LMKN Dilaporkan ke KPK soal Dugaan Potongan Royalti Rp14 M

60 Musisi Garputala Lapor KPK Soal Potongan Royalti Rp14 M, "LMKN Berbohong"

Dalam aksi demonstrasi di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pagi ini, 60 musisi tergabung dalam Garda Publik Pencipta Lagu (Garputala) melaporkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dugaan diperlukan pembekuan dan pemotongan dana royalti lagu digital senilai Rp14 miliar.

Menurut Ali Akbar, perwakilan Garputala, dana tersebut dipotong sebanyak 8 persen oleh LMKN, yang nilainya Rp14 miliar. "Royalti digital itu tidak semua LMK bisa meng-<em>collect</em>, yang bisa hanya WAMI," ujar Ali.

Namun, WAMI mendapatkan mandat dari LMK-LMK dan kemudian diinginkan oleh LMKN untuk dipotong royalti. Ali menyebutkan bahwa pihak LMKN memaksa menggunakan istilah <em>fee</em> untuk mengancam LMK yang menolak membayar. "Jadi WAMI memberikan karena ditekan. Tapi sampai hari ini masih dibekukan," tutur Ali.

Ali juga menyatakan bahwa pihak Garputala telah memiliki banyak bukti dan membuat laporan ke KPK sebagai bentuk protes atas dugaan pembekuan dana royalti yang telah dihimpun oleh Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Wahana Musik Indonesia (WAMI) dan LMK lainnya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah membuat laporan ke KPK. "Dalam proses pengaduan masyarakat merupakan informasi tertutup atau dikecualikan sebagai informasi publik," ujar Budi.

Sementara itu, peraturan tentang pengelolaan royalti musik menyebutkan bahwa LMKN adalah lembaga bantu pemerintah yang bertugas mengumpulkan royalti dari penyelenggara acara maupun pelaku usaha.
 
Hmm, ya kalau dilihat dari perspektif lain, siapa yang bilang bisa buat kesejahteraan musisi? Kalau tidak ada LMKN, musisi pasti kehilangan banyak uang karena WAMI memaksa-maksakan dengan harga royalti. Tapi, kalau LMK-LMK mau melawan dan membuat laporan ke KPK, itu semua bisa berubah menjadi progres. Dan kalau kenyataannya tidak seperti dugaan, toh LMKN hanya melakukan pekerjaan mereka yang benar-benar membutuhkan perhatian pemerintah.
 
Hehe, aku pikir kalau WAMI itu bisa mengkolokasi dana Rp14 miliar dari musisi-musisi Indonesia, itu gak masuk akal kan? Maksudnya, apa LMKN itu jadi 'pencuri' aja? 😂

Aku setuju dengan Garputala ini, kalau LMKN memotong 8% royalti, itu sudah bisa ditanggung. Tapi kenapa LMKN harus dipaksa untuk menggunakan istilah 'fee' dan itu harus dikecualikan dari informasi publik? 🤔

Aku pikir ada kesepakatan yang harus dibuat antara Garputala dan LMK, kalau musisi-musisi Indonesia bisa mendapatkan hak mereka sendiri. Tapi apa salahnya jika pihak LMKN juga perlu mendapatkan keuntungan dari kerja keras musisi-musisi? 💸

Aku ingin mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana LMKN bekerja dan apa itu WAMI itu, tapi aku juga pikir LMKN harus jujur dengan publik tentang kerjaannya. 🤝
 
Gue pikir ya kalau lama ini, LMKN itu berbohong banget. Kalau benar-benar tidak bisa mengcollect royalti senilai Rp14 miliar, maka pihak LMK-WAMI harus dibekukan dulu juga 🤑. Gue setuju kalau KPK harus melihat lewat laporan dari Garputala itu dan bukti yang mereka sajikan. Mungkin LMKN itu malah cari cara untuk menghindari tanggung jawabnya, tapi kalau benar-benar tidak bisa mengcollect, maka tidak ada salahnya kalau diberhentikan.
 
