Koster: Gondola Turyapada Tower Aman Meski Lokasi Proyek Longsor

Minggu lalu, Kecamatan Sukasada di Kabupaten Buleleng, Bali mengalami banjir dan longsor yang sangat parah. Salah satu lokasi yang terkena dampak adalah tebing proyek pembangunan Turyapada Tower di Desa Pegayaman. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, longsor tersebut menimpa rumah dan warung warga dengan nilai kerusakan mencapai Rp35 juta atau dikategorikan sebagai kerusakan berat. Pemilik rumah juga terpaksa mengungsi.

Tebing proyek Turyapada Tower yang longsor tidak diperkuat dengan sandaran, sehingga menimpa bangunan warga yang memiliki ukuran 15 meter dan lebar 8 meter. Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan bahwa lokasi longsor berada 50 meter dari lokasi Turyapada Tower, yaitu lahan yang akan dibebaskan untuk pembangunan fasilitas gondola menuju Turyapada Tower.

Koster juga menyatakan bahwa dokumen mengenai luasan tanah yang akan digunakan untuk gondola masih disusun. Namun, dia memperkirakan gondola Turyapada Tower akan memiliki lintasan sepanjang lebih dari 900 meter. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa, mengatakan bahwa setidaknya sebanyak 47 rumah warga terdampak banjir atau kemasukan air lumpur akibat hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Sukasada pada Minggu lalu.
 
Pengembangan pariwisata di Bali harus ditekankan pada keamanan dan keselamatan, ya? Banjir dan longsor itu ngga bisa dihindari jika tidak ada peringatan yang tepat. Gubernur Koster harus memastikan bahwa dokumen yang dibutuhkan untuk proyek Turyapada Tower sudah lengkap dan akurat. Sementara itulah, warga Sukasada masih harus menghadapi dampak banjir yang parah dan ngga ada yang nyaman lagi di rumah-rumuhanya... 💔🌪️
 
Banget kan betapa parahnya longsor dan banjir di Sukasada lama minggu? Saya masih teringat ketika aku pergi ke Desa Pegayaman untuk mengunjungi teman-temanku, tiba-tiba tebing proyek Turyapada Tower mulai runtuh. Aku terkejut banget! Saya hanya berlari-lari sambil memikirkan bagaimana aku bisa membantu teman-teman saya yang dipengaruhi kerusakan akibat longsor itu. Setelah peristiwa itu, aku juga sangat peduli dengan keamanan dan keselamatan masyarakat di Bali. Kalau punya niat baik, kita harus terus berusaha untuk menghindari masalah seperti ini, ya? 🤕
 
ini trus banget kaget banget ya... banjir dan longsor di sukasada... siapa aja yang terlibat nggak harus bertanggung jawab... itu bukan cuma tebing proyek pembangunan tujuan aja, tapi juga rumah warga yang terkena dampak... 35 juta rupiah kerusakan saja... aku pikir ini punya hubungan dengan proyek tujuan apa sih??
 
Wahhh, ini benar-benar berbahaya ya! Banjir dan longsor di Bali lagi-lagi terjadi... aku rasanya tidak percaya kalau pembangunan Turyapada Tower itu bisa dilakukan tanpa memperhatikan keamanan dan keselamatan warga yang hidup disekitarnya. 50 meter dari tebing proyeknya sih, tapi bagaimana kalau banjir lagi? Aku khawatir sekali ya... apa yang harus dilakukan warga? Bagaimana bisa gondola itu bisa dioperasikan kalau masih banyak korban dampak banjir?
 
Gue rasa kalau pembangunan gondola di Turyapada Tower itu harus lebih teliti dulu, ya? Gue juga khawatir banjir dan longsor lagi bisa terjadi, karenanya kita harus memperhatikan lebih baik lagi. Dan siapa tahu kerusakan yang dialami oleh warga itu seharusnya dipertanggungkan oleh pembangunan yang bertanggung jawab itu aja 🤔
 
Hehe, ya kan banjir di Buleleng ini seperti drama Korea, kan aja longsor itu juga bule-bule! Saya pikir gondola Turyapada Tower itu nanti seperti jembatan yang terbang, waktunya ngobrol dengar konsepnya apa. Dan siapa sih yang bilang bahwa 900 meter gondola itu bisa tidak rapih? Hehe, aja sementara warga harus keluar rumah karena banjir, kan kayaknya kerusakan tanah itu sudah cukup berat. Saya rasa pemerintah harus ngobrol dengar bagaimana cara mengatasi banjir di Bali ini, tolong jangan nunggu hujan lagi, hehe!
 
