Layanan Kesehatan Lumpuh, 513 Nakes Dikerahkan Tembus Wilayah Tersulit di Aceh

Bencana hidroklimatologi di Sumatera masih menimbulkan beban besar dalam proses pemulihan, salah satunya adalah akses menuju desa-desa pedalaman yang memerlukan waktu tempuh panjang. Dalam upaya meningkatkan akses layanan kesehatan, 513 tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga medis (named) dikerahkan untuk menyediakan bantuan layanan kesehatan di daerah yang sulit terjangkau, termasuk pos pengungsian, puskesmas, dan rumah sakit di sembilan kabupaten/kota di Aceh.

Selain itu, nakes dan named juga melakukan pengerjaan instalasi 20 unit sumur bor di berbagai puskesmas untuk meningkatkan akses air bersih. Perbaikan ambulans yang rusak oleh bencana juga menjadi prioritas mereka, dengan sebanyak 16 unit ambulans di Aceh dan delapan unit di Sumut sedang dalam perbaikan.

Menurut laporan daily brief Kaposko Satgas PRR, pemanfaatan sisa dana Bantuan Operasioal Kesehatan (BOK) tahun anggaran 2025 untuk percepatan pemulihan layanan kesehatan hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat juga telah diluncurkan. Dengan terbitnya Kepmenkes nomor HK.01.07/MENKES/52/2026, dinas kesehatan provinsi, kabupaten, dan kota dapat segera memanfaatkan sisa dana BOK 2025 untuk berbagai kebutuhan strategis pemulihan layanan kesehatan.

Dengan demikian, upaya pemulihan layanan kesehatan di Aceh masih menjadi topik yang sangat penting dan memerlukan komitmen dari semua pihak.
 
Aku rasa gampang banget kalau kita bisa memanfaatkan sisa dana BOK 2025 untuk pemulihan layanan kesehatan di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kita bisa menggunakan uang itu untuk membuat infrastruktur yang lebih baik, seperti pos pengungsian yang lebih baik atau fasilitas pendukung lainnya. Aku juga penasaran banget bagaimana kalau kita bisa memperbaiki sistem penyediaan air bersih di daerah-daerah pedalaman. Kita harus tetap positif dan berkomitmen untuk membuat pemulihan layanan kesehatan menjadi lebih baik dan lebih cepat. 💡🏥
 
aku rasa kalau gini terjadi, aku langsung mau bantu ya 🤗. akses menuju desa-desa pedalaman yang jauh dan sulit terjangkau itu kayaknya sangat berat untuk dihadapi. tapi aku senang melihat ada nakes dan named yang gak sabar-sabar malah ikut-ikutan bantu dengan sedia-sama 💪. kalau bisa aku juga mau ikut bekerja sama dgn mereka aja 🤗. tapi aku rasa perlu ada juga kebijakan dari pemerintah agar semua desa-desa pedalaman bisa dijangkau dan mendapatkan layanan yang cukup 👍.
 
kirain kalau akses ke desa-desa pedalaman gini akan semakin sulit nanti, kalau bukan ada upaya pemulihan yang tepat 💔. aku sendiri pernah ke daerah pedes di Aceh, pas keadaan banjir musim hujan, aku harus tempuh pulang 3 hari dengan mobil, rasanya sangat lelah 🚗💨. tapi aku lihat aksi nakes dan named yang luar biasa, mereka bekerja tanpa stop untuk membantu masyarakat 👍. perlu kita berkomitmen untuk mendukung mereka agar upaya pemulihan layanan kesehatan dapat selesai dengan baik 💪.
 
Pesan dari pemerintah terus datang, tapi apa benarnya yang ada didepan mata kita? Aku pikir akses menuju desa-desa pedalaman masih jauh dari realitas, bagaimana bisa 513 tenaga kesehatan dan medis bisa menjangkau semua daerah dengan waktu tempuh panjang? Padahal akses air bersih masih belum optimal, seperti aja di 20 unit sumur bor di puskesmas. Jangan lupa ambulans yang rusak, tapi bagaimana kalau ada yang tidak mau mengeluarkan dana untuk memperbaikinya?

Aku juga penasaran apa sebenarnya sisa dana BOK 2025 yang digunakan untuk percepatan pemulihan layanan kesehatan hidrometeorologi? Tidak ada rincian tentang kebijakan yang diambil, hanya kata-kata bahwa semua pihak harus komitmen. Aku ingin melihat bukti bahwa perubahan ini benar-benar terjadi atau hanya sekedar propaganda lagi 🤔
 
Aku pikir ini itu suatu inovasi yang bagus banget, ya! Banyak sekali aksi positif dari nakes dan named untuk meningkatkan akses layanan kesehatan di daerah pedalaman Aceh. Aku senang melihat 20 unit sumur bor sudah terpasang di berbagai puskesmas. Ini akan mempermudah masyarakat di desa-desa itu mendapatkan air bersih yang sehat. Lalu, perbaikan ambulans juga sangat penting agar masyarakat tidak mengalami kesulitan saat kebutuhan medis mereka. Aku harap semuanya bisa berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi masyarakat Aceh 🙏💡
 
🤔 kayaknya bencana hidroklimatologi di sumatera masih banyak banget beban, aku yakin akses menuju desa-desa pedalaman memang sulit, tapi giliran saat ini adalah nakes dan named yang harus berjuang untuk menyediakan layanan kesehatan di daerah-daerah yang sulit. aku rasa perbaikan ambulans dan instalasi sumur bor di banyak puskesmas juga penting banget, aku harap aksi-aksi ini bisa cepat dan terarah agar masyarakat tidak mengalami kesulitan lagi 😊
 
kembali
Top