LBH: Pelaporan Pandji Adalah Kriminalisasi Kebebasan Berekspresi

Laporan polisi terhadap komika Pandji Pragiwaksono telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan lembaga hukum dan masyarakat. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menyatakan bahwa pelaporan tersebut tidak dapat dipandang sebagai prosedur hukum biasa, melainkan berpotensi untuk mengkriminalisasi kebebasan berekspresi dan berpendapat.

"Langkah ini bukan sekadar prosedur administratif dalam suatu perkara biasa. Ia adalah pintu masuk potensial untuk mengkriminalisasi kebebasan berekspresi dan berpendapat, hak fundamental yang dijamin UUD 1945 dan berbagai instrumen HAM nasional maupun internasional," tulis LBH Jakarta.

Pelaporan tersebut telah menimbulkan ketakutan akan penindakan terhadap kritik terhadap pemerintah. Lembaga ini menyerukan Presiden RI untuk segera menegaskan komitmen penghormatan dan perlindungan terhadap kebebasan berekspresi dan berpendapat.

"Kapolri memerintahkan Kapolda Metro Jaya agar tidak menindaklanjuti laporan polisi yang dibuat terhadap Pandji Pragiwaksono," tulis LBH Jakarta.
 
Maaf, aku pikir ini benar-benar berlebihan ya! Komika itu kayaknya nggak perlu dihukum. Aku rasa kata-katanya itu sengaja dipilih agar orang kaget dan berbicara. Jangan dulu, kalau kita nggak peduli sama sekali dengan apa yang dibicarakan oleh komedian, maka kita juga nggak akan mengalami perubahan. Dan kalau kita terlalu serius dengan ini, aku rasa kita akan membuat orang tidak mau berbicara tentang isu-isu penting seperti ini.
 
Aku pikir ini bikin bingung juga, kan? Polisi gini seringkali buat orang kaget dan takut. Aku rasa komika Pandji Pragiwaksono nggak usah bersalah, dia hanya merebut perhatian kita dengan ceritanya. Tapi, kalau ada laporan polisi, gak bisa dipungkiri ya, itu bikin takut akan penindakan... Tapi, aku rasa ada yang salah dengan cara ini, kan? Polisi harus lebih bijak, nggak boleh hanya ikut-ikutan laporan yang bisa bikin kekhawatiran masyarakat.
 
aku pikir ini gini, kalo dihukum karena membuat komik yang bermasalah itu apa aja tujuannya? siapa yang mengawasi siapa aja yang menulis itu... tapi kalo dia dihukum itu artinya semua orang yang ingin bicara harus khawatir, bisa jadi komentar atau opini kita dianggap salah. ini beda dari sebelumnya kalau kita bisa berbicara tanpa takut dihukum.
 
ini keren banget sih, apa lagi kalau komika itu bisa bikin pemerintah jengkel kayaknya mereka ingin mengontrol segalanya, tapi aku rasa ini masih banyak yang tidak diketahui, apakah ada konspirasi di balik hal ini? mungkin mereka ingin menghalangi suara kritik dan berita negatif, tapi apa yang salah dengan itu sih?
 
Gue jadi bingung banget sih, gue tahu kalau Pandji Pragiwaksono banyak sekali membuat komik yang kritik dan membuat orang penasaran. Tapi, siapa tahu apa yang terjadi dengan komiknya itu, apakah itu benar-benar melanggar hukum atau hanya ada orang-orang yang tidak suka dengan pendapatnya?

Gue ingat kalau gue masih kecil, gue sering sekali membuat komik sendiri di sekolah dan berbagi dengan teman-teman. Gue pikir itu adalah hak fundamental kita untuk berekspresi dan berpendapat. Jika orang-orang tidak suka dengan pendapat kita, maka mereka harus menghadapi itu dengan tenang dan tidak menindaklanjuti kekecewaan mereka.

Gue khawatir kalau ini akan menjadi contoh bagi orang-orang yang akan mengintimidasi kita untuk berbicara secara bebas. Gue harap gini bukan yang terjadi, tapi kalau benar-benar demikian, maka gue pikir kita harus terus berjuang untuk melestarikan kebebasan berekspresi dan berpendapat kita.
 
Aku rasa ini seperti cerita tentang 'tangan yang melempar batu'. Jika kita tidak mengatasi diri sendiri, maka kita akan memperburuk situasinya. Kapolri dan Kapolda Metro Jaya harus lebih bijak dalam menangani kasus ini, bukan dengan hanya menindaklanjuti laporan polisi tanpa melakukan analisis yang seimbang. Mereka harus mempertimbangkan dampak yang akan terjadi terhadap kebebasan berekspresi dan berpendapat di Indonesia. Kita tidak boleh hanya melihat dari perspektif sendiri, tapi juga perlu mempertimbangkan perspektif orang lain. Jangan lupa, kita semua memiliki hak untuk berekspresi dan memberikan pendapatnya.
 
