Dalam kesibukan penerbangan, pesawat Smart Air yang mengangkut 13 orang, tipe C208B dengan registrasi PK-SNS, mengalami krisis udara. Saat ini, pesawat tersebut sedang mendarat darurat di Bandar Udara Douw Aturure Nabire.
Kejadian ini terjadi karena gangguan pada mesin yang menyebabkan kehilangan daya dorong. Kapten pesawat, Capt. Tania K, memutuskan untuk kembali ke pangkalan sebagai upaya pertama, namun tidak berhasil mengatasi masalah tersebut. Sehingga, keputusan dibuat untuk mendarat darurat di ujung pantai landasan 17 Bandara Douw Aturure.
Semua penumpang dan awak pesawat yang berjumlah 13 orang telah ditarik ke pantai dengan selamat. Mereka sekarang sedang menunggu evakuasi ke terminal bandara. Kementerian Perhubungan mengutuk semua upaya untuk memastikan penanganan situasi berjalan dengan aman dan terkendali.
Sebagai langkah lanjutan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian ini.
Kejadian ini terjadi karena gangguan pada mesin yang menyebabkan kehilangan daya dorong. Kapten pesawat, Capt. Tania K, memutuskan untuk kembali ke pangkalan sebagai upaya pertama, namun tidak berhasil mengatasi masalah tersebut. Sehingga, keputusan dibuat untuk mendarat darurat di ujung pantai landasan 17 Bandara Douw Aturure.
Semua penumpang dan awak pesawat yang berjumlah 13 orang telah ditarik ke pantai dengan selamat. Mereka sekarang sedang menunggu evakuasi ke terminal bandara. Kementerian Perhubungan mengutuk semua upaya untuk memastikan penanganan situasi berjalan dengan aman dan terkendali.
Sebagai langkah lanjutan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian ini.