Bencana longsor baru-baru ini menyebabkan 30 rumah warga Babakan, RT 5 RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat tertimbun material tanah. Longsor ini dipicu hujan deras yang disertai angin kencang dan terjadi pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Menurut Pranata Humas BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, bencana tanah longsor ini terjadi karena kondisi hujan dengan intensitas tinggi turun di wilayah Cisarua. "Bencana tanah longsor terjadi akibat hujan deras yang disertai angin kencang," kata Hadi.
Sampai saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan. Dari data sementara BPBD Jawa Barat, tiga orang dikabarkan meninggal dunia dan sejumlah warga dievakuasi ke Aula Desa Pasirlangu. Data sementara diperkirakan ada 30 rumah terdampak, untuk korban jiwa data sementara ada 3 orang meninggal dunia (belum teridentifikasi).
Hadi menjelaskan, sejumlah petugas dikerahkan untuk melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan terintegrasi. "BPBD KBB dan tim gabungan saat ini sedang melaksanakan kegiatan evakuasi dan penyelematan serta assessment korban terdampak utamanya dari area longsoran untuk menghindari dari potensi longsor susulan," ungkapnya.
Hadi mengimbau warga yang tinggal di sekitar lokasi longsor untuk tetap waspada, di sejumlah wilayah curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan. "Rekomendasinya tentu jauhi lokasi longsoran, dan tatap berada di zona aman," ungkapnya.
Ia juga meminta warga melapor kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan di sekitar permukiman.
Menurut Pranata Humas BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, bencana tanah longsor ini terjadi karena kondisi hujan dengan intensitas tinggi turun di wilayah Cisarua. "Bencana tanah longsor terjadi akibat hujan deras yang disertai angin kencang," kata Hadi.
Sampai saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan. Dari data sementara BPBD Jawa Barat, tiga orang dikabarkan meninggal dunia dan sejumlah warga dievakuasi ke Aula Desa Pasirlangu. Data sementara diperkirakan ada 30 rumah terdampak, untuk korban jiwa data sementara ada 3 orang meninggal dunia (belum teridentifikasi).
Hadi menjelaskan, sejumlah petugas dikerahkan untuk melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan terintegrasi. "BPBD KBB dan tim gabungan saat ini sedang melaksanakan kegiatan evakuasi dan penyelematan serta assessment korban terdampak utamanya dari area longsoran untuk menghindari dari potensi longsor susulan," ungkapnya.
Hadi mengimbau warga yang tinggal di sekitar lokasi longsor untuk tetap waspada, di sejumlah wilayah curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan. "Rekomendasinya tentu jauhi lokasi longsoran, dan tatap berada di zona aman," ungkapnya.
Ia juga meminta warga melapor kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan di sekitar permukiman.