KP2MI Gaet UI-2 Pemkot, Bangun Ekosistem Tenaga Kerja Berdaya Saing Global

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Indonesia, Pemerintah Kota Depok, dan Pemerintah Kota Sukabumi. Tujuan dari MoU ini adalah membangun ekosistem pekerja migran berdaya saing global yang terlindungi secara menyeluruh.

Mengenai kesempatan tersebut, Menteri KP2MI Mukhtarudin meresmikan Migrant Center Universitas Indonesia dan menandatangani MoU dengan UI sebagai pusat keunggulan. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta standardisasi kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri modern di luar negeri.

Mukhtarudin menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan perwujudan paradigma baru tata kelola pekerja migran. Fokus utamanya adalah transformasi dari tidak sekadar menempatkan tenaga kerja domestik berkeahlian rendah, tetapi juga pekerja migran Indonesia dengan keahlian menengah hingga tinggi yang terlindungi secara menyeluruh.

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia berharap kolaborasi antara KemenP2MI, UI, serta Pemerintah Kota Depok dan Sukabumi dapat menjadi proyek percontohan bagi daerah lain di Indonesia.
 
Kalau lihat MoU ini, nih... sepertinya ada kesan bahwa pekerja migran Indonesia hanya sekedar menempatkan tenaga kerja domestik dengan keahlian rendah. Tapi siapa tau sih, kalau ada kolaborasi yang baik antara KemenP2MI dan UI, maka bisa jadi mereka bisa mengembangkan kompetensi untuk pekerja migran Indonesia agar dapat bersaing di pasar global 🤔.

Saya curious, bagaimana kualitas pendidikan keahlian yang ditawarkan oleh Universitas Indonesia? Apakah benar-benar ada standardisasi kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri modern di luar negeri? Saya ingin tahu lebih banyak tentang hal ini 😊.
 
Saya rasa ini kering banget ya... MoU seperti ini sudah banyak aja, tapi apa yang pasti bukan sih hasilnya yang sebenarnya. Mereka hanya sering-sering aja menandatangani nota kesepahaman, tapi bagaimana caranya nanti mereka bisa membuat kompetensi standardisasi itu nyata? Saya harap kinerja UI dan kedua pemerintahan bisa lebih matang lagi sebelum mereka mulai menerima migrant.
 
hebat banget ya, menteri ini selu-seli aja makin pekerja migran Indonesia semakin maju di dunia kerja 💼🌎! aku senang lihat UI dan pemerintah depok sukabumi ikut terlibat, kalau gini bisa bikin pekerja migran kita lebih siap bersaing di luar negeri. tapi aku masih penasaran apa aja standarisasi kompetensi ini yang dibicarakan, nih? harusnya ada contoh kasus atau sesi pelatihan yang bisa dilihat oleh umum, jadi siapa yang tertarik bikin kerja di luar negeri gak perlu khawatir, kita sudah siap! 🤝🌟
 
Makasih ya goi! Saya rasa ini salah satu langkah yang tepat dari pemerintah untuk mengatasi masalah pekerja migran kita. Seharusnya juga ada standarisasi kompetensi yang wajib diperlakukan semua pekerja, bukan hanya karyawan domestik biasa atau pun pekerja migran. Mereka juga perlu dilindungi dari hal-hal seperti pelecehan, pekerjalan panjang jam, dan lain-lain. Saya harap pemerintah dapat meneruskan langkah ini dan membawa perubahan yang positif bagi semua pekerja di Indonesia! 🙏💼
 
gampang banget kan kalau Uni versi Depok dan Sukabumi ada kerja sama seperti ini. kalau bisa standardisasi kompetensi buat pekerja migran Indonesia, itu berarti banyak lagi yang bisa nantinya... misalnya kalau kita buat kurikulum yang seragam, nanti pekerja migran Indonesia siap diakui di mancanegara! 🤩
 
