Kronologi Syafiq Mendaki Gunung Slamet Hingga Dinyatakan Hilang

Pamrih Pendakian Syafiq di Gunung Slamet. Dia Hilang, Kakinya Patah, Jangan Disangka-Sangka.

Tirto.id - Meningkatnya kegiatan pendakian di gunung yang menawarkan pemandangan indah dan suasana alam yang sejuk telah menyebabkan berbagai wadah media untuk membangun kembali kepedulian masyarakat dengan akses data terkait pendakian. Namun, terhadap kehilangan Syafiq Ridhan Ali Razan (18), seorang siswa kelas XII SMAN 5 Magelang yang dinyatakan hilang saat melaksanakan pendakian gunung di Jawa Tengah.

Kronologi hilangnya Syafiq, mulai dari Sabtu, 27 Desember 2025, kemudian turun ke pos pendakian dipajaya, yang merupakan titik pertama dalam rencana pendakian. Di pos ini, Syafiq dan temannya berniat melakukan tektok dan memisahkan diri beberapa jam kemudian.

"Ada saksi mata yang mengatakan mereka berdua memisah pada pukul 14:00 setelah turun dari sekitar Pos 3." Berdasarkan keterangan itu, kemungkinan kehilangan Syafiq ini, dia akan hilang jika melakukan kesalahan kecil.

Saat ini, operasi pencarian dan pemantauan di Gunung Slamet dilakukan BASARNAS Pemalang dan relawan.
 
Aku rasa si Syafiq gak perlu disangka-sangka aja, dia sekedar salah langkah aja. Saya bayangin kalau dia kira pos 3 itu dekat banget, jadi dia keluar sambil cari tektok. Kadang-kadang kesalahan kecil kayak gini bisa terjadi pada siapa pun, bahkan si anak muda yang kuat dan sehat seperti Syafiq.

Aku harap BASARNAS Pemalang dan relawan bisa temukan dia dengan aman, semoga dia kembali ke keluarga dengan segera.
 
Pikirnya apa kalau ini bukan kecelakaan alam? Mungkin ada yang tertutup dari luar yang mempengaruhi keputusan Syafiq untuk melaksanakan pendakian. Kenapa dia harus melakukan tektok di pos tersebut? Apakah itu adalah rencana rahasia? Saya pikir ada sesuatu yang tidak beres di balik kehilangan ini... Jika BASARNAS Pemalang dan relawan malah mencari penyebab alam, saya akan terkejut...
 
ini gak enak banget, kena pikir sama keselamatan pendaki ya? mending ada sistem pengawasan yang jelas sebelum ngerencanakan pendakian, kalau nggak pasti berapa kesalahan kecil yang bisa membuat orang hilang seperti itu 🤕. dan siapa lagi yang akan bertanggung jawab jika terjadi kecelakaan seperti ini?
 
Maksudnya siapa yang bilang pendakian di gunung itu cuma sekedar hobi? Nah kini ada korban dan bukannya hanya hilang, kayaknya ada kesalahan kecil yang diambilin. Kalau orang lain kesalahan seperti itu, langsung keluh kesah, tapi gini siapa yang mau berisik dan bukanya berani bilang siapa yang salah dulu.

Kita lihat siapa pun yang berasa bersalah, kayaknya ada bantuan yang harus diambil. Saya bayangkan kalau Syafiq itu masih dengan temannya, mungkin gini dia tidak akan hilang ya? Nah tapi siapa tahu, ini bisa jadi pelajaran bagi orang lain yang suka pendakian, jangan pernah kehabisan saksi mata, deh! 🤔
 
Gue bingung sih, pendakian gunung itu kayaknya harus dilakukan dengan hati-hati banget, tapi sepertinya masih ada yang tidak jelas, seperti kenapa Syafiq memisah dari temannya? Apakah dia benar-benar tidak sengaja? Gue rasa perlu dilakukan penggalian lebih lanjut, seperti siapa yang mengawas pos pendakian itu, dan bagaimana prosedur jika teman-teman berdua memisah. Semoga Syafiq ditemukan dengan aman 🤞
 
Maaf ya, aku masih banyak yang penasaran soal kisah Syafiq, kakinya patah banget. Aku sendiri pernah suka banget ngadain di gunung, tapi aku selalu memilih tempat yang lebih lembut, gak mau risiko kayaknya. Tapi aku lihat kejadian ini dan aku pikir, kita harus lebih waspada saat ngadain, karena alam itu gak sabar-sabar. Saya berasumsi dia mungkin terjatuh atau gak bisa bergerak lagi. Operasi pencarian yang dilakukan BASARNAS Pemalang harus segera ramping, kita harus memastikan keamanan bagi pecinta alam seperti Syafiq.
 
gak bisa menangis kalau si syafiq gitu bro, kayaknya dia terlalu malas untuk nembak kawan katanya, tapi jangan disangka-sangka aja dia udah jatuh dari ketinggian bro 😕. kalau pengatur pendakian di pos dipajaya nggak pasti sih ada pelatihan yang tepat untuk kasus ini, kayaknya harus ada sistem keamanan yang lebih ketat sih, tapi aku juga pikir kesalahan kecil itu bisa dialami oleh siapa saja bro 😅.
 
Aku pikir gampang banget aja, kok nih basarnya dia hilang... Ada yang bilang dia memisah dari temannya saat turun dari pos ke-3, tapi aku rasa ada sesuatu yang tidak jelas di situasi ini. Kalau dia memisahkan diri dan kemudian gugup karena kesalahan kecil, itu bukanlah jawaban untuk hilangnya... Aku pikir ada sesuatu yang kurang di balik kisah ini 🤔.
 
Gue pikir kalah-kalah banget aksi ini. Si Syafiq kan sudah berpengalaman lama banget memanjat gunung, tapi ternyata dia masih bisa salah. Kita harus waspada sih, tidak bisa asumsi apa-apa. Gue rasa yang penting adalah kita harus terus mencari dan mendukung keluarga Syafiq sampai dia ditemukan.

Gue lihat foto-foto hasil operasi pencarian ini, ada yang berat banget di gunung, tapi malah kita masih bisa melihat wajahnya. Saya harap ini bisa secepat mungkin selesai dan keluarganya tidak usaha lama.
 
kembali
Top