Gue sih sangat bingung kan deh banjir dan longsor itu di desa Pegayaman Buleleng... Gue punya temen yang tinggal di sana, kabarnya dia harus pindah ke tempat lain karena rumahnya rusak banget... Gue juga lihat foto-foto yang di post oleh temen-temen gue, kayaknya deh tebing proyek Turyapada Tower itu sudah longsor banget... Gue khawatir kawan-kawan yang tinggal di sana akan kesulitan memperbaiki rumah-rumah mereka, tapi gue juga harap gubang Bali bisa cepat menyelesaikan proyek Turyapada Tower itu, supaya tidak ada korban lagi...
 
Wah, banjir dan longsor di Kecamatan Sukasada itu sangat parah lah 🤯! Aku rasa pemerintah kabupaten Buleleng harus segera selesaikan dokumen luasan tanah yang akan digunakan untuk proyek gondola Turyapada Tower, nanti tidak mau kejadian seperti ini lagi, kan? Aku pikir pembangunan di lokasi yang sudah terkena dampak banjir dan longsor itu tidak tepat, jadi aku harap pemerintah kabupaten bisa mencari alternatif lain, misalnya di lokasi yang lebih aman, ya 🤞.
 
waaahhh... apakah sih pembangunan Turyapada Tower tidak perlu analisa terlebih dahulu?? lokasi tebingnya memang dekat2 dengan rumah warga, tapi kayaknya harus ada prioritas yang lebih utama dulu, misalnya keamanan dan keselamatan warga. kalau gondola itu bisa jadi bikin lebih parah lagi banjir nanti... dan 47 rumah terdampak juga banyak deh.. siapa sih yang bertanggung jawab utama kayaknya?
 
Gue penasaran kenapa proyek pembangunan Turyapada Tower di Bali jadi terlambat sehingga tebingnya tidak diperkuat dengan sandaran? Ini sama sekali tidak pantas! 🤯 Lahan yang dibebaskan untuk gondola itu apa, sih? Gue rasa ini salah jalur dan harus diubah. Masyarakat setempat sangat kesulitan karena banjir dan longsor, kini malah ada proyek yang harus diantisipasi lebih dulu. Apa sih tujuan dari semua ini? 🤔
 
Pembangunan Turyapada Tower itu terlalu parah banget... 50 meter dari lokasi longsor dan masih diperkirakan akan memiliki lintasan gondola lebih dari 900 meter? Itu seperti memukul warga pegayaman lagi... Kalau tidak mau pindah, siapa yang akan membantu mereka? Pemilik bangunan warga juga harus bertanggung jawab atas keselamatan orang-orang di sekitarnya...
 
Maksudnya kalau longsor itu bikin kita sadar betapa pentingnya memeriksa hal-hal kecil dalam proyek-proyek pembangunan, kan? Kalau aspek pertahanan tebing sudah tidak dipertahankan, maka bisa saja menyebabkan banjir dan longsor seperti ini 😊. Tapi, kalau kita lihat dari segi positif, gondola Turyapada Tower itu akan membawa kesempatan bagi masyarakat untuk melihat keindahan Bali dari atas 🌳. Dan, kayaknya ada kebijakan yang jelas tentang lokasi pembangunan fasilitas tersebut 📝. Jadi, saya yakin proyek ini nanti bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang paling populer di Bali 🔥.
 
Gara-gara banjir dan longsor parah di Kecamatan Sukasada, aq rasa salahnya bukan hanya sama-sama tebing proyek pembangunan Turyapada Tower, tapi juga sama-sama pemerintah Kabupaten Buleleng, kayaknya harus bertanggung jawab lebih baik lagi. Aku pikir kalau gondola Turyapada Tower itu sepanjang 900 meter, nggak cuma menarik aja, tapi juga harus memperhatikan dampak negatifnya untuk warga lokal yang hidup di pinggir tebing. Aku rasa harus ada konfirmasi lebih dulu tentang lokasi yang akan digunakan gondola itu, agar tidak ada yang terkena dampak kerusakan berat seperti yang terjadi pada rumah-wara warga yang menangani banjir dan longsor parah 🤔💡
 
Oooh, kayaknya gondola Turyapada Tower itu gini, kalau kita ngira2 luas tanah yang akan digunakannya itu lumayan luas, tapi apa kebenarannya? Gua pikir kalo luasan tanah yang dibutuhkan untuk fasilitas gondola itu masih kosong, karena di dekat lokasi proyek itu ada tebing longsor, kan? Gua rasa kalau tidak ada peringatan dulu tentang risiko banjir dan longsor, jadi pembangunan gondola itu sebenarnya apa kegunaannya? Dan kok ada 47 rumah warga yang terdampak banjir, ini gimana kalau kita ngira2 luas tanah yang dibutuhkan untuk fasilitas gondola itu lumayan luas? Gua rasa perlu diawasi lebih ketat, ya! 😊
 
kembali
Top