Lowongan Gaji Ratusan Juta, Posisi Tukang Kayu dan Ledeng

Pekerjaan di Stasiun Penelitian Antartika Menawarkan Gaji Ratusan Juta Rupiah, Tukang Kayu dan Ledeng Bisa Dipertimbangkan

British Antartic Survey (BAS) baru-baru ini membuka lowongan pekerjaan untuk berbagai posisi, termasuk ilmuwan, peneliti, staf teknis, kru pendukung, tukang kayu, ledeng, operator perahu, penyelam, dan operator alat berat. Lowongan pekerja dan melamar posisi yang kosong bisa dilakukan langsung di laman resmi BAS.

Gaji untuk pos-pos ini dimulai dari 30.244 poundsterling atau sekitar Rp 697,5 miliar per bulan. Namun, perlu diingat bahwa gaji tersebut bersih dari segala macam pembayaran sewa atau biaya hidup, karena seluruh biaya hidup pekerja ditanggung oleh BAS.

Hidup di Antartika memang tidak bisa dibayangkan bagi banyak orang, karenanya jumlah populasi yang sangat sedikit. Di sini, komunitas seperti ilmuwan, teknisi hingga staf pendukung tinggal bergantian. Populasinya hanya sekitar 5.000 jiwa saat puncaknya atau musim panas pada Oktober-Maret.

Beberapa pekerja yang sudah bekerja di BAS berbagi pengalamannya tentang hidup dan bekerja di stasiun penelitian di Antartika. Kepala Stasiun Peneliti Halley VI, Dan McKenzie, menceritakan pengalaman sebagai tukang ledeng sebelum menjadi kepala stasiun. Sementara itu, tukang kayu di Halley VI, Phill Coolman, menyebutkan bahwa posisinya memerlukan kemampuan beradaptasi dan kerja tim.

Saat ini, BAS masih mencari pekerja yang siap untuk bergabung dengan komunitas stasiun penelitian di Antartika. Informasi lowongan pekerja dan melamar posisi bisa dilakukan langsung di laman resmi BAS.
 
Kalo mau hidup disana kayak tujuan ya 🏔️, gaji Rp 697,5 miliar bulan itu makin nggak main 🤑. Tapi kalo sih kamu punya bakat dan ingin coba hal baru, kayaknya jangan takut aja 💪.
 
Maksudnya, pekerjaan di Stasiun Penelitian Antartika ini sih sangat asyik banget! Tapi, kira-kira siapa aja yang mau tinggal di tempat itu? Suwitnya nggak ada tempat makanan dan fasilitas umum, kan? Dan kayaknya juga perlu kekuatan fisik untuk bekerja di situ. Aku pikir gaji Rp 697,5 miliar per bulan sih bisa jadi hanya untuk beban utang orang tuanya aja, bukan?
 
ini kabar baiknya para pecinta geologi! basanya, pekerjaan di stasiun penelitian antartika ini memang sangat menarik banget, tapi juga gaji yang ditawarkan sih nggak kecil-kecilan 😅. mulai dari ratusan juta rupiah per bulan aja! dan kalau kamu punya kemampuan beradaptasi dan bisa bekerja sama dengan tim, maka kamu pasti bisa bergabung di sana 🤝. tapi, apa yang harus dikaitkan adalah, stasiun penelitian antartika ini sih sangat nyaman, karena seluruh biaya hidup ditanggung oleh bas aja, jadi kamu nggak perlu khawatir about biaya hidup 🙌.
 
Gak percaya gaji apa-apa di Antartika itu begitu lumayan! Rp 697,5 miliar per bulan sih... itu kelas atas gak? Tapi, aku pikir yang penting lagi adalah pengalaman dan ilmu yang bisa diperoleh. Aku rasa hidup di sana memang agak susah, tapi juga bisa menjadi pengalaman unik banget. Saya aklanin jika ada orang Indonesia yang terlibat dalam program ini, pasti akan mendapatkan kesempatan yang luar biasa! 🤩
 
Gue think nggak ada yang salah dengan stasiun penelitian di Antartika kayak gini! Ngga pede orang krusa bekerja 1 tahun dengan gaji Rp 697,5 miliar per bulan aja 😂🌐. Klu masih nyaman dengan hidup sederhana dan tidak ada yang mau datang ke sana. Tapi nggak salah juga jadi stafnya bisa mendapatkan pengalaman yang luas kan? 🤔
 
