KPK Periksa Pegawai DJP Jakut & PT Wanatiara terkait Kasus Suap

KPK melancarkan serangan baru dalam menghadapi korupsi di Jakarta Utara. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Penilai Pajak Ahli Muda Kanwil DJP Jakarta Utara, Boediono, dan lima pegawai PT Wanatiara Persada sebagai saksi di Gedung Merah Putih.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendalami dugaan suap pengaturan nilai pajak yang sebelumnya telah menjerat Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi Iswahyu. Hal ini dilakukan karena terduga terjadi pengaturan dalam pemeriksaan pajak PT Wanatiara Persada oleh pihak KPP Madya Jakarta Utara.

Boediono telah hadir di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan, tetapi belum menjelaskan mengenai materi pemeriksaan yang akan digali dari dirinya. Sementara itu, lima saksi lainnya yang merupakan pegawai PT Wanatiara Persada telah diperiksa, yaitu Vera Cahyadi dan Silvi Farista Zulhulaifa sebagai Accounting Staff, Asisso Noor Sugono sebagai Manager Akuntansi, Firman sebagai Translator, dan Yurika sebagai Manajer Keuangan.

Namun, belum ada keterangan dari kehadiran Yurika. KPK telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus ini, termasuk Dwi Budi Iswahyu, Agus Syaifudin, Askob Bahtiar, Abdul Kadim Sahbudin, dan Edy Yulianto.

KPK juga telah melakukan penahanan terhadap para tersangka untuk 20 hari pertama sejak tanggal 11-30 Januari 2026. Penahanan dilakukan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK.
 
Aku ga percaya sama kasus ini, apa benar kalau ada korupsi lagi di Jakarta Utara? KPK pasti harus bisa menangkap siapa-siapa yang terlibat, tapi siapa tahu itu juga salah tujuan atau sesuatu yang dipaksakan oleh pihak lain. Dan 20 hari penahanan? Tadi aku lihat video Boediono di acara talk show, dia lucu banget! Aku rasa itu tidak adil, dia harus diberikan kesempatan untuk menjelaskan apa yang telah terjadi.
 
Aku pikir kasus ini seru banget, tapi aku masih ragu-ragu kalau nggak ada bukti yang pasti. Aku melihat Boediono datang ke Gedung KPK, tapi kabarnya dia belum menjelaskan apa-apa tentang materi pemeriksaannya. Aku rasa ini kayak banget aja, tapi aku juga tidak ingin menuduh orang yang nggak ada bukti. Aku masih penasaran, siapa Yurika? Apa dia ada saksi atau apa? Aku harap KPK bisa menjelaskan dengan jelas tentang kasus ini nanti.
 
Kalau nggak salah, ada kasus korupsi yang ganda sekali di Jakarta Utara, aja 🤯. Ada dugaan suap pengaturan nilai pajak yang parah, dan kini KPK sedang serangannya baru. Saya pikir ini adalah contoh bagus dari kebijakan pemerintah untuk melawan korupsi, tapi apa yang penting adalah harus ada bukti-bukti yang cukup untuk menangkap para tersangka tersebut.

Saya juga penasaran mengenai Yurika, pegawai PT Wanatiara Persada yang belum hadir di Gedung KPK. Apakah dia ada alasan tertentu untuk tidak hadir? Saya harap KPK bisa menjelaskan lebih lanjut tentang ini nanti.
 
Aku pikir ini salah tempat, ya? Korupsi lagi terjadi di mana-mana. Aku harap KPK bisa menyelesaikan kasus ini dengan cepat agar tidak ada korban lain. Saksi-saksi yang diperiksa harus jujur dan tidak boleh berbicara tentang hal ini sebelum waktunya, ya? Aku rasa ini semua terlalu serius, kita harus fokus pada hal positif saja, seperti perjuangan KPK untuk mencegah korupsi. Mungkin kita bisa belajar dari kesalahan-kesalahan ini dan menjadi lebih bijak di masa depan 🤝
 
Pengacara pengacaranya, ya kalau korupsi lagi seret kaya gini, tapi siapa tahu kemudian bisa jadi ada yang terjebak dalam kasus ini aja. Tapi wajar banget sih, KPK harus bertanggung jawab untuk memastikan semua urusan di Jakarta Utara tidak lagi berantakan 🤑👮‍♂️
 
Penggunaan #KPK sebagai lembaga anti korupsi di Indonesia harus diperkuat dengan cara yang efektif! Aku pikir #GedungMerahPutih kini menjadi simbol harapan bagi rakyat Indonesia untuk melawan korupsi. Tapi, perlu diingat bahwa masih banyak hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas KPK. #KorupsiDiJakartaUtara harus diatasi dengan cepat dan pastikan semua pegawai #KPK bekerja sama dengan baik! 😊💼
 
ya benar sih, pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK ini sangat penting untuk menangani kasus korupsi di Jakarta Utara 🤝. tapi siapa tahu nanti apa jawabannya, apakah dia benar-benar tidak tahu tentang nilai pajak yang dipasang? 🤔
 
Gue pikir ini bukan lagi kasus tentang Dwi Budi Iswahyu aja, tapi juga tentang bagaimana sistem korupsi di Indonesia masih berjalan lancar 😂. Gue bayangkan kalau buatan siapa pun yang suap nilai pajak bisa berlangsung selama ini tanpa ada tindakan apa pun dari KPK. Ini bikin rasa tidak adil sama sekali, siapa yang salah? 🤔 Dan apa dengan Yurika? Apa dia juga mau jadi saksi atau apa? Gue already tired with this 😒
 
kembali
Top