Jumlah penjualan tiket kereta api di Indonesia selama periode Nataru 2025/2026 melebihi 4 juta. Menurut data yang diterima dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), total penjualan tiket nasional mencapai 4.068.603 tiket, meningkat 9,06 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Di antara penjualan tersebut, mayoritas berasal dari layanan kereta api jarak jauh (KA JJ). Tiket KA JJ terjual sebanyak 3.317.786 tiket, atau setara 120,2 persen dari kapasitas yang tersedia sebanyak 2.761.048 tempat duduk.
Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 750.817 tiket, atau 100,8 persen dari total kapasitas 745.056 tempat duduk. Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen disebabkan oleh pola perjalanan pelanggan yang dinamis.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa tingkat okupansi yang melampaui 100 persen ini dipengaruhi oleh pola perjalanan pelanggan yang dinamis, dengan naik dan turun penumpang di berbagai stasiun antara stasiun keberangkatan awal dan tujuan akhir.
Memasuki periode arus balik Nataru yang mulai berlangsung pada Sabtu (3/1/2026), Anne memastikan seluruh layanan kereta api berjalan dengan aman dan lancar. Hingga Sabtu pagi, penjualan tiket secara nasional telah melampaui 4 juta pelanggan.
"Jumlah ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi utama selama masa libur panjang," kata Anne.
Di antara penjualan tersebut, mayoritas berasal dari layanan kereta api jarak jauh (KA JJ). Tiket KA JJ terjual sebanyak 3.317.786 tiket, atau setara 120,2 persen dari kapasitas yang tersedia sebanyak 2.761.048 tempat duduk.
Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 750.817 tiket, atau 100,8 persen dari total kapasitas 745.056 tempat duduk. Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen disebabkan oleh pola perjalanan pelanggan yang dinamis.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa tingkat okupansi yang melampaui 100 persen ini dipengaruhi oleh pola perjalanan pelanggan yang dinamis, dengan naik dan turun penumpang di berbagai stasiun antara stasiun keberangkatan awal dan tujuan akhir.
Memasuki periode arus balik Nataru yang mulai berlangsung pada Sabtu (3/1/2026), Anne memastikan seluruh layanan kereta api berjalan dengan aman dan lancar. Hingga Sabtu pagi, penjualan tiket secara nasional telah melampaui 4 juta pelanggan.
"Jumlah ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi utama selama masa libur panjang," kata Anne.