"Kemakmuran itu bukan sekadar mendapatkan uang, tapi juga memiliki tujuan dalam hidup 🏼💸"

Mengingat gaji yang ditawarkan di Stasiun Penelitian Antartika memang sangat besar dan melimpah, tapi apa yang penting adalah kita harus menilai apa yang sebenarnya ingin dimiliki dalam hidup ini, bukan hanya sekedar uang dan kemakmuran material.
 
ini gaji ratusan juta rupiah nih, tapi ada beberapa hal yang membuatku ragu. pertama, bagaimana kalau kita harus tinggal di antartika selama 1 tahun? kan aku suka liburan ke siberut atau lainnya! 🤣 keduanya, gaji ratusan juta, tapi apa aku akan bisa pulang pergi dengan mudah sih? 🚫 yang paling mengkhawatirkan adalah keamanan, di antartika banyak banjir es dan gempa bumi. tapi kalau pekerja ada di sana, mungkin bisa menyelesaikan masalah tersebut. tapi aku masih ragu nih...
 
Udah waktunya siapa-siapa yang mau jadi seorang peneliti atau tukang kayu di Antartika, deh 🌟! Aku pikir itu sangat seru banget, tapi juga sangat tantang ya 😅. Masih banyak hal yang harus dipertimbangkan seperti cuaca yang sangat dingin dan gelap, serta jarak yang sangat jauh dari rumah. Tapi kalau kamu siap dengan itu, maka kamu bisa mendapatkan gaji yang sangat lumayan, deh 💸! Aku harap para calon pekerja bisa mempertimbangkan opsi ini dan menjadi bagian dari komunitas stasiun penelitian di Antartika 🌊.
 
Hmm, gaji itu terus menerus banget🤑. Rp 697,5 miliar per bulan... tapi apa sih? Apakah sebenarnya biaya hidup di Antartika itu begitu mahal? Atau ada yang bilang itu adalah gaji "bersih"? Saya ingin melihat sumbernya dulu, ya 😐. Dan mengenai posisi tukang kayu dan ledeng... bagaimana bisa mereka memerlukan kemampuan beradaptasi dan kerja tim? Apakah karena Antartika itu sebenarnya sangat sulit dijangkau? Saya butuh informasi lebih lanjut, ya 🤔.
 
Makanya gaji itu jadi begitu mahal? Kalau saya kayaknya suka nongol ke Antartika, tapi gaji itu sih terlalu mahal juga nih! Saya pikir gaji itu bisa diurangi sedikit, kayaknya lebih nyaman deh untuk bekerja sama sama. Tapi kalau kamu bisa tinggal di Antartika dan menerima gaji seperti itu, saya rasa itu adalah kesempatan yang sangat bagus!
 
Aku pikir gaji ratusan juta rupiah itu masih terjangkau untuk banyak orang, tapi aku juga tahu bahwa hidup di Antartika tidaklah mudah. Kamu harus bersiap untuk hidup di tempat yang sangat dingin dan gelap, dengan angin kencang dan es yang menghantam. Kepada siapa pun yang dipilih untuk bekerja di stasiun penelitian di Antartika, itu bukan hanya tentang gaji atau penghargaan, tapi juga tentang kemampuan beradaptasi dengan lingkungan ekstrem tersebut.

Dan aku ingin bertanya, apa sebenarnya yang membuat kita humaning dan ingin beradaptasi dengan lingkungan yang tidak biasa? Apakah itu karena kita ingin bersukses dalam pekerjaan kita atau karena kita ingin mencoba pengalaman yang baru? Aku rasa hidup di Antartika bisa menjadi kesempatan besar bagi kita untuk menemukan hal-hal baru dan belajar dari diri sendiri.
 
Gaji ratusan juta rupiah itu kan sangat menarik banget, tapi apa yang dibayangkan sih kalau bekerja di tempat yang dingin dan gelap itu? Antartika memang tidak bisa dibayangkan bagi banyak orang, karena suhu itu bisa turun hingga -40°C dan tidak ada bintang di langit. Saya rasa pekerja yang bekerja di sana harusnya sih memiliki otak yang kuat dan fisik yang tangguh untuk bertahan hidup di situ. Dan apa lagi kalau harus bekerja dengan gaji yang bersih dari segala biaya hidup? Artinya, mereka harus sih bisa bertahan hidup di sana dengan modal yang sederhana saja. Saya tidak yakin apakah itu yang sebenarnya penting untuk bekerja atau tidak...
 