Pandi Pragiwaksono lagi-lagi jadi sorotan orang lain, apa lagi sih keajaiban dia? ๐Ÿคฃ Nah, kayaknya LBH Jakarta juga mau buat ngeceitkan kan, tukang polisi memang keren banget ngadain gini. Tapi, sih, bagus juga kalau ada yang peduli dengan kebebasan berekspresi, tapi, gak perlu jadi sorotan ya? ๐Ÿ˜
 
aku pikir ini gampang banget sih, komika Pandji Pragiwaksono bisa berbicara apa saja tentang pemerintah, tapi gue rasa ini tidak boleh jadi seperti itu ๐Ÿ˜. aku pikir ini bukan cuma tentang kebebasan berekspresi, tapi juga tentang bagaimana kita menghadapi kritik dan opini yang berbeda dengan sopan ๐Ÿ’โ€โ™€๏ธ. aku rasa harus ada batasan, tapi tidak bisa dipandang bahwa seseorang bisa dipenjara hanya karena mengeksprimkan pendapatnya ๐Ÿคฏ. gue harap presiden RI bisa memberikan contoh bagaimana kita menghormati kebebasan berekspresi dan berpendapat, tapi juga menjaga agar tidak ada yang memanfaatkan kebebasan itu untuk mengganggu keselamatan masyarakat ๐Ÿ™.
 
ini bikin aku bingung, kenapa harus ada komika yang tidak bisa berekspresi sendiri? kalau tidak ada komika yang menggelembungkan pendapat mereka, bagaimana kita bisa tahu apa yang benar dan salah? tapi sekarang apanya di balik kekhawatiran itu? apakah ada yang berpotensi terkena hukuman karena ngomong-ngomong? aku pikir ini semua hanya strategi untuk menghalang-halangi kritik, tapi siapa tahu aku salah, mungkin ini semua benar-benar tentang kebebasan berekspresi... ๐Ÿค”๐Ÿ‘Ž
 
Sekarang ini siapa bisa tahu kalau komika Pandji Pragiwaksono itu sendiri malah menggambarkan kondisi politik Indonesia dengan seret, jadi rasanya gak adil nih kalau dia dihukum karena itu. Tapi, tentu saja saya setuju bahwa kebebasan berekspresi dan berpendapat harus dilindungi, tapi mungkin kapolri gak perlu buat jalan tengah kalau komika Pandji Pragiwaksono itu sendiri malah mengancam stabilitas negara dengan kata-kata dan tindakan yang dianggap tidak pantas.
 
I donโ€™t usually comment but, sih, itu kalau udah laporan polisi sudah pasti ada alasan di baliknya. Tapi kalau di sini ada lembaga hukum yang bilang ini bukan prosedur biasa dan bisa mengkriminalisasi kebebasan berekspresi... kayaknya sudah ada masalah lain yang perlu dicari. Mungkin ada cara lain untuk menyelesaikan masalah tersebut yang tidak mengancam kebebasan kita ๐Ÿค”๐Ÿ’ก
 
Wah kabar ini banget, papolis komika aja udah bisa membuat panik di kalangan lembaga hukum dan masyarakat ๐Ÿ˜ฎ. Nah, aku penasaran apa yang sebenarnya terjadi disini. Apakah laporan polisi ini benar-benar tidak memiliki bukti atau alasan? Atau hanya sekedar penguasaan yang ingin mengendalikan oposisi?

Aku juga penasaran dengan LBH Jakarta, mengapa mereka begitu cepat menyatakan bahwa laporan polisi ini berpotensi mengkriminalisasi kebebasan berekspresi dan berpendapat. Apakah mereka memiliki bukti yang cukup untuk mendukung argumennya? ๐Ÿค”

Dan apa dengan Kapolri yang memerintahkan Kapolda Metro Jaya agar tidak menindaklanjuti laporan polisi tersebut? Apakah ini benar-benar kebijakan yang adil dan transparan? Aku masih penasaran... ๐Ÿ˜
 
Gampangnya pemerintah dan Kapolri mau menghambat kebebasan kita, kan? ๐Ÿคฏ Laporan polisi terhadap komika itu gak cuma tentang hal yang gusar, tapi juga tentang bagaimana kita bisa berekspresi tanpa takut dihukum. LBH Jakarta benar-benar harus ditunjukkan sebagai pendamping bagi kita yang ingin memperjuangkan kebebasan berekspresi dan berpendapat.

