Tirto mengakui bahwa perubahan budaya di kepolisian tidak bisa dipenuhi dengan hanya berubah cara memandang atau mengganti elemen-elemen kebudayaan yang ada. Menurut Adrianus, penemuan kunci untuk meningkatkan integritas dan akuntabilitas adalah memperkenalkan dua wilayah terpisah dalam struktur organisasi Polri.
Menurut beliau, dua wilayah tersebut harus diurus oleh seorang Wakapolri masing-masing. Ada dua wilayah yang menjadi fokus Adrianus yaitu wilayah barat dan timur. Setiap daerah akan mempunyai kepala Kepolisian sendiri yang berfungsi sebagai pemimpin untuk setiap wilayah tersebut.
Adrianus percaya bahwa jika diadakan perubahan demikian, tidak hanya dapat meningkatkan koordinasi dalam penyelidikan dan penangkapan penjahat tapi juga mengurangi kecenderungan patron-klien yang telah memporburukan kepolisian.
Menurut beliau, dua wilayah tersebut harus diurus oleh seorang Wakapolri masing-masing. Ada dua wilayah yang menjadi fokus Adrianus yaitu wilayah barat dan timur. Setiap daerah akan mempunyai kepala Kepolisian sendiri yang berfungsi sebagai pemimpin untuk setiap wilayah tersebut.
Adrianus percaya bahwa jika diadakan perubahan demikian, tidak hanya dapat meningkatkan koordinasi dalam penyelidikan dan penangkapan penjahat tapi juga mengurangi kecenderungan patron-klien yang telah memporburukan kepolisian.