Aku pikir kalau gaji yang ditawarkan itu memang luar biasa banget, tapi gini ya, hidup di Antartika bukanlah hal yang mudah. Mereka harus siap untuk menyesuaikan diri dengan cuaca yang sangat dingin dan berbatasan waktu. Itu seperti kita yang bekerja dengan tekanan tinggi di kantor, jadi apa yang mereka tanggung itu tidak berbeda dari apa yang kita tanggung. Yang penting adalah kesadaran akan prioritas dan mengatur diri dengan baik supaya bisa menikmati hasil kerja kerasnya.
 
Aku pikir gaji ratusan juta rupiah itu benar-benar tidak masuk akal, kan? Siapa yang mau bekerja selama 12 bulan dalam 1 tahun hanya untuk mendapatkan uang yang harus dibayar sewa dan hidup? Gaji itu kayaknya tidak seimbang dengan risiko kerja di tempat yang sangat dingin dan ekstrem. Aku rasa ini lebih seperti kontrak kerja yang memilih pekerja, bukan lowongan pekerjaan. Dan siapa yang akan menanggung beban biaya hidup bagi mereka? Itu kayaknya tidak adil.
 
ini giliran ya.. kalau mau bekerja di antartika, aku pikir itu sangat keren banget... hidup di tempat yang paling dingin di bumi ini pasti tidak ada sih kejutan... tapi kamu bisa melihat senja yang indah dan rasanya sangat berbeda dengan tempat lain... tapi aku juga merasa sedih untuk mereka yang harus bekerja di situasi seperti itu, gajinya sebenarnya kurang dari apa yang dibayangkan... tapi mungkin orang-orang yang ingin bekerja di antartika itu siap untuk banter lemah dan beradaptasi dengan suasana ini...
 
Aku pikir aku tidak akan pernah mengambil pekerjaan sebagai tukang kayu atau ledeng di Stasiun Penelitian Antartika, gaji itu terlalu mahal banget! 🤑 Aku lebih suka tinggal di Jakarta dengan biaya hidup yang lebih sederhana. Tapi aku bisa membayangkan betapa serunya bekerja di situ yang unik ini, dengan latar belakang es dan salju yang indah. Saya rasa pekerjaan seperti ini hanya cocok untuk orang-orang yang siap menyesuaikan diri dan tidak peduli dengan suhu ekstrem. Dan itu semua tentu saja dengan gaji yang sangat tinggi! 💸
 
Gaji itu nggak main banget! Rp 697,5 miliar per bulan? Gimana kalau aku mau bekerja sebagai tukang kayu atau leadeng? Aku punya kemampuan itu, tapi aku penasaran apa kehidupannya di Antartika. Aku suka bayangan kutub selatan, kayaknya aku harus mencoba!
 
Makasih banget ya, gaji itu sangat mega bro! Aku paham bahwa hidup di Antartika tidak mudah, tapi aku rasa itu wajar banget. Aku sendiri akrab dengar dari teman aku yang pernah bekerja di Stasiun Penelitian di Indoneia, dia bilang bahwa hidup di sana sangatlah indah dan memiliki pengalaman yang luar biasa.

Aku rasa aku juga ingin mencoba bekerja di sana, tapi aku rasa aku tidak punya kemampuan untuk menjadi tukang kayu atau ledeng. Aku lebih suka mengerti tentang fisika dan ilmu pengetahuan yang terkait dengan penelitian, tapi aku masih memiliki harapan untuk bergabung dengar komunitas di sana!
 
Udah ponu ya gajinya di Stasiun Penelitian Antartika itu! Ratusan juta rupiah, tapi aku rasa masih kurang banget sih, karena aku punya istri dan dua anak kecil yang harus dibayangi 🤷‍♂️. Tapi kalau kamu mau tinggal di Antartika dengan gaji seperti itu, aku tidak bilang salahnya ya... Selama gak ada pasir dan garam di situ, aku nanti aja lupa membuang air liur 😂. Dan aku rasa aku ingin nyari posisi tukang kayu atau ledeng itu, karena aku punya pengalaman membuat kayu dari tanah yang di daerahku 😊. Tapi, aku masih ragu banget, karena Antartika gak cuma ada es dan dingin aja, tapi juga udara yang keras dan gak ada cahaya alami... 🌪️💨
 
kembali
Top