LRT Jakarta Rombak Komisaris, Azas Tigor Nainggolan Dicopot

Dalam keseriusan, pengangkatan M. Masyhud dan Irwan Setiawan ke dalam jajaran dewan komisaris PT LRT Jakarta yang melantikan Azas Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno dicopot dari jabatan tersebut telah menjadi kenyataan. Pengangkatan ini dilakukan berdasarkan putusan para pemegang saham PT LRT Jakarta yang disampaikan di rapat umum pemegah saham luar biasa (RUPSLB) PT LRT Jakarta pada tanggal 2 Januari 2026.

Dikatakan dalam keterangan resmi pihak PT LRT Jakarta, penggantian susunan dewan komisaris telah terjadi sejak tanggal tersebut. Meskipun demikian, masih banyak yang tidak jelas mengenai alasan apa yang menyebabkan pengangkatan Azas Tigor dan Mohamad Pramintohadi Sukarno dicopot dari jabatannya.

Sementara itu, Iwan Takwin yang juga menjabat sebagai Direktur Utama BUMD PT Jakarta Propertindo (Perseroda) tetap menjabat sebagai Komisaris Utama. Dalam hal ini, perubahan pengangkatan dan penggantian posisi di dewan komisaris dan direksi menjadi lebih jelas.

Pengangkatan Masyhud dan Irwan Setiawan diharapkan dapat membawa dampak yang positif bagi PT LRT Jakarta dalam meningkatkan kinerja dan efisiensi operasionalnya.
 
Gue pikir ini gampang banget ya, pengangkatan baru di dewan komisaris harus lebih transparan & jelas, siapa aja yang dipilih harus ada alasan yang kuat, bukan cuma permainan politik ya πŸ€”. Kenapa ini gak ada jawaban yang jelas tentang alasan Azas Tigor dan Mohamad Pramintohadi dicopot? Ini gak boleh terjadi di perusahaan-perusahaan besar seperti LRT Jakarta ya, harus ada jaminan bahwa pengangkatan baru ini untuk memaksimalkan kinerja, bukan hanya untuk permainan politik 😐.
 
Ggini juga ngebayangi apa kabar ini... kalo dianggap ada kesalahan apa salah apa yang dia lakukan? toh kalau dianggap tidak salah apa yang dia lakukan, kenapa dia harus dilepaskan... nanti bagaimana performa LRT Jakarta?
 
Maksudnya apa sih kalau penggantian susunan dewan komisaris terjadi tanpa ada penjelasan? Kalau ini seperti di Jakarta, semua yang tidak menyenangkan pasti segera menjadi kenyataan πŸ˜’. Tapi, mungkin ini sengaja dilakukan untuk meningkatkan kinerja PT LRT Jakarta, karena kalau masih banyak rahasia, tentu saja akan sulit untuk mengetahuinya πŸ€”.
 
Aku pikir ini yang salah, kalau mau ganti komisaris harus ada alasan yang jelas apa? Kalau cuma karena putus asuh atau siapa tahu kebohongan? πŸ€”
Saya nggak setuju dengan hal ini, perubahan komisaris juga harus diawali dengan strategi yang matang, bukan hanya sekedar mengganti tanpa adanya analisis yang cukup.
Pertimbangan pentingnya untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi operasional PT LRT Jakarta harus diterapkan dengan bijak dan transparan.
 
Wah kejutan banget gini! Azas Tigor & Mohamad Pramintohadi Sukarno dilepaskan dari jabatannya, tapi siapa sih yang nanti akan jadi ketua dewan komisaris? Masyhud & Irwan Setiawan baru-baru ini dipilih, tapi masih banyak yang tidak jelas. Apakah ini bisa meningkatkan kinerja LRT Jakarta? Aku rasa perlu diawasi juga bagaimana aksi-aksi ini berjalan. Sering2 gini gini kejadian ini terjadi?
 
[ GIF: Ayam makan buah ]
[ 1s after that ]
Gue pikir siapa yang mau banget nge-appoint azas?
[ GIF: Pria gugup ]
Sampai sekarang aku masih bingung siapa yang kaya enough untuk mengangkat orang itu
[ GIF: Uang ]
 
Hmm, kayaknya gini kalau mereka pengangkat 2 orang yang baru ke dewan komisaris, apa artinya lagi? Artinya Azas Tigor dan Mohamad Pramintohadi Sukarno udah tidak setra lagi kan? πŸ€”πŸ‘€

