Bali kotor, bukan karena kelembaban laut? Gubernur Bali I Wayan Koster menjelaskan bahwa sampah yang menumpuk di pantai-pantai di Bali sebenarnya datang dari luar daerah dan berdatangan saat musim hujan. Misalnya, di Pantai Kuta, sampah kiriman itu tiba saat akhir Desember, Januari, dan awal Februari.
"Jadi, saat hujan, sampah kiriman datangnya dari luar daerah begitu cepat karena arusnya besar," kata Koster. Untuk membersihkan sampah-sampah tersebut memerlukan waktu dua sampai tiga jam.
Namun, Prabowo Subianto menyalahkan kondisi pantai di Bali dan mengatakan bahwa Indonesia indah namun dia mau datang ke tempat yang kumuh. "Bali so dirty now. Bali not nice," kata Presiden itu.
Ia menyebutkan saat berkunjung ke Korea Selatan, pejabat tersebut mengatakan kondisi pantai di Bali sangat kotor akibat sampah. "Bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah?" tanya Prabowo.
"Jadi, saat hujan, sampah kiriman datangnya dari luar daerah begitu cepat karena arusnya besar," kata Koster. Untuk membersihkan sampah-sampah tersebut memerlukan waktu dua sampai tiga jam.
Namun, Prabowo Subianto menyalahkan kondisi pantai di Bali dan mengatakan bahwa Indonesia indah namun dia mau datang ke tempat yang kumuh. "Bali so dirty now. Bali not nice," kata Presiden itu.
Ia menyebutkan saat berkunjung ke Korea Selatan, pejabat tersebut mengatakan kondisi pantai di Bali sangat kotor akibat sampah. "Bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah?" tanya Prabowo.