Kehilangan Hutan di Kawasan Megamendung, Apa Yang Terjadi Dengan Lingkungan?
Menurut Tsabit, hutan di ketiga DAS, yaitu Ciliwung sekitar 14 persen, Kali Bekasi 4 persen, dan Cisadane 21 persen. Ini merupakan kekurangan untuk memenuhi syarat Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan yang memandatkan setidaknya 30 persen dari luas DAS merupakan kawasan hutan.
Hutan bukan sekedar penyangga, tapi penunjang sistem penyangga kehidupan. Hanya kalau kita menyadari hal ini saja, maka kita akan bisa menghindari kehilangan hutan dan terus meningkatkan kualitas lingkungan.
Menurut Tsabit, hilangnya hutan memicu banjir yang merendam sejumlah wilayah di kawasan Puncak, hingga kota-kota di Jakarta dan Bekasi. Kerusakan ini berupa kehilangan kemampuan tanah dalam menyerap air, sehingga meningkatkan risiko aliran permukaan dan mempercepat terjadinya banjir.
Penelitian yang dilakukan pada 2024 menunjukkan bahwa deforestasi di Kabupaten Bogor selama periode 2011-2020 mencapai sekitar 2.721 hektare. Deforestasi ini terutama disebabkan oleh alih fungsi hutan menjadi hutan tanaman, permukiman, perkebunan, pertambangan, pertanian lahan kering, pertanian lahan kering bercampur semak, sawah, dan tanah terbuka.
Menurut Tsabit, hutan di ketiga DAS, yaitu Ciliwung sekitar 14 persen, Kali Bekasi 4 persen, dan Cisadane 21 persen. Ini merupakan kekurangan untuk memenuhi syarat Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan yang memandatkan setidaknya 30 persen dari luas DAS merupakan kawasan hutan.
Hutan bukan sekedar penyangga, tapi penunjang sistem penyangga kehidupan. Hanya kalau kita menyadari hal ini saja, maka kita akan bisa menghindari kehilangan hutan dan terus meningkatkan kualitas lingkungan.
Menurut Tsabit, hilangnya hutan memicu banjir yang merendam sejumlah wilayah di kawasan Puncak, hingga kota-kota di Jakarta dan Bekasi. Kerusakan ini berupa kehilangan kemampuan tanah dalam menyerap air, sehingga meningkatkan risiko aliran permukaan dan mempercepat terjadinya banjir.
Penelitian yang dilakukan pada 2024 menunjukkan bahwa deforestasi di Kabupaten Bogor selama periode 2011-2020 mencapai sekitar 2.721 hektare. Deforestasi ini terutama disebabkan oleh alih fungsi hutan menjadi hutan tanaman, permukiman, perkebunan, pertambangan, pertanian lahan kering, pertanian lahan kering bercampur semak, sawah, dan tanah terbuka.