Kemarin malam, 3 Februari, pihak Kemdiktisaintek telah membuka jendela pendaftaran KIP (Kejara Pembelajaran) Kuliah 2026. Hal ini dilakukan untuk seluruh lulusan SMA/SMK di Indonesia yang ingin melanjutkan kuliah S1 tetapi terkendala faktor ekonomi.
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 ini tidak berbeda dengan biasanya, karena kali ini sistem akun KIP Kuliah harus dipasang terlebih dahulu sebelum mengakses pendaftaran. Jika data kependudukan belum sinkronisasi, maka siswa tidak bisa mendaftar secara mandiri melalui sistem daring.
Jika kamu ingin mendaftar KIP Kuliah 2026, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah memasukkan kombinasi NIK, NISN, dan NPSN di halaman dashboard resmi. Kalau data valid, sistem akan mengirim Nomor Pendaftaran dan Kode Akses melalui email yang kamu gunakan untuk mendaftar.
Penting juga untuk memahami tentang prioritas penerima KIP Kuliah 2026. Di antaranya ada tiga jenis prioritas yaitu: pemegang KIP Sekolah, keluarga terdaftar DTSEN, dan pendapatan rendah.
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 ini tidak berbeda dengan biasanya, karena kali ini sistem akun KIP Kuliah harus dipasang terlebih dahulu sebelum mengakses pendaftaran. Jika data kependudukan belum sinkronisasi, maka siswa tidak bisa mendaftar secara mandiri melalui sistem daring.
Jika kamu ingin mendaftar KIP Kuliah 2026, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah memasukkan kombinasi NIK, NISN, dan NPSN di halaman dashboard resmi. Kalau data valid, sistem akan mengirim Nomor Pendaftaran dan Kode Akses melalui email yang kamu gunakan untuk mendaftar.
Penting juga untuk memahami tentang prioritas penerima KIP Kuliah 2026. Di antaranya ada tiga jenis prioritas yaitu: pemegang KIP Sekolah, keluarga terdaftar DTSEN, dan pendapatan rendah.