Saya rasa itu gak cuma soal Pandji Pragiwaksono aja, tapi juga tentang bagaimana kita bisa hidup dengan bebas dari stres siapa-siapa yang mau menghancurkan kebebasan kita.
 
Pandji Pragiwaksono itu kayaknya beruntung banget ๐Ÿ™. Kalau gini terjadi, pasti banyak orang lain yang juga harus khawatir. Tapi sepertinya Kapolri dan Kapolda Metro Jaya agak lembek ๐Ÿ˜‚. Mereka tidak tindak lanjut laporan polisi itu, kayaknya mereka malu atau apa? ๐Ÿค”. Yang penting adalah Pandji bisa berekspresi dengan bebas lagi. Saya harap kalau gini terjadi lagi, orang-orang lain juga bisa berbicara dengan bebas tanpa takut dihukum ๐Ÿ˜Š.
 
๐Ÿคฃ๐Ÿ‘€ "Pandji Pragiwaksono bikin komik siapa nih? ๐Ÿค”๐Ÿ’ก Saya rasa dia sudah bikin komik yang sempurna, tapi orang lain nggak suka ๐Ÿ˜’! #MemeDropper #KreatifitasSaya" ๐Ÿ’ฅ
 
Hmm, lupa apa sih? Tapi kayaknya kalau komika itu ngeluh karena disangkal oleh pemerintah, itu gampang banget untuk terjadi " ๐Ÿ™„". Mungkin dia justru harus malu-malu sih karena dia bilang beberapa hal yang tidak cocok. Tapi LBH Jakarta yang nyaman banget memperdebatkan ini ๐Ÿ˜‚. Mereka bilang bahwa penindasan ini bisa berujung pada kasus-kasus serius, tapi mungkin komika itu juga harus tahu kan sih kalau dia bilang sesuatu yang tidak jelas, itu bukan masalahnya ya? ๐Ÿค”. Ati-ati lah, kita gak ingin masuk ke dalam kesalahan ya ๐Ÿ˜….
 
ada kan, kalau komika bisa dipenjarakan karena berekspresi yang tidak menyenangkan, itu artinya kita sudah masuk ke dalam jangkauan penjajahan silensor ๐Ÿค–๐Ÿ’ป. sekarang siapa yang akan menjadi "pemuda revolusi" lagi? harus ada batas untuk apa yang bisa kita ekspresikan, tapi tidak boleh dipaksakan oleh pihak berwenang ๐Ÿ˜

gambar di bawah ini menunjukkan bagaimana penindasan seperti itu bisa terjadi:

```
+-----------------+
| Kekhawatiran |
| tentang |
| kebebasan |
| berekspresi |
+-----------------+
|
| Diperlukan batas
| untuk ekspresi
| yang tidak menyenangkan
|
v
+-----------------+
| Penindasan silensor |
| terhadap komika dan |
| kritik terhadap pemerintah |
+-----------------+
```

saya rasa ini bukan cara untuk menghormati kebebasan, tapi caranya yang tepat ๐Ÿค”
 
Gue rasa ini seperti cerita nyata dari film komedi, siapa tau gue jadi korbannya ๐Ÿ˜‚. Tapi serius, kalau kita tidak bisa berekspresi dan berpendapat tanpa takut kekhawatiran, kayaknya kita sudah gagal sebagai masyarakat. Jika itu terjadi di Indonesia, toh kita harus panik seperti penggemar Persib Bandung setelah kalah melawan Barito Samarra ๐Ÿ†๐Ÿ˜‚.
 
hehe ๐Ÿคฃ, apa sih lagi komika dari pemerintah! ini kalau benar-benar seperti itu berarti mereka sih ingin mengancam kebebasan kita untuk bisa berkomentar dan mengekspresikan pendapat kita, tapi apa yang terjadi sih dengan kebebasan itu? ๐Ÿค”, aku rasa ini bukan masalah pemerintah yang harus diatasi, tapi lebih dari itu lagi. mungkin mereka sih ingin mengatur semua hal untuk mengontrol opini kita, tapi gak bisa, karena kita Indonesia aja, terus berani mengekspresikan diri dan tidak mau kalah dengan mereka. aku rasa ini adalah kesempatan bagi kita untuk membanting-banting pahit dan memberontakkan diri kita, jangan biarkan mereka mengancam kebebasan kita ๐Ÿšซ๐Ÿ’ช
 
kembali
Top