Kronologi Syafiq Mendaki Gunung Slamet Hingga Dinyatakan Hilang

Syafiq, seorang remaja berusia 18 tahun yang menjadi korban kehilangan di Gunung Slamet, Jawa Tengah, baru-baru ini. Kronologi peristiwa menarik mengenai kehilangan Syafiq seperti ini adalah sebagai berikut.

Kronisitas kehilangan Syafiq dimulai sejak Minggu (28 Desember 2025) lalu ketika dia dan temannya, Himawan Choidar Bahran, kedua warga Magelang yang juga siswa kelas XII SMAN 5 Magelang, tiba di pos pendakian Dipajaya, Clekatakan, Pulosari, Pemalang. Mereka datang bersama dan melakukan registrasi pendakian.

Namun, ketika Minggu sore, kedua teman itu belum kembali ke base camp mereka, sehingga pihak pengelola base camp mengerahkan dua personel untuk melakukan pengecekan. Kedua teman ini ditemukan pada Senin, 29 Desember 2025. Hanya Himawan yang ditemukan di sekitar pos 9 jalur Dipajaya dengan luka dan lemas, tetapi Syafiq tidak ada di sana.

Dalam pertemuan dengan penulis artikel ini, kakak kandung Syafiq mengaku bahwa adiknya itu semula tidak ingin mendaki Gunung Sumbing.
 
Kenapa gue tahu dia nggak mau mendaki? Dia bilang aja kalau tidak suka duit sih... tapi sepertinya ada sesuatu yang salah di balik pernyataannya. Si Syafiq itu masih muda banget, aja 18 tahun, dan dia udah gonta-ganti hidupnya untuk mendaki gunung. Tapi kenapa tuh kalau dia nggak mau? Mungkin ada sesuatu yang tidak terbawa oleh pikirannya, tapi siapa tahu nanti kita dosen aja...
 
Siapa yang tahu apa yang terjadi di dalam pikiran si remaja itu ๐Ÿ˜•? Sepertinya dia memilih jalan yang salah, tapi kita harus berdoa agar semuanya beres ๐Ÿคž. Gua Slamet itu sering banget bikin korban kehilangan, tapi kita harus makin waspada dulu ๐Ÿšจ.
 
Kasus ini lagi-lagi mengejutkan! Aku pikir siapa yang punya pikiran lucu utuh-utih nih, menginjak gunung tanpa reffleks ๐Ÿ˜‚. Syafiq apa-apa kehilangan ya? Tapi kalau benar-benar tidak ada di sana itu... bagaimana lagi nih? Kakak kandungnya sih bilang adiknya awalnya nggak ingin mendaki, tapi kemudian beliau memutuskan untuk bergabung dengan teman-temannya. Saya curhat deh, aku kayak gue sendiri yang suka kepetekan, tapi sepertinya ini beda nih ๐Ÿ˜…
 
Paham ya, platform online gini kayaknya memang kurang efektif dalam memberitahu kita tentang kehidupan remaja-remaja yang aktif di luar ruangan ๐Ÿค”. Kalau ada informasi penting seperti ini, gak usah jadi kronologi yang panjang seperti ini, coba bisa langsung diberitahu dengan lebih cepat dan efisien ๐Ÿ•’๏ธ. Sementara itu, siapa-siapa yang melihat atau mendengar kabar Syafiq harusnya punya tindakan cepat untuk membantu orang tersebut atau setidaknya memberikan dukungan kepada keluarganya ๐Ÿค. Gak bakalan ada hasil apapun jika hanya terus berdiskusi dan bicara, tindakan nyata lebih penting ๐Ÿ’ก.
 
Sangat trisik apa yang terjadi pada remaja yang masih muda itu ๐Ÿคฏ. Gua aja penasaran apakah dia bisa masih ditemukan dengan selamat, tapi ada kabar baik yaitu adiknya Himawan bisa ditemukan dan masih hidup ๐Ÿ˜”. Tapi, siapa tahu apa lagi yang terjadi padanya? Mungkin ini juga kesempatan untuk kita sadari bagaimana pentingnya keselamatan saat melakukan kegiatan ekstrem seperti mendaki gunung ๐Ÿ”๏ธ. Gua harap Syafiq bisa pulang dengan selamat dan bahagia ๐Ÿ’•.
 
Gue pikir salah satu penyebab kehilangan Syafiq bisa karena dia nggak terpersiapkan banget kayaknya ๐Ÿค”. Kadang-kadang kita teka-teki siapa yang tahu sih apalagi buat remaja yang kayak Syafiq, kayaknya udah pernah mendaki gunung sebelumnya. Kalau dia gak punya pengalaman kayak gini, mungkin gue pikir dia nggak harus pergi ke gunung Sumbing ๐Ÿ”๏ธ.
 
