Azas Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno dicopot sebagai Komisaris PT LRT Jakarta, mengikuti keputusan para pemegang saham di Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2 Januari 2026. Perubahan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Pemegang Saham, disampaikan oleh PT LRT Jakarta dalam notifikasi resmi.
Pergantian komisaris ini bertujuan untuk menggantikan kedua orang tersebut dengan M Masyhud dan Irwan Setiawan yang akan menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris. Sementara itu, Iwan Takwin, Direktur Utama BUMD PT Jakarta Propertindo (Perseroda), tetap menjabat sebagai Komisaris Utama.
Pada periode jabatan sebelumnya, Azas Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno menjabat sebagai komisaris sejak Oktober 2023. Mereka diangkat menjadi komisaris oleh ex Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
Sementara itu, Muhammad Masyhud adalah Direktur Jenderal Perhubungan Laut, dan Irwan Setiawan dikenal sebagai politkus dan mantan aktivis.
Pergantian komisaris ini bertujuan untuk menggantikan kedua orang tersebut dengan M Masyhud dan Irwan Setiawan yang akan menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris. Sementara itu, Iwan Takwin, Direktur Utama BUMD PT Jakarta Propertindo (Perseroda), tetap menjabat sebagai Komisaris Utama.
Pada periode jabatan sebelumnya, Azas Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno menjabat sebagai komisaris sejak Oktober 2023. Mereka diangkat menjadi komisaris oleh ex Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
Sementara itu, Muhammad Masyhud adalah Direktur Jenderal Perhubungan Laut, dan Irwan Setiawan dikenal sebagai politkus dan mantan aktivis.