Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni kembali mengunjungi Taman Nasional Bantimurung di Sulawesi Selatan, sebuah destinasi yang dinobatkan sebagai "Rajahan Kupu-Kupu". Menurut dia, pengelolaan kawasan dan pengembangan ekowisata berbasis keanekaragaman hayati ini adalah kebahagiaan terbesarnya setelah puluhan tahun tidak kunjungi.
"Kembali saya menikmati kekayaan alam yang indah dan keanekaragaman hayati di Taman Nasional ini, seperti saat saya masih mahasiswa," kata Raja dalam siaran pers. "Taman Nasional Bantimurung memiliki arti penting bagi kerajaan kupu-kupu. Berdasarkan catatan, peningkatan jumlah spesies kupu-kupu hingga 114 persen selama sepuluh tahun terakhir menandakan keberhasilan kolaborasi stakeholder dalam menjaga ekosistem ini."
Namun, Raja juga menyebutkan pentingnya perbaikan fasilitas dasar di kawasan, seperti toilet. "Saya selalu mengatakan, jangan hanya melihat ruang tamu, tapi lihatlah toiletnya," katanya.
Menurut Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Taman Nasional Bantimurung adalah destinasi wisata yang unik dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Dengan pengelolaan yang baik dan perbaikan fasilitas, kawasan ini dapat menjadi tujuan wisata yang lebih menarik bagi masyarakat dan meningkatkan pendapatan lokal.
"Kami akan terus bekerja sama dengan stakeholder untuk menjaga kelestarian ekosistem dan mengembangkan pemandangan ini," kata Raja. "Taman Nasional Bantimurung adalah simbol keberhasilan kerja sama di antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi konservasi."
"Kembali saya menikmati kekayaan alam yang indah dan keanekaragaman hayati di Taman Nasional ini, seperti saat saya masih mahasiswa," kata Raja dalam siaran pers. "Taman Nasional Bantimurung memiliki arti penting bagi kerajaan kupu-kupu. Berdasarkan catatan, peningkatan jumlah spesies kupu-kupu hingga 114 persen selama sepuluh tahun terakhir menandakan keberhasilan kolaborasi stakeholder dalam menjaga ekosistem ini."
Namun, Raja juga menyebutkan pentingnya perbaikan fasilitas dasar di kawasan, seperti toilet. "Saya selalu mengatakan, jangan hanya melihat ruang tamu, tapi lihatlah toiletnya," katanya.
Menurut Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Taman Nasional Bantimurung adalah destinasi wisata yang unik dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Dengan pengelolaan yang baik dan perbaikan fasilitas, kawasan ini dapat menjadi tujuan wisata yang lebih menarik bagi masyarakat dan meningkatkan pendapatan lokal.
"Kami akan terus bekerja sama dengan stakeholder untuk menjaga kelestarian ekosistem dan mengembangkan pemandangan ini," kata Raja. "Taman Nasional Bantimurung adalah simbol keberhasilan kerja sama di antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi konservasi."