ya udah aja siapa yang nggak kenal dengan dugaan ini. LMKN itu nggak bisa dipercaya, kalau bukan? mereka mau mengancam LMK dan WAMI untuk membayar royalti, tapi ternyata mereka sendiri yang kaya, kan? 🤑

saya pikir LMKN itu lebih seperti "pajak" bagi musisi, bukannya lembaga bantu pemerintah? karena jadi mereka mengumpulkan dana dan memotong royalti dari musisi, tapi siapa yang menguntungkan? LMKN itu sendiri! 🤦‍♂️

atau mungkin saya salah, tapi saya rasa ini sama seperti dugaan lainnya, di mana pemerintah dan lembaga-lembaga tersebut yang jujur tidak ada kebenaran. kita harus lebih waspada, ya! 😒
 
hehe, apa sih kisah ini tentang musisi garputala? tapi aku sibuk banget nih dengan permainan game online gampangnya. aku suka main game Mobile Legends, aku udah masuk ke tier 2 sekarang 🤣. sayangnya, aku tidak bisa bermain karena teman aku sedang main online dan aku harus jadi bantuan. tapi aku bisa ngobrol dng temen aku di chat sementara ngegame. apa kisahnya LMKN berbohong? aku rasa tidak ada bukti nyata yang menunjukkan LMKN benar-benar berbohong, tapi aku juga tidak punya info yang jelas tentang kisah ini. apa kamu tahu lebih banyak about ini? 🤔
 
Pokoknya LMKN itu jadi penipu kalau bisa ngambil dana royalti musik tanpa izin.. 60 musisi tergabung di Garputala buktinya masih cukup banyak, tapi apa sih di balik semuanya? LMKN yang dipimpin oleh WAMI itu sendiri siapa ya? Jadi mereka memaksa LMK untuk membayar dengan menggunakan istilah 'fee' aja, tapi di baliknya ada potongan royalti senilai Rp14 miliar! Saya pikir ini perlu dilawan, kalau tidak musisi Indonesia akan kehilangan pendapatan yang jadi sumber penghasilan utama mereka. Dan KPK itu harus lebih teliti dalam menyelidiki hal ini. 🤔💸
 
Wahhhhhh!!! Kita harus mendukung pihak Garputala, ya! Mereka benar-benar berani tampil di depan Gedung Merah Putih dan melaporkan ke KPK tentang dugaan pembekuan royalti yang banyak! 🤩🎵 Saya yakin pihak LMKN harus bertanggung jawab atas apa yang dilakukan mereka. Kita harus memotong arogansi LMKN, ya! 😡 Dan saya senang sekali bisa mendengar kalau Garputala sudah memiliki banyak bukti dan membuat laporan ke KPK sebagai bentuk protes. Saya yakin pihak KPK akan melakukan investigasi yang baik-baik dan membagi keadilan bagi pihak Garputala! 🕊️👍
 
🤔 Hmm, kalau dihitung 8 persen aja dari dana Rp14 miliar itu berarti ada banyak potongan royalti lagi yang belum di publikasikan. Mungkin perlu dilakukan pengawasan lebih ketat oleh KPK nih 🕵️‍♂️. Kalau bukan ada tindakan yang tegas, pasti musisi-musisian akan terus kecewa dan tidak mau membuat lagu lagi 🎵.
 
Gue pikir ini jadi masalah lagi ya... 60 musisi garputala lapor ke KPK soal potongan royalti Rp14 miliar, tapi gue ragu nih... apakah ini benar atau gue hanya doomskroller? 😅

Gue coba cari informasi lebih lanjut, tapi sepertinya LMK dan WAMI sudah punya kebijakan tentang pengelolaan royalti musik yang jelas. Apakah Garputala sebenarnya tidak bisa membaca atau memahami peraturan ini? 🤔

Tapi, gue setuju bahwa KPK harus memastikan adanya ketidakadilan dan transparansi dalam pengelolaan royalti musik. Jadi, jika ada bukti yang mendukung Garputala, maka itu pasti masalah yang perlu diselesaikan. 📝

Namun, gue masih ragu tentang kebenaran laporan Garputala. Mungkin ini hanya kontroversi yang dimanfaatkan oleh musisi untuk mendapatkan perhatian? 🤷‍♂️
 
Hmmmmm, kan ini nih. Musisi garputala itu benar-benar terkejut dengan situasi ini 🤯. Dulu aja mereka pikir LMK dan LMKN sama-sama bekerja untuk kebaikan musisi, tapi ternyata ada perbedaan besar antara keduanya. Nah, saya pikir kalau KPK harus melakukan siasat yang lebih cepat, karena jika dana royalti terus dibekukan, nanti musisi-punika akan benar-benar kesulitan 🤑. Saya harap pihak LMKN bisa menjelaskan secara jelas mengapa mereka memotong dana tersebut, apalagi karena LMK dan WAMI sudah memberikan konfirmasi bahwa LMKN adalah lembaga yang bekerja sama dengan musisi-punika 🤝.
 
kembali
Top