Korban Ungkap Modus Penipuan Investasi Kripto Seret Nama Timothy Ronald dan Kalimasada

Korban Kasus Investasi Kripto Tertangkap, Muncul Modus Penipuan Seret Nama Timothy Ronald dan Kalimasada

Sebuah kasus penipuan investasi kripto yang menyeret nama Timothy Ronald dan Kalimasada akhirnya menemukan korban. Seorang korban yang bernama RR melaporkan dirinya menjadi korban dugaan penipuan ini.

Menurut RR, ia tertarik dengan promosi di media sosial dan YouTube yang menyatakan memiliki win rate hingga 90 persen. Ia kemudian bergabung ke Akademi Crypto pada tahun 2025. "Pada prinsipnya, modus operandinya sama. Di mana pertama kali tergoda, mendapatkan iklan dari sosial media. Kemudian membuka YouTube, terus lewatlah apa namanya tuh FYP istilahnya kan, diklik," kata RR.

Pemeriksaan di Polda Metro Jaya berlangsung hampir 10 jam dan menyebutkan bahwa modus penipuan ini sama untuk korban-korban lain. Penyidik menggunakan 43 pertanyaan sementara korban menyerahkan 16 alat bukti, termasuk bukti ancaman, kerugian, keanggotaan Akademi Crypto, dan materi ajakan.

RR mengakui bahwa ia mengalami kerugian mencapai sekitar Rp 1,8 miliar. Ia juga menyatakan bahwa modus penipuan ini sama dengan korban-korban lain yang datang ke pihaknya. "Rata-rata korban yang datang ke kita adalah orang-orang yang mengalami kerugian. Enggak ada keuntungan. Kalau untung pasti mereka enggak datang ke kita," kata RR.

RR berharap kebenaran dapat terungkap melalui proses hukum yang berjalan. "Ya semoga semua kebenaran bisa terungkap. Itu aja," ucapnya.
 
Mengenai kasus penipuan investasi kripto ini, perlu diingat bahwa konsumen harus sangat berhati-hati saat tertarik dengan promosi yang terlalu menjanjikan. Modus operandi seperti ini pasti menggunakan teknik manipulasi yang canggih untuk membuat korban percaya. Itu mengapa penting bagi kita semua untuk tetap kritis dan tidak terburu-buru dalam memutuskan apakah investasi itu baik atau tidak.

Kalau saya lihat, modus penipuan ini sangat mirip dengan kasus-kasus sebelumnya yang telah terjadi di Indonesia. Mereka selalu menggunakan promosi yang menjanjikan dan membuat korban percaya. Jadi, kita harus waspada dan tidak biarkan diri kita tertarik oleh iklan-ikon yang tidak jelas.

Saya harap korban-korban seperti RR dapat mendapatkan bantuan yang cukup dari pihak berwenang dan dapat memperoleh kebenaran tentang apa yang telah terjadi. Itu penting untuk mencegah kasus-kasus penipuan ini terjadi lagi di masa depan 💡
 
ini kasus yang seru banget, kalau ga sengaja kalian tertarik dugaan promo kripto dari sosial media atau YouTube, jangan tergoda. aku bilang kalau 90 persen win rate itu jujur bukan kebenaran. kalau benar memang seperti itu, siapa yang ingin menjadi korban? aku rasa pihak penyelidiknya bisa lebih cerdas, cari tahu dari mana aja promo ini berasal dan siapa yang bikin promonya. tapi kalau ada satu hal yang jelas, kita harus waspada dengan promo-promo seperti itu.
 
Aku pikir kalau ada cara untuk mencegah kasus seperti ini, aku harus jadi korban sendiri dulu kan?

Tapi serius, aku rasanya sangat marah ketika melihat orang-orang tertipu dengan promosi yang palsu. Kalau kamu tertarik dengan suatu hal, pastikan kamu lakukan riset dulu ya!

Aku juga bingung kalau mereka bisa membuat win rate hingga 90 persen itu benar-benar apakah benar? Aku rasa itu cara penipuan yang sangat mudah dilakukan.

Dan kalau mereka memang berhasil menangkap korban, aku harap pihaknya juga dapat menemukan orang-orang yang melakukan penipuan ini dan dihadapi hukumnya ya!
 
