Korban Bertambah, Seorang Perempuan Ngaku Rugi Rp1 M Terkait Dugaan Penipuan Trading Kripto Seret Nama Timothy Ronald

Kasus dugaan penipuan investasi kripto Timothy Ronald kembali menonjol dengan korban baru, yaitu seorang perempuan muda bernama Agnes Stefani (25) yang kehilangan hingga Rp1 miliar. Agnes mengaku sudah terbiasa dengan risiko dan volatilitas pasar selama lima tahun berkecimpung di industri kripto.

Menurutnya, ia bergabung dengan Akademi Crypto karena ingin belajar secara terstruktur dan memiliki pengajar yang kredibel. Namun, keinginannya tersebut tidak pernah ditegakkan karena visi dan misi yang dipaparkan awal-awal retak seiring waktu.

"Win rate yang ditawarkan pasti puluhan persen. Ya, nyata sekali tidak sesuai itu sih," ujar Agnes dalam keterangan kepada VIVA.

Kasus Agnes mirip dengan kasus-kasus lain yang melibatkan Timothy Ronald. Penyelidikan terus berlangsung untuk memastikan bahwa semua korban dikeluarkan dari skema tersebut.

Sementara itu, sebelumnya, korban kasus Timothy Ronald sudah berkembang hingga 11 orang. Pengadilan meminta agar semua korban bergabung dalam proses pengadilan satu sama lain.
 
Oiya kasekali bule timothy ronald ini... siapa tahu udah bule itu nggak lagi terlibat dengan skema penipuannya, tapi korban-korban yang udh kehilangan uangnya ini masih harus nyari nanti. Makasih banget sama akademi crypto yang udh jadi target skema ini, kalau gak ada mereka pasti korban lain lagi yang udh terluka.
 
Kalau udah gini punya korban baru lagi, sepertinya penyebabnya tetap sama aja... penipuan investasi kripto yang sama orang, hasilnya sama saja. Saya rasa perlu ada kebijakan yang lebih ketat untuk menghentikan hal ini. Karena yang terjadi sekarang adalah banyak korban yang kehilangan banyak uang. Dan yang paling berkekhairan adalah korban muda seperti Agnes, dia sudah punya pengalaman dalam investasi kripto, tapi masih terjebak di dalam skema tersebut. Itu sangat tidak adil. Saya rasa perlu ada upaya dari otoritas keuangan untuk memastikan bahwa semua investasi yang terjadi di Indonesia adalah investasi yang sah dan tidak melibatkan penipuan.
 
gak bisa percaya sih kalau ada yang ngaku punya akuntabilitas 100% di pasar kripto 🤯 apa aja kegiatan mereka lagi? sementara korban yang kehilangan uangnya banyak sekali ini masih harus berjuang untuk mendapatkan ganti rugi 💸 aku rasa perlu banget ada otoritas yang bisa mengawasi industri ini agar orang-orang tidak terjebak sama seperti Agnes Stefani lagi 🚨
 
Ughh, skema investasi kripto itu kayaknya nggak ada yang jelas loh! Agnes Stefani udah terbiasa dengan risiko dan volatilitas pasar, tapi dia masih terjebak di dalam skema yang sama seperti korban-korban lain. Aku rasa Timothy Ronald kayaknya bukan orang baik, dia hanya ingin mencuri uang dari orang-orang yang gampangnya dipulihkan. Tapi apa yang bisa dilakukan korban-korban lain ya? Mereka harus bergabung dalam proses pengadilan satu sama lain untuk memastikan bahwa dia tidak bisa lagi menipu seseorang juga. Aku harap korban-korban lain bisa keluar dari skema ini dengan aman dan tidak kehilangan uang lagi. 🤦‍♀️💸
 
Wow 🤯, rasanya korban lagi-lagi jatuh ke dalam tangan penipu yang sama. Interest 😬 bagaimana Akademi Crypto bisa jadi terjadi skema penipuan seperti ini? Hmm 💭. Beliau sudah pernah belajar di sana tapi nggak percaya aja, tapi apa kabar dia? Kalo korban udah banyak, pengadilan pasti harus berhati-hati nih 🙏.
 
iya aja, kasus ini mirip aja dengarkan cerita temen aku yang suka berinvestasi kripto, tapi ternyata dia jadi korban juga 😔. aku pikir itu sebenarnya kesempatan untuk mempelajari dan belajar dari kesalahan orang lain, kayaknya Agnes sudah melakukan hal yang tepat dengan bergabung ke Akademi Crypto, tapi siapa tahu apa yang benar-benar terjadi di balik scene ini. sepertinya investasi kripto memang sangat berisiko, tapi aku rasa itu tidak berarti kita harus menyerah, karena ada banyak sekali contoh orang-orang yang berhasil mendapatkan keuntungan dari pasar kripto 💸.
 
Aku pikir ini salah tempat untuk berinvestasi dana kita! Pasalnya, kripto itu nggak stabil banget. Aku sendiri punya teman yang terkena dugaan penipuan investasi kripto dan dia kehilangan uang hingga 500 juta rupiah! Akhirnya dia harus meminta bantuan dari keluarganya.

Aku rasa lebih baik jika kita fokus untuk berinvestasi di reksa manajemen atau saham yang stabil, bukan kripto yang nggak ada standar. Dan aku juga pikir pengadilan itu harus segera menyelesaikan kasus ini agar semua korban dapat mendapatkan keadilan dan penyesuaian yang wajar.
 
Ueh, aku pikir kripto itu kaya-kaya banget! Tapi nggak, karena aku juga tahu kalau pasar itu super volatil dan tidak ada yang bisa diprediksi. Agnes udah bilang dia sudah terbiasa dengan risiko itu, tapi nggak berarti dia harus kehilangan hingga Rp1 miliar.

Aku rasa kasus ini mirip banget dengan kasus-kasus lain, tapi nggak juga, karena Timothy Ronald itu benar-benar jujur tentang apa yang dia tawarkan? Atau dia cuma cari uang dari korban-nya? Aku tidak tahu, tapi aku yakin bahwa kripto itu perlu diwaspadai.

Tapi, aku juga pikir bahwa Akademi Crypto itu harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi. Mereka harus memberikan informasi yang benar dan transparan kepada para pelanggan mereka. Jadi, aku harap mereka bisa mengatasi kesalahan-kesalahan yang telah terjadi dan menjadi lebih baik lagi di masa depan.
 
Kasus ini banget bumbu... 1 miliar! Makanya harus waspada banget, ya... Kadang-kadang investasi kripto tergoda dengan janji yang terlalu mudah, tapi jangan lupa risikonya bisa gak sedikit... Biar selamat, kita pastikan info2 dari sumber yang kredibel aja...
 
Kasus ini jadi bukti lagi bahwa industri kripto tidak aman banget. Banyak yang tertipu karena tidak ada regulasi yang kuat. Saya pikir Akademi Crypto harus diteliti lebih dekat, apakah mereka memang beroperasi secara ilegal atau hanya tidak transparan. Saya juga curiga dengan rencana untuk semua korban bergabung dalam proses pengadilan satu sama lain, itu bisa jadi strategi untuk mengