KPAI Beberkan Penyebab Paparan Paham Neo-Nazi pada Anak

Aku pikir apa yang dibicarakan di sini harus diperhatikan oleh kita semua, tidak hanya pihak berwenang atau keluarga. Anak-anak kita sangat rentan terhadap sesuatu yang tidak kita ketahui, dan itu adalah tanggung jawab kita sebagai masyarakat 🤝.

Aku rasa pendidikan literasi ideologi ekstrem harus menjadi prioritas, bukan hanya sekedar edukasi digital. Kita perlu mengajar anak-anak untuk membedakan antara informasi yang benar dan salah, serta bagaimana cara berpikir kritis 🤓.

Keluarga juga harus menjadi faktor penting dalam mendidik anak-anak kita, dengan menanamkan nilai-nilai toleransi, kebhinekaan, dan kemanusiaan sejak dini. Kita tidak bisa membiarkan anak-anak kita terjebak dalam sesuatu yang salah hanya karena kita tidak siap 🤦‍♀️.

Saya pikir itu yang paling penting di sini, bukan tentang siapa yang benar atau salah, melainkan bagaimana kita bisa bekerja sama untuk mencegah anak-anak kita terpapar ideologi ekstrem 💕.
 
Kurang aja cerita di bawah ini nggak bikin kita kekecewa! Kenapa kayaknya banyak anak nggak bisa tahan kontra ide neo-nazi? Mungkin karena gampang banget nonton video yang memecah belah atau netizen yang lebih kuat dari mereka. Tapi, apa yang harus kita lakukan? Kita harus jujur, era digital ini membuat anak-anak terlalu mudah dipengaruhi. Mereka nggak pernah lagi berinteraksi dengan orang lain secara langsung, padahal itu bagian penting dari pendidikan. Sementara itu, kita harus makin waspada dalam memantau konten yang mereka konsumsi dan membuat literasi yang lebih baik untuk mereka.
 
kembali
Top