Kubu Nadiem Laporkan Tiga Saksi Kasus Korupsi Chromebook ke KPK

Kasus Korupsi Chromebook Terangkum di KPK, Nadiem Bakal Melaporkan Tiga Saksi

Pengacara Ari Yusuf, yang mewakili terdakwa Nadiem Makarim dalam kasus dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management di lingkungn Kemendikbudristek tahun 2019-2022, menetapkan untuk melaporkan tiga saksi kasus tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa lalu.

Ditambahkan bahwa dalam sidang pemeriksaan di Pengadilan Tipikor, ketiga saksi yaitu Jumeri, Widyaprada, dan Hamid Muhammad, mengaku menerima uang gratifikasi yang besar, bahkan lebih besar dari kliennya. Selain itu, pengakuan tersebut juga diterima secara umum dan tidak hanya berlaku untuk satu orang saja.

Sementara itu, dalam kasus tersebut, Nadiem didakwa melakukan korupsi dengan melaksanakan pengadaan sarana pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi berupa laptop Chromebook dan CDM Tahun Anggaran 2020, 2021, dan 2022 tidak sesuai dengan perencanaan pengadaan dan prinsip-prinsip pengadaan.
 
Kasus korupsi di Kemendikbudristek itu jadi pelajaran bagus buat kita semua. Kalau kita lihat, ada orang yang terjebak dalam sistem korupsi itu sendiri, Nadiem Makarim. Tapi apa yang penting adalah dia malah melaporkan tiga saksi kasus tersebut ke KPK. Itu jadi contoh bagus kalau kita jujur dan tidak takut menghadapi konsekuensi dari kesalahan kita sendiri.

Dan paling penting, ada tiga saksi yang mau menerima uang gratifikasi itu, bahkan lebih besar daripada kliennya. Maksudnya, mereka jadi contoh bagus kalau kita harus bertanggung jawab atas perbuatan kita sendiri. Kita tidak boleh mengira bahwa kita bisa selamat dari kesalahan kita sendiri. Kita harus jujur dan bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan.
 
Aku penasaran apa yang nanti jadi hasilnya, apakah Nadiem bisa dibebaskan atau akan terjebak sama KPK lagi? Apa benar-benar mereka menerima uang gratifikasi dari Nadiem, dan bagaimana dengan klienya sih? Aku pikir ini kasus yang serius banget, karena banyak dana yang habis di tempat tersebut. Tapi apa itu sebenarnya yang dilakukan oleh Nadiem dan orang lainnya dalam proses pengadaan laptop Chromebook itu?
 
Gak bisa percaya sih! Kasus korupsi Chromebook udah terang-tinggal di KPK. Makasih Nadiem bakal melaporkan tiga saksi kasus tersebut, mungkin nanti akan ada klarifikasi apa yang sebenarnya terjadi. Widyaprada dan Hamid Muhammad ya, mereka bilang menerima uang gratifikasi yang besar? Gak bisa percaya, ini kalau jadi benar, nanti korupsi di Kemendikbudristek pasti akan gede-gede 😱. Sementara itu, Nadiem didakwa melakukan korupsi dengan melaksanakan pengadaan Chromebook tidak sesuai dengan perencanaan dan prinsip-prinsip pengadaan... ini kalau jadi benar, nanti bakal bikin gusar banyak orang di Indonesia 😳.
 
Apa sih yang keluarnya dari kasus ini? Si Nadiem bakal terjebak apa? Tapi aku pikir kalau korupsi itu boleh juga sih, kalau cuma uang saja yang diambil aja, bukan ada yang salah. Aku pikir KPK dan pengadilan pun sama-sama tidak fokus pada isu utama, yaitu korupsi itu apa? Kalau aku sih, aku akan langsung menyerukan aksi protes, tapi aku rasa Nadiem punya alibi, dia bisa jujur di depan umum tentang pengadaan laptop Chromebook itu.
 
Gampang saja kasus korupsi ini akan jadi semacam 'mainan' di tangan KPK, nih 🤔. Merekalah yang bakal memaksa Nadiem Makarim menjelaskan apa-apa. Tapi aku masih ragu, siapa yang bilang ada uang gratifikasi yang besar diterima oleh 3 orang saksi itu? 🤑 Mudah-mudahan KPK tidak langsung tertipu dengan cerita mereka. Aku juga penasaran, mengapa Jumeri, Widyaprada, dan Hamid Muhammad mau menerima uang gratifikasi jika tidak ada ganti rugi apa-apa? 🤷‍♂️
 
Lohh, kasus korupsi Chromebook ini kayaknya sangat berat deh... tapi kita jangan cepat bunuh sang Nadiem Makarim, ya? Mungkin dia tidak sendirian yang terlibat dalam kasus ini. Lihat siapa yang benar-benar menerima uang gratifikasi, itu Jumeri, Widyaprada, dan Hamid Muhammad aja... tapi Nadiem sih juga korupsi kok? Makasih ya KPK nggak serius ngelah, kayaknya ganti fokus ke kasus ini.
 
