Pertamina Hulu Energi (PHE) mencetak kinerja yang solid di tahun 2025, dengan produksi minyak dan gas bumi sebesar 1,03 juta barel setara minyak per hari. Kinerja ini ditunjukkan oleh peningkatan produksi pada beberapa lapangan migas, termasuk Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Regional Sumatra.
PHE berhasil merealisasikan pemboran eksploitasi sebanyak 886 sumur, workover 1.288 sumur, serta kegiatan well service sebanyak 37.259 pekerjaan. Selain itu, perusahaan juga melakukan survei seismik 2D sepanjang 2.931 kilometer dan survei seismik 3D seluas 855 kilometer persegi.
Penemuan sumber daya migas kategori 2C mencapai 1.097 juta barel setara minyak (MMBOE), dengan kontribusi terbesar dari sumur Migas Non-Konvensional (MNK) di area Aman Trough di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Sementara penambahan cadangan terbukti (P1) tercatat sebesar 313,7 juta barel setara minyak (MMBOE).
Dalam kemampuan perusahaan dalam mengelola operasi hulu migas secara efisien dan berkelanjutan, Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina, Hermansyah Y Nasroen menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi perusahaan.
"Pencapaian produksi dan penambahan cadangan ini mencerminkan komitmen kami untuk terus menjaga keberlanjutan energi nasional," ujar Hermansyah dalam keterangan tertulis.
PHE berhasil merealisasikan pemboran eksploitasi sebanyak 886 sumur, workover 1.288 sumur, serta kegiatan well service sebanyak 37.259 pekerjaan. Selain itu, perusahaan juga melakukan survei seismik 2D sepanjang 2.931 kilometer dan survei seismik 3D seluas 855 kilometer persegi.
Penemuan sumber daya migas kategori 2C mencapai 1.097 juta barel setara minyak (MMBOE), dengan kontribusi terbesar dari sumur Migas Non-Konvensional (MNK) di area Aman Trough di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Sementara penambahan cadangan terbukti (P1) tercatat sebesar 313,7 juta barel setara minyak (MMBOE).
Dalam kemampuan perusahaan dalam mengelola operasi hulu migas secara efisien dan berkelanjutan, Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina, Hermansyah Y Nasroen menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi perusahaan.
"Pencapaian produksi dan penambahan cadangan ini mencerminkan komitmen kami untuk terus menjaga keberlanjutan energi nasional," ujar Hermansyah dalam keterangan tertulis.