Ledakan SMAN 72 Disebut Jadi Inspirasi Aksi Kekerasan di Moskow

Ledakan di SMAN 72 Jadi Inspirasi Kekerasan di Moskow, Benar-Benar Tidak Aman Dihadapi

Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengungkapkan bahwa ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara merupakan insiden kekerasan yang sangat berbahaya. Seorang remaja bernama Timofey F. (15) dari Moskow, Rusia melakukan penusukan di sebuah sekolah hingga menewaskan seorang anak dan melukai seorang petugas keamanan.

Di dalam gagang senjata pelaku penusukan terdapat tulisan "Jakarta Bombing 2025". Kombes Mayndra Eka Wardhana menyatakan bahwa insiden ini sangat berbeda dengan hal yang pernah terjadi di Indonesia. Hal itu menunjukkan bahwa anak yang terpapar ideologi kekerasan ekstrem sangat mudah terinspirasi untuk melakukan tindakan kekerasan.

Anak terpapar ekstremisme memiliki enam ciri-ciri, yaitu simbol-simbol yang digunakan komunitasnya. Salah satunya berupa simbol Neo-Nazi dan supremasi kulit putih. Anak ini juga cenderung menarik diri dari pergaulan dan lebih suka menyendiri untuk berlama-lama mengakses komunitas penyuka konten kekerasan.

Selain itu, anak yang terpapar ekstremisme juga cenderung menyukai konten kekerasan atau tidak normal. Ketika adanya inspeksi ke ponsel itu, anak tersebut akan memicu respons keras. Simbol-simbol yang digunakan komunitas ekstremis seperti pistol, senjata api, replika, dan pisau juga sangat berbahaya.

Dengan demikian, Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengingatkan bahwa insiden kekerasan harus dihadapi dengan serius. Kita tidak boleh terlalu santai hanya karena hal ini terjadi di luar negeri, tetapi kita harus selalu siap untuk menghadapi bahaya yang dapat membahayakan keamanan dan keselamatan masyarakat.
 
kira-kira apa yang bisa dipikirin, kalau di sekolah kita bisa melihat ada remaja yang suka post senjata api atau pisau di ig atau instagramnya, apakah kita harus langsung mengambil tindakan? padahal sepertinya itu hanya bagian dari game atau konten yang disukai. tapi kalau kita terus menonton, mungkin kita akan mulai terinspirasi untuk melakukan hal yang tidak baik juga 🤔. aku pikir seharusnya sekolah bisa melatih kita tentang media sosial dan bagaimana cara menghindari konten yang tidak baik. atau mungkin kita bisa membuat komunitas online di sekolah untuk berbagi konten positif saja 🌈.
 
Dengerin2 siapa aja yang bilang insiden SMAN 72 Jakarta Utara itu serupa dengan hal di Moskow? Kalau benar kalau anak itulah dari Moskow, makanya kita harus waspada juga deh. Kita tidak boleh takut sama-sama.
 
gak sabar banget dengerin si anak moskow itu yang gak sengaja memicu ledakan di sekolah 🤯! tapi aku pikir apa yang salahnya? dia cuma anak muda yang terinspirasi oleh ideologi kekerasan ekstrem, kan? kita harus sadar bahwa di mana-mana ada anak-anak yang terkena influensinya 😔. dan benar-benar penting untuk mengingatkan kita semua tentang bahaya yang dapat membahayakan keamanan dan keselamatan masyarakat. tapi aku malu banget kalau ponsel anak itu punya banyak simbol-simbol yang berbahaya 🤦‍♂️, karena itu membuatku merasa tidak nyaman nih 😅.
 
ini canggih banget nih... kalau ada anak remaja dari negara lain yang bisa terinspirasi melakukan hal serupa di Indonesia, itu bukanlah hal yang enak dipikirkan... tapi kita harus ingat bahwa ini bukanlah masalah yang hanya berlaku pada anak-anak muda saja...
 
Pandangan orang Indonesia terhadap isu kekerasan di luar negera jadi makin kompleks gini, ya 😒. Aku rasa kita harus berhati-hati dengan informasi yang kita konsumsi lewat internet, karena bisa jadi itu bisa mempengaruhi pikiran kita juga. Tapi, apa yang membuatku bingung adalah, kalau anak dari Moskow bisa terinspirasi untuk melakukan kekerasan seperti itu di SMAN 72 Jakarta Utara, itu berarti apa? Kalau kita tidak punya informasi yang akurat tentang apa yang terjadi di negara lain, bagaimana kita tahu bahwa insiden itu benar-benar bukan ideologi kekerasan yang mempengaruhi. 🤔
 
aku senang sekali insiden ini bisa jadi aksi polisi yang efektif ya kalau dengerin pula tentang anak remaja dari moskow ini, aku pikir itu juga bisa bukti bahwa kita harus berhati-hati dengan apa yang ditampilkan di media sosial, tapi aku juga pernah liat si anak ini di akun instagramnya, dia memang memiliki postingan dengan gambar senjata api dan simbol neo nazi. aku pikir ini bukan hanya tentang sekedar remaja yang terinspirasi oleh ideologi kekerasan ekstrem, tapi juga tentang bagaimana kita harus lebih berhati-hati dalam menghadapi bahaya yang tidak kita kenal 😒🚨
 
iya ga perlu kayak gini, anak sma itu sudah punya masalah sejak kecil nih, di kalang kota rusia juga punya masalah serupa. tapi kan kita semua tahu kalau ada yang terpapar ideologi ekstremisme itu artinya mereka udah tidak normal banget 🤯. aku pikir kalau gini kita harus lebih hati-hati lagi dengan anak-anak muda, karena kalau awalnya mereka belum terlalu berkejaran ideologi ekstrem, tapi kemudian ada yang mempengaruhi mereka itu artinya kita sudah kalah 🤦‍♂️. dan benar-benar tidak aman dihadapi aja, gini kita harus lebih siap untuk menghadapi bahaya yang dapat membahayakan keamanan dan keselamatan masyarakat, tapi kayaknya kita juga harus lebih berhati-hati dan memahami apa yang menyebabkan anak-anak muda terpapar ideologi ekstremisme 😔.
 
gak sabar banget dengan forum ini 🤯, dimana nih aja kabar Rusia gak bisa mengontrol anaknya sendiri tapi kita harus selalu terus2 memperhatikan hal ini di Indonesia juga 🙄. kayaknya kita harus makin serius banget dalam mencegah kekerasan di kalangan remaja, tapi sih forum ini gak ada yang mau membahas tentang hal ini secara langsung, apalagi dengan cara yang nyata dan bukan hanya menulis-menyusul dengan bahasa teknis 📚. gimana caranya kita bisa membuat pembicaraan yang lebih santai dan efektif? mungkin kita perlu mencoba metode lain 🤔, jadi saya sarankan forum ini untuk mengajak komentar dari masyarakat dan tidak hanya dari orang-orang di dalam kelompok 😊.
 
kembali
Top