Gue rasa kasus ini benar-benar bikin ketakutan! Kalau korupsi di Kemendikbudristek bisa sembarangan, itu berarti semua urusan pemerintah tidak aman lagi 🤔. Tapi gue penasaran, kenapa Nadiem Bakal melaporkan tiga saksi? Apakah dia bilang ingin membersihkan nama sendiri? Gue rasa korupsi ini bukan tentang Nadiem aja, tapi tentang sistem yang salah. Dan gue pikir pemerintah harus bertanggung jawab atas semua hal ini 🙄.
 
Aku jadi bingung denger kasus ini. Korupsi di pemerintah? Tapi aku juga pikir kalau Nadiem itu benar-benar melakukan kesalahan, tapi aku tidak tahu kalau dia malas atau apa. Aku rasa kPK harus cek dulu siapa yang benar dan siapa yang salah sebelum melepas tuduhan terhadap Nadiem. Dan aku juga penasaran kenapa ada uang gratifikasi yang begitu besar? Apakah itu dari pengadaan laptop Chromebook saja? Aku tidak tahu apa kebenaran dari kasus ini, tapi aku berharap pemeriksaan KPK bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat. 🤔
 
Aku pikir ini buatnya yang serius banget! Si Nadiem Makarim kena dakwa korupsi dan lagi-lagi ada kasus Chromebook... Aku rasa ini serangkaian yang sama, kalau kita jangan berhati-hati, gini bisa terjadi. Kasus Chromebook sebenarnya sudah lama banget, tapi masih belum ada tindakan nyata dari pihaknya. Saya harap KPK bisa memecahkan kasus ini dengan benar dan tidak ada yang mengkhianati agama... sayangnya aku lagi-lagi bingung apakah aku harus percaya kebenaran kasus ini atau tidak, tapi aku rasa ini buatnya yang serius aja
 
wahhh kasus chromebook nadiem bikin aku penasaran sih, kayaknya korupsi serius banget ya.. aku harap nadiem bisa menjelaskan apa yang terjadi di kasus ini dan bagaimana dia bisa melindungi klienya... 🤔 di balik cerita ini ada apa? aku ingin tahu lebih banyak tentang hal ini...
 
ini kasus yang penting banget di Indonesia, siapa nanti yang kena dihukum? kalau korupsi semakin serius, maka kami netizen juga harus berhati-hati dengan penyalahgunaan kekuasaan di negeri ini. toh kita tunggu hasilnya apa aja, nadiem bakal bisa mengakui kesalahannya atau apa lagi?
 
Kalau nanti korupsi kasus Chromebook di luar KPK juga keluarkan uang gratifikasi besar ke siapaan pun yang menerima? Makin jelas, kalau korupsi ini bisa ditekan, tapi apa yang terjadi dengan siapaan lain yang juga menerima uang gratifikasi?
 
Bener-bener gak bisa percaya kasus ini kayaknya udah panjang sekali 🤯. Si Nadiem Makarim itu udh didakwa korupsi karena kasus laptop Chromebook, tapi siapa yang pernah mendengar kalau pengadaan laptop itu punya masalah? Nah, ternyata ada saksi yang mengaku menerima uang gratifikasi dari pasien, gini sih... siapa nanti yang dianggap korup, kayaknya udh sangat kabur 🤷‍♂️. Dan apa lagi kasus ini sudah panjang sekali, udh lama banget dalam proses pengadilan... kayaknya KPK udh banyak pekerjaan, tapi gak usah, toh gak ada hasil yang signifikan dari semua pekerjaan tersebut 🤦‍♂️.
 
Kalau punya uang, siapa yang tidak bisa jatuh ke punggungan? Semua ini terlalu serius banget! Akan tolong Jenderal Nadiem kalau dia melaporkan 3 saksi yang menerima uang gratifikasi ya? Kalau benar-benar ada keterlibatan korupsi, dia harus bertanggung jawab juga.
 
Maksudnya kalau gini terjadi lagi di negara kita, aku rasa makin paham kenapa kita harus rajin memantau apalagi dari KPK. Tapi, siapa tahu aku bisa jadi saksi yang menerima uang gratifikasi nanti? 😂 Aku nyaman banget dengan laptop kabel, mau Chromebook aja tak perlu. Dan, gimana dengan aplikasi edukasi yang seru nih, seperti yang aku mainkan di waktu luang. Tadi aku juga lihat video tentang pohon rindang yang masih hidup di jati rawa. Pohon itu benar-benar keren, kan? 🌳📚
 
Gak percaya sih kalau ada saksi yang menerima uang gratifikasi itu. Apalagi jika mereka mengaku sendiri ya? Semoga KPK bisa menyelidiki dengan serius dan bukan main-main aja. Nadiem Bakarim juga baik-baik saja, dia harus diawasi nggak? Atau ada yang lain yang salah lagi?
 
Kasus korupsi chromebook ini udah jelas banget sih! Nadiem bakal melaporkan 3 saksi yang terlibat dalam kasus tersebut ke KPK, itu sih! 🤝 Mereka bilang menerima uang gratifikasi yang besar dari Nadiem, bahkan lebih besar dari клиентnya! Ini sih bukti-buktinya bahwa korupsi tidak ada di Indonesia, tapi kita masih perlu hati-hati dengan kasus-kasus seperti ini! 🚨 Kita harus terus waspada dan mengawal agar korupsi tidak menyebar lagi! 💪
 
kembali
Top