mohamad dipotong aja? sih kalau ada masalah, tapi nggak sengaja jadi pemutus. aku rasa harus melihat situasi di dalam organisasi LRT Jakarta apa ya...
 
🤔 Maksudnya siapa lagi kalau Azas Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno tidak ada di komisaris LRT Jakarta? Mereka nanti ke mana caranya? 🤷‍♂️ Sepertinya para pemegah saham (KPPS) berani banget mengambil keputusan seperti ini tanpa memikirkan dampaknya. Apakah benar-benar mereka tidak bisa menemukan komisaris yang lebih baik lagi? 🤔
 
Aku penasaran siapa yang memikirkan baik buruk kita nanti kalau Tigor dan Pramintohadi gak masih komisaris di LRT? Mereka sudah lama menjabat, kan? Aku pikir keputusan para pemegah saham itu lumayan cepat. Kalau aku bilang secara terbuka, aku penasaran nggak siapa yang bisa mengantuk di jabatan komisaris. Tapi, aku juga setuju dengan para pemegah saham itu, kalau mereka punya keputusan, kita jangan menyanai.

Aku rasa pentingnya ada transparansi dalam keputusan itu, apalagi karena LRT Jakarta itu sangat penting di Jakarta. Tapi, aku yakin para pemegah saham itu sudah memikirkan yang terbaik untuk perusahaan itu. Aku juga senang bisa melihat bahwa LRT Jakarta masih stabil dan berjalan lancar setelah keputusan itu.
 
Kekacauan ini bikin penasaran, apa yang salah sama Azas Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno? Sama sekali gak ada informasi tentang alasan pengangkatan mereka. Mungkin saja mereka bukanlah yang tepat di jabatan tersebut...
 
Gue pikir ini bagus sekali! Akhirnya ada orang baru di dalam board komisaris LRT Jakarta, siapa tahu bisa meningkatkan efisiensi bisnis transportasi di Jakarta. Masyhud dan Irwan Setiawan yang baru diangkat, mungkin bisa membawa ide baru dan inovasi di bidang ini. Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno sudah lama di dalam posisi tersebut, mungkin sudah bosan juga dengan jalan kerja mereka. KPPS tahu apa yang terbaik untuk perusahaan, dan itu pasti mereka yang bisa membuat LRT Jakarta semakin sukses 🤑
 
Pencopotan Azas Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno dari jabatan Komisaris PT LRT Jakarta, eh kapan lagi gak ada kecemasan? 🤔 Sepertinya KPPS sudah punya strategi yang baik untuk mengatasi masalah yang mungkin timbul di masa depan. Menurutku, ini salah satu contoh bagaimana para pemegah saham harus bertanggung jawab dan membuat keputusan yang benar-benar bijak. 🙏 Saya harap Azas Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno bisa kembali menjabat di masa depan dengan komitmen yang lebih besar. Semoga mereka bisa membantu PT LRT Jakarta semakin maju! 💪
 
Gak sabar denger kabar tentang pencopotan Azas dan Mohamad Pramintohadi dari jabatan Komisaris PT LRT Jakarta! Aku pikir ini penting banget untuk perusahaan transportasi di kota, nih. KPPS memang punya hak untuk mengambil keputusan tentang siapa yang akan jadi komisaris, tapi aku rasa ini juga harus dipertimbangkan dari sisi manajemen dan operasional ya.

Aku rasa kehadiran Azas dan Mohamad Pramintohadi sebenarnyanya bagus karena mereka memiliki pengalaman yang luas di bidang transportasi. Tapi, mungkin kPPS punya alasan yang lebih baik untuk mencopotnya, nih. Maka dari itu, aku rasa perlu diperhatikan bagaimana keputusan ini akan mempengaruhi bisnis PT LRT Jakarta. Apakah ini akan meningkatkan kinerja transportasi di kota? Ataukah ini hanya sekedar perubahan yang tidak perlu? Aku ingin tahu lebih lanjut tentang hal ini! 🤔
 
ini newsnya terus berubah-ubah kayak kota Jakarta 🤣. kalau gak ada yang ngelap ke ujung, kayaknya semua jadi bencana. siapa nanti yang akan duduki kursi komisaris di PT LRT Jakarta? mungkin kalau tidak ada yang salah, hanya saja mereka belum mencoba dengan baik 😅.
 
kembali
Top