Dua belas hari setelah bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, hingga saat ini, korban yang meninggal terhitung 25 orang. Tim gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban tersebut dalam 25 kantong jenazah.
Menurut Kombes Pol Hendra Rochmawan, penggunaan alat berat untuk mencari korban di lokasi kejadian telah dihentikan karena temuan yang semakin sedikit. Pencarian hari kedua pun akan dilanjutkan esok hari, tetapi akan menggunakan tim lainnya.
Korban longsor ini termasuk 82 warga dan 23 anggota TNI yang hilang. Namun, barulah 11 orang berhasil diidentifikasi. Sisanya masih dalam proses identifikasi dengan kegiatan post mortem. Satu korban diidentifikasi melalui potongan tubuh.
Sementara itu, 10 dari 11 korban yang diidentifikasi tersebut ditemukan dalam kondisi utuh. Mereka termasuk Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), A.I. Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), dan Ayu Yuniarti (31).
Sementara M. Kori (30) diidentifikasi melalui potongan tangan.
Menurut Kombes Pol Hendra Rochmawan, penggunaan alat berat untuk mencari korban di lokasi kejadian telah dihentikan karena temuan yang semakin sedikit. Pencarian hari kedua pun akan dilanjutkan esok hari, tetapi akan menggunakan tim lainnya.
Korban longsor ini termasuk 82 warga dan 23 anggota TNI yang hilang. Namun, barulah 11 orang berhasil diidentifikasi. Sisanya masih dalam proses identifikasi dengan kegiatan post mortem. Satu korban diidentifikasi melalui potongan tubuh.
Sementara itu, 10 dari 11 korban yang diidentifikasi tersebut ditemukan dalam kondisi utuh. Mereka termasuk Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), A.I. Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), dan Ayu Yuniarti (31).
Sementara M. Kori (30) diidentifikasi melalui potongan tangan.