Seluruh negara Amerika Serikat mengalami kerugian jiwa berat akibat badai salju musim dingin yang melanda wilayahnya dari 23-26 Januari 2026. Menurut laporan resmi, jumlah korban tewas saat ini mencapai sekitar 62 orang, meningkat drastis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Hembusan udara kutub ekstrem menyelimuti wilayah utama negara tersebut, membuat warga masih bersiap menghadapi potensi badai lanjutan. Banyak korban dilaporkan meninggal akibat kepanikan saat berada di luar ruangan dalam cuaca ekstrem. Misalnya, tiga bersaudara berusia 6-9 tahun yang sedang bermain keluarga di luar rumah mereka, jatuh ke dalam kolam es membeku dan meninggal dunia.
Selain itu, seorang pria ditemukan pingsan setelah menyekop salju di jalan masuk rumahnya sebanyak tiga kali, kemudian mengalami serangan jantung. Ia disahkan meninggal akibat hipotermia dan terpapar cuaca dingin ekstrem.
Perangkat berita menemukan bahwa jumlah korban jiwa meningkat tajam di negara bagian-negara bagian yang memiliki suhu tinggi, seperti Carolina Selatan. Di sana, seorang perempuan berusia 96 tahun yang menderita demensia ditemukan pingsan di luar rumahnya setelah tengah malam dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Jumlah korban jiwa menurut negara bagian tersebut mencatat bahwa New York memiliki jumlah kematian tertinggi, dengan total 11 korban. Kita juga tahu bahwa Indiana, Louisiana, Tennessee, dan Texas memiliki jumlah korban yang cukup tinggi.
Hembusan udara kutub ekstrem menyelimuti wilayah utama negara tersebut, membuat warga masih bersiap menghadapi potensi badai lanjutan. Banyak korban dilaporkan meninggal akibat kepanikan saat berada di luar ruangan dalam cuaca ekstrem. Misalnya, tiga bersaudara berusia 6-9 tahun yang sedang bermain keluarga di luar rumah mereka, jatuh ke dalam kolam es membeku dan meninggal dunia.
Selain itu, seorang pria ditemukan pingsan setelah menyekop salju di jalan masuk rumahnya sebanyak tiga kali, kemudian mengalami serangan jantung. Ia disahkan meninggal akibat hipotermia dan terpapar cuaca dingin ekstrem.
Perangkat berita menemukan bahwa jumlah korban jiwa meningkat tajam di negara bagian-negara bagian yang memiliki suhu tinggi, seperti Carolina Selatan. Di sana, seorang perempuan berusia 96 tahun yang menderita demensia ditemukan pingsan di luar rumahnya setelah tengah malam dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Jumlah korban jiwa menurut negara bagian tersebut mencatat bahwa New York memiliki jumlah kematian tertinggi, dengan total 11 korban. Kita juga tahu bahwa Indiana, Louisiana, Tennessee, dan Texas memiliki jumlah korban yang cukup tinggi.