Bupati Pati Sudewo dan 7 Orang Lain Ditangkap KPK dalam Operasi OTT, Korupsi Desa Masih Berkelanjutan
Kemarin, Bupati Pati Sudewo bersama 7 orang lainnya ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Operasi Tangkap Tangan (OTT). Salah satu yang ditangkap adalah dua Camat dan tiga Kepala Desa. Berdasarkan sumber, mereka diduga terlibat dalam dugaan korupsi terkait pengisian jabatan di lingkungan pemerintah desa. Penerimaan-penerimaan tersebut berkaitan dengan pengisian jabatan di pemerintah desa oleh Sudewo sendiri.
Selain itu, Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, menyebut bahwa penangkapan ini juga terkait dengan dugaan korupsi terkait pengisian jabatan di lingkungan pemerintahan. "Ada kaur, ada kasi atau kepala seksi, dan ada juga untuk jabatan sekdes atau Sekretaris Desa," ujar Budi.
Sementara itu, Sudewo sendiri masih berstatus sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api di DJKA Kemenhub. Dia disebut menerima sejumlah uang saat masih menjabat sebagai Anggota DPR.
Dari kejadian ini, dapat dilihat bahwa korupsi desa masih berkelanjutan dan diperlukan upaya yang lebih keras dari pemerintah untuk mengatasi isu ini.
Kemarin, Bupati Pati Sudewo bersama 7 orang lainnya ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Operasi Tangkap Tangan (OTT). Salah satu yang ditangkap adalah dua Camat dan tiga Kepala Desa. Berdasarkan sumber, mereka diduga terlibat dalam dugaan korupsi terkait pengisian jabatan di lingkungan pemerintah desa. Penerimaan-penerimaan tersebut berkaitan dengan pengisian jabatan di pemerintah desa oleh Sudewo sendiri.
Selain itu, Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, menyebut bahwa penangkapan ini juga terkait dengan dugaan korupsi terkait pengisian jabatan di lingkungan pemerintahan. "Ada kaur, ada kasi atau kepala seksi, dan ada juga untuk jabatan sekdes atau Sekretaris Desa," ujar Budi.
Sementara itu, Sudewo sendiri masih berstatus sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api di DJKA Kemenhub. Dia disebut menerima sejumlah uang saat masih menjabat sebagai Anggota DPR.
Dari kejadian ini, dapat dilihat bahwa korupsi desa masih berkelanjutan dan diperlukan upaya yang lebih keras dari pemerintah untuk mengatasi isu ini.