Gue rasa salah satu dari mereka harusnya jauh-jauh kan sebelum ini karena pengangkatan Masyhud dan Irwan Setiawan. Nah, kalau gue bilang salah satu dari mereka harus jauh, maka itu berarti pengangkatan barunya udah bisa dipercaya kan? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Gue pikir pengangkatan Baru itu bagus ya, tapi gue curhat aja, kenapa perlu pindah-pindahan seperti itu? kalau gak ada masalah apa pun, nggak perlu ganti-ganti komisaris aja...

atau mungkin gue sengaja ingin ngobrol tentang pesan baru yang udah jadi, mana yang paling enak gue suka pesan 'Gawai' dari OPPO yang bisa bawa foto 50 MP, gue rasa itu pengen banget!
tapi sepertinya gue lupa apa yang udah dikasih sapa-sapanya lagi...
 
Pengangkatan baru dewan komisaris di PT LRT Jakarta pasti gampang untuk terjadi, tapi siapa tahu apa yang sebenarnya di baliknya πŸ€”. Aku rasa penting buat kita memperhatikan bagaimana pengangkatan ini akan mempengaruhi kinerja perusahaan tersebut. Misalnya, bagaimana Masyhud dan Irwan Setiawan akan mengelola keuangan dan operasional PT LRT Jakarta? Aku berharap mereka bisa membawa perubahan positif 🌱. Sementara itu, aku masih penasaran tentang apa yang sebenarnya terjadi pada Azas Tigor dan Mohamad Pramintohadi Sukarno πŸ€”. Kita tunggu hasilnya aja πŸ’ͺ.
 
Maksudnya sih kalau di dewan komisaris PT LRT Jakarta kayak gue pikir sudah ada masalah-masalah yang tidak jelas, tapi sekarang udah jadi benar 😊. Azas Tigor dan Mohamad Pramintohadi Sukarno dicopot, dan Masyhud dan Irwan Setiawan punya jawatan baru 🀝. Saya rasa ini memang penting agar PT LRT Jakarta bisa lebih baik-baik aja dalam kinerjanya. Yang penting adalah semua orang yang diangkat memiliki kemampuan untuk membuat perusahaan itu semakin sukses πŸ’Ό.
 
Buat-buat, nggak jelas apa lagi kejadian ini πŸ€”. Masyhud dan Irwan tadi lama duduk di dewan komisaris, tapi kini ganti gantian. Tapi siapa yang bertanggung jawab atas keputusan ini? πŸ€‘. Kalau ganti gantian susunan dewan komisaris, kemudian harus ada yang klarifikasi di mana-mana, nggak pedes πŸ˜…. Yang jelas, pengangkatan ini buat meningkatkan kinerja PT LRT Jakarta, tapi masih banyak yg curiga πŸ€”.
 
😊 Apa aja keberadaan Azas Tigor Nainggolan yang sebelumnya dicopot dari jabatannya di dewan komisaris PT LRT Jakarta? Belum ada klarifikasi apa sih alasan pengangkatannya dicopot, tapi kalau sudah terjadi, mungkin itu bisa membawa perubahan positif bagi perusahaan ini... πŸ€” Banyak yang masih bingung dan penasaran mengenai hal ini. Bagaimana caranya perusahaan ini bisa memilih para komisaris yang baru? Apakah ada proses pemilihan yang cukup transparan? 🀝
 
Dulu nggak percaya banget kayaknya pengangkatan Azas Tigor Nainggolan dicopot dari dewan komisaris PT LRT Jakarta πŸ€”. Saya pikir dia sih kurang memiliki pengalaman di bidang operasional, tapi ternyata gue salah banget! Sekarang punya pemimpin baru yang lebih kompeten, itu lah jodohnya πŸ˜‚. Tapi, masih ada yang nggak jelas ya, kenapa azas dicopot? πŸ€·β€β™‚οΈ Mungkin pihak PT LRT Jakarta sih sudah memiliki rencana yang jelas untuk meningkatkan kinerja perusahaan ini, tapi masih harus dipertimbangkan juga bagaimana pengangkatan Irwan Setiawan dan Masyhud akan mempengaruhi operasionalnya.
 
Makasih banget kan? Akhirnya pengangkatan Azas Tigor dan Mohamad Pramintohadi Sukarno dicopot dari jabatannya, tapi aku masih rasa gugup nih... Masyhud dan Irwan Setiawan baru saja diangkat, tapi bagaimana caranya kalau mereka tidak bisa membuat perubahan yang positif? Aku harap mereka bisa membawa dampak yang positif bagi PT LRT Jakarta, jadi aku dapat menggunakan layanan LRT Jakarta dengan lebih nyaman lagi πŸš‚πŸ˜Š
 
kembali
Top