Yah, kalau gini punya orang yang ingin investasi kripto, pasti harus cermat banget. Kamu nggak bisa tergoda dengan iklan yang asyik dan promise win rate hingga 90 persen. Nah, kalau aku lihat kejadian ini, modus penipuan seret nama Timothy Ronald dan Kalimasada ini mirip banget dengan kasus-kasus lain. Penting banget kamu nggak menyerah pada promosi seperti itu, tapi coba cari tahu lebih lanjut tentang perusahaan yang kamu ingin investasi. Aku berharap korban-korban lain yang terkena penipuan ini bisa mendapatkan bantuan dan kebenaran di akhirnya 😊👍
 
aku seneng banget sama kisah ini, tapi aku nggak paham kenapa korban seringkali gak memiliki proof document apa lagi bukti ancaman? siapa sapa yang mau menipu orang lain denga iklan online dan akhirnya ngeliatin konsekuensinya. aku rasa modus penipuan ini sangat serius, jadi kita harus hati-hati saat ngiklik link atau melihat video di media sosial.
 
Maaf ya, kalau lihat kasus ini ternyata modus penipuan sama-sama! Seperti apa sih, bagaimana mereka bisa jadi begitu ambisius untuk curang orang banyak? Kalo aku duduk di rumah ngerasa nyaman banget kalo nggak ada kerugian. Tapi kalau orang lain terburu-buru untuk berinvestasi tanpa ngerti apa yang mereka lakukan, itu memang salah pilihan.

Aku pernah dengar ada sih cara cuman nantikan beberapa harapan hasil dan siapa tahu ya bisa jadi raya kaya! Tapi kalau benar-benar tidak ada hasil? Hmm, aku pikir kalau lebih baik kalo jangan terburu-buru. Cari tahu dulu apa yang kamu lakukan sebelum menanamkan uang.
 
ini kasus penipuan investasi kripto lagi-lagi... timothy ronald dan kalimasada serasa menjadi duo penipu yang sukses... tapi ternyata korban itu punya pengalaman nyata... rr dari polda metro jaya ini mengakui bahwa ia juga tertarik dengan promosi yang sama, tapi akhirnya ia jatuh ke dalam kerugian... Rp 1,8 miliar... itu besar banget... dan apa yang mengejutkannya lagi adalah ada banyak korban lain yang juga mengalami kesalahpahaman yang sama... tapi apa yang bisa dilakukan sekarang? hanya menunggu proses hukum yang berjalan... semoga kebenaran akhirnya terungkap... 🤦‍♂️
 
oh iya ga, kasus ini nyeritai banyak korban! modus penipuan Timothy Ronald dan Kalimasada sama kayak modal investasi kripto yang tidak ada asal usulnya. orang-orang tertarik dengan promosi yang tergoda di media sosial, lalu diklik aja 😱. tapi yang penting adalah korban sudah menemukan kebenaran dan melaporkan kasus ini. saya harap proses hukum yang berjalan cepat dan seimbang untuk tidak ada orang yang tertipu lagi 🤞.
 
Wah, kasus ini benar-benar terang dan menyesatkan 🤯! Modus penipuan kalimasada itu memang seret nama dan membuat korban tertarik dengan janji yang banyak. Saya pikir orang-orang yang tertarik dengan promosi seperti itu pasti belum sadar apa yang sebenarnya terjadi di dalamnya 😳.

Saya senang bahwa korban RR akhirnya bisa melaporkan kasus ini dan proses hukum berjalan. Saya harap semua korban lain juga bisa mendapatkan keadilan dan tidak harus mengalami kerugian seperti RR 🤞. Saya juga ingin mengingatkan orang-orang untuk selalu waspada dan cek kembali informasi sebelum memutuskan untuk bergabung dengan program yang terlihat menjanjikan 😊.
 
Kasus investasi kripto ini benar-benar menyerukan perhatian kita semua 🚨. Seorang korban yang bernama RR memang mengalami kerugian mencapai Rp 1,8 miliar karena tergoda oleh promosi di media sosial dan YouTube. Ini sudah menjadi pola yang umum, banyak orang tertarik dengan promosi yang terlalu menjanjikan 🤔.

Saya rasa perlu diingat bahwa tidak ada investasi kripto yang dapat memberikan win rate hingga 90 persen 💸. Itu hanya tipsan penipuan yang digunakan untuk memikat korban. Yang penting adalah kita harus selalu berhati-hati saat terlibat dalam transaksi online dan tidak boleh tertarik dengan promosi yang terlalu menjanjikan 📺.

Saya harap kebenaran dapat terungkap melalui proses hukum yang berjalan, sehingga kita semua bisa belajar dari kesalahan tersebut dan lebih waspada saat terlibat dalam transaksi online 💡.
 
kembali
Top