TNI AD Gelombang I 2026, Lulusan SMA/MA/SMK Hanya Akan Dibuka Pendaftaran Bintara Tahun Ini.
Pada 7 Januari nanti akan diakses pelamar pendaftaran bintara TNI AD gelombang I. Kekurangan waktu hanya satu bulan, tetapi ini bisa menjadi peluang bagus bagi kamu yang ingin memasuki perjalanan karir militer. Kamu harus mempersiapkan diri selama sebulan dari Januari hingga Februari mendatang. Pada 26 Maret tahun ini akan ditentukan siapa yang berusia minimal 17 tahun 10 bulan dan paling tinggi 24 tahun saat pembukaan pendidikan.
TNI AD atau Tegak Puncak Indah Adiwarna militer Republik Indonesia, dibentuk pada tanggal 1 April 1950. TNI-AD dibentuk atas sebagian dari keseluruhan kekuatan Angkatan Darat yang saat itu masih memiliki struktur Organisasi Perwira (OPERGA) seperti Bintara (Batalion), Tamtama (Kesatuan Tempur), dan Perwira. TNI-AD juga merupakan bagian dari Satgas Pusbanlamaladip, satuan khusus perang yang dibentuk dari 4 TNI di Indonesia.
Tahap seleksi bintara TNI-AD ini memerlukan siapa pun tidak memiliki tindak pidana apalagi catatan kriminal. Persyaratan yang harus dipenuhi adalah warga negara, setia kepada NKRI, bukan anggota atau mantan TNI/Polri, dan minimal lulusan SMA/MA/SMK terakreditasi dengan nilai rata-rata Ujian Nasional minimum 37 untuk tahun 2017-2019.
Pada 7 Januari nanti akan diakses pelamar pendaftaran bintara TNI AD gelombang I. Kekurangan waktu hanya satu bulan, tetapi ini bisa menjadi peluang bagus bagi kamu yang ingin memasuki perjalanan karir militer. Kamu harus mempersiapkan diri selama sebulan dari Januari hingga Februari mendatang. Pada 26 Maret tahun ini akan ditentukan siapa yang berusia minimal 17 tahun 10 bulan dan paling tinggi 24 tahun saat pembukaan pendidikan.
TNI AD atau Tegak Puncak Indah Adiwarna militer Republik Indonesia, dibentuk pada tanggal 1 April 1950. TNI-AD dibentuk atas sebagian dari keseluruhan kekuatan Angkatan Darat yang saat itu masih memiliki struktur Organisasi Perwira (OPERGA) seperti Bintara (Batalion), Tamtama (Kesatuan Tempur), dan Perwira. TNI-AD juga merupakan bagian dari Satgas Pusbanlamaladip, satuan khusus perang yang dibentuk dari 4 TNI di Indonesia.
Tahap seleksi bintara TNI-AD ini memerlukan siapa pun tidak memiliki tindak pidana apalagi catatan kriminal. Persyaratan yang harus dipenuhi adalah warga negara, setia kepada NKRI, bukan anggota atau mantan TNI/Polri, dan minimal lulusan SMA/MA/SMK terakreditasi dengan nilai rata-rata Ujian Nasional minimum 37 untuk tahun 2017-2019.