Bali, pantai yang indah tapi dianggap kumuh. Presiden Prabowo Subianto menyebutnya saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor. Kata-kata tersebut memicu langkah tindak dari Gubernur Bali, I Wayan Koster.
Koster langsung bertindak dengan membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk menangani sampah di pesisir pantai. Satgas ini akan melibatkan TNI-Polri, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pendidikan.
"Di Bali, kita akan membentuk satuan tugas untuk berjaga di pantai. Sampah yang datang langsung bisa dibersihkan," kata Koster saat menghadiri Rakornas tersebut. Ia juga menyampaikan harapan agar siswa turut berpartisipasi dalam satgas. Siswa akan diminta ikut membersihkan pantai-pantai di Bali dari sampah yang menumpuk.
Sampah-sampah yang berhasil diangkut nantinya akan dibawa ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang dimiliki oleh Pemprov Bali. Koster berharap satgas ini bisa mengolah sampah dengan baik sehingga pantai-pantai di Bali menjadi lebih indah.
Langkah tindak Koster ini datang sebagai respons cepat atas kesan Prabowo Subianto tentang kondisi pantai Bali yang kotor dan kumuh.
Koster langsung bertindak dengan membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk menangani sampah di pesisir pantai. Satgas ini akan melibatkan TNI-Polri, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pendidikan.
"Di Bali, kita akan membentuk satuan tugas untuk berjaga di pantai. Sampah yang datang langsung bisa dibersihkan," kata Koster saat menghadiri Rakornas tersebut. Ia juga menyampaikan harapan agar siswa turut berpartisipasi dalam satgas. Siswa akan diminta ikut membersihkan pantai-pantai di Bali dari sampah yang menumpuk.
Sampah-sampah yang berhasil diangkut nantinya akan dibawa ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang dimiliki oleh Pemprov Bali. Koster berharap satgas ini bisa mengolah sampah dengan baik sehingga pantai-pantai di Bali menjadi lebih indah.
Langkah tindak Koster ini datang sebagai respons cepat atas kesan Prabowo Subianto tentang kondisi pantai Bali yang kotor dan kumuh.