Aku pikir ini gampang ngebawa Indonesia ke tingkat global ya... kalau kita buat standardisasi kompetensi pekerja migran yang sesuai dengan kebutuhan industri luar negeri, pasti banyak orang luar negeri yang tertarik bekerja di sini. Tapi, aku penasaran siapa yang bakal menjadi perantara antara KemenP2MI dan industri luar negeri... ada yang bilang kalau itu adalah dunia yang berbeda ya... 🤔
 
aku pikir ini bagus sekali, kita harus meningkatkan kualitas pekerja migran kita agar bisa bersaing dengan orang luar negeri. tapi apa yang dibicarakan disini kalau ada orang Indonesia lain di Indonesia yang memiliki keahlian menengah hingga tinggi? mengapa mereka tidak dijadikan sebagai contoh? aku rasa kalau semua orang Indonesia harus menjadi pekerja migran, kita bisa jadi negara dengan ekonomi yang kuat.
 
ini kira-kira apa yang terjadi... siapa yang bilang pekerja migran itu lemah? mungkin kita harus berubah pandangan, ya... tapi aku tidak percaya kalau mou ini akan bisa mengubah banyak hal, hanya karena ada beberapa institusi yang serius juga. kemudian kalau standardisasi kompetensi itulah yang bisa menangkap perhatian luar negeri... tapi bagaimana kalau kita fokus pada kesejahteraan pekerja migran itu sendiri? aku pikir itu yang paling penting...
 
Banyak yang bingung nih, kan? Aku pun bingung, tapi kalau aku pertimbangkan, aku pikir ini gak salah. Aku ingat saat aku masih kecil, aku pernah ngomong dengan ibu aku tentang para pekerja migran di daerah kita. Mereka selalu dianggap sebagai orang kelas bawah, tapi sekarang kalau aku lihat, mereka punya standardisasi kompetensi yang sama seperti orang lain.

Aku pikir ini bagus banget! Jadi, kalau kita bisa membuat para pekerja migran Indonesia terlindungi dan memiliki keahlian yang seragam dengan orang lain di luar negeri, maka aku pikir itu akan membantu mereka untuk lebih berdaya saing.
 
Gak salah kalau kita pikir bahwa ini cuma sekedar pameran yang bikin kita rasa bangga dengan UI aja... tapi janggung, kalau kita lihat lebih dekat, sebenarnya apa yang dimaksud dengan "transformasi" itu? Jadi, apa yang harus dilakukan pekerja migran Indonesia agar bisa dianggap berkeahlian tinggi? 🤔 At least itu yang perlu dijelaskan lebih jelas. Dan, siapa nih yang akan menjadi "standardisator" kompetensi pekerja migran? Tidak ada bukti bahwa ini tidak cuma sekedar cerita yang bikin kita merasa lebih percaya diri... 🙃
 
Gue pikir MoU ini nggak perlu terlalu serius. Apa yang mereka buat sih? Mereka hanya ingin 'sajikan' pekerja migran kita dengan kompetensi sesuai kebutuhan industri luar negeri. Tapi apa itu artinya? Kita punya warga negara Indonesia yang masih kurang banyaknya di luar negeri, tapi mereka tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan pelatihan dan pengalaman kerja yang seragam dengan orang lain. Jadi, mungkin ada cara yang lebih baik untuk membantu mereka ya...
 
Gue pikir ini udah waktunya kita buat sistem proteksi migran lebih baik lagi 🤝🌎. Dengan MoU ini, KP2MI bisa bekerja sama dengan universitas dan pemerintah kota untuk buat kompetensi pekerja migran jadi lebih standar, jadi gak ada yang terlengket ya 😊. Gue harap ini juga bisa membuat pekerja migran Indonesia jadi lebih percaya diri dan dilindungi secara menyeluruh 🙏.
 
Saya pikir ini sangat penting banget! Dengan kolaborasi seperti ini, kita bisa membuat tenaga kerja migran kita lebih kompeten dan terlindungi. Saya harap ada juga fasilitas yang memadai untuk pekerja migran, jadi mereka bisa nyaman bekerja di luar negeri. Kita juga harus memberikan edukasi yang baik sebelum mereka pergi, so mereka tahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana caranya jika ada masalah. Saya rasa ini bukan hanya tentang pekerja migran, tapi juga tentang bagaimana kita bisa meningkatkan standar hidup kita semua 🤝
 
kembali
Top