Gampang banget nih, siapa tahu syafiq mau duduk di rumah sambil menonton kaca layar ya ๐Ÿ˜‚. tapi yang penting adalah dia sudah aman dan nyaman saat trekking dng temannya. semoga teman-temannya bisa belajar dari kejadian ini nih, perlu banget kita waspada saat outdoor activities ๐Ÿž๏ธ๐Ÿ‘ฃ.
 
๐Ÿค”๐Ÿ”๏ธ aku pikir hal ini cukup menarik banget! ๐Ÿคฏ apa yang membuat Syafiq tidak bisa kembali ke base camp setelah turun dari gunung? ๐Ÿ˜• aku pikir ada kesalahan planning atau planning yang kurang baik dari Syafiq sendiri, dia harus lebih hati-hati dan siap untuk medapatkan kondisi cuaca yang buruk! ๐ŸŒช๏ธ

atau mungkin ada salah langkah selama pendakian, misalnya dia tidak membawa pasokan yang cukup atau tidak memeriksa kondisi cuaca sebelum turun dari gunung... tapi aku pikir ini adalah pelajaran berharga bagi Syafiq dan temannya! ๐Ÿ“š

saya juga ingin tahu lebih banyak tentang perjalanan mereka ke gunung Slamet, misalnya apa yang dialami selama pendakian? ๐Ÿ˜
 
Oooh, kabar2 ini terlalu berat banget! Syafiq seorang anak muda yang masih kuat dan berani, tapi dia bisa kehilangan seperti ini... Wah, pihak pengelola base camp already melakukan pengecekan dan temukan Himawan, tapi Syafiq masih tidak ada... Semoga dia bisa kembali dengan selamat aja, semoga tidak ada kerusakan parah di tubuhnya... Mari berdoa buat Syafiq, ya!
 
Gue rasa kayaknya apa yang dilakukan teman-teman itu sebelum mereka kehilangan Syafiq itu harus dipertimbangkan. Mereka datang sama-sama, lalu ketika malah ada masalah, satu-satunya yang ditemukan adalah adiknya yang lemas, siapa lagi temannya? Gue rasa ini kalau diteliti lebih lanjut pasti ada sesuatu yang salah dalam planning atau strategi mereka.
 
Aku pikir kayak gak bisa banget sih! Remaja yang baru berusia 18 tahun ini mau dulu jauh-jauh ke atas gunung, kemudian tiba-tiba hilang di tengah-tengah jalan. Aku penasaran kenapa mereka mau ikut pendakian itu dulu, kalau ga punya pengalaman sebelumnya juga. Kadang kayak gitu aja sih, orang mau- mau ke tempat yang tidak terlalu populer. Saya harap teman-temannya bisa mengajarinya cara-cara pengecekan kondisi tubuh dan gejala yang harus diperhatikan agar ini tidak terjadi lagi pada siapa pun.
 
Aku rasa kayaknya kalau ayah aja nanti akan bawa dia turun dari gunung aja sih, gini kayaknya kurang masuk akal banget. Si Syafiq udah 18 tahun, udah bisa sendirian di gunung, tapi harusnya ada orang tuanya yang lebih teliti lagi ๐Ÿ˜’
 
Gue jadi sangat khawatir banget ketika baca kabar tentang Syafiq, dia remaja nggak usia untuk berisiko seperti itu. Gue pikir dia punya keluarga yang baik-baik dan orang tua yang peduli, tapi ternyata adik gue ini jadi korban kehilangan di gunung Slamet. Kenapa harus pahitnya? Gue rasa ada yang salah dengan sistem pendakian di Indonesia, tapi gue nggak bisa dibuat-buat, kauh! ๐Ÿค•๐Ÿ”๏ธ
 
Halo teman-teman, aku rasa sangat sedih sekali kabar tentang Syafiq yang hilang di Gunung Slamet. Aku penasaran apa yang terjadi sebelum dia hilang, tapi aku juga senang dengan keberanian adiknya untuk tidak menyerah dari pendakian itu. Padahal, banyak orang yang mungkin akan merasa takut dan tidak ingin berisiko. Lalu, aku tanya, bagaimana Himawan bisa tetap hidup sambil lemas dan terluka? Moga-moga adiknya itu cepat pulih dari cedera dan kabar baiknya bisa kembali ke keluarganya juga segera ya ๐Ÿ˜Š๐Ÿ’•
 
Hampir seluruh media sudah bilang siapa yang menjadi korban kehilangan ini, tapi aku rasa masih ada kekurangan informasi tentang apa yang sebenarnya terjadi di sana. Kenapa Syafiq tidak ditemukan di pos 9 jalur Dipajaya? Apakah ada yang melaporkan bahwa dia tidak ada di sana? Aku pikir kita harus lebih teliti dalam mengeluarkan informasi, jangan cuma fokus pada siapa yang jatuh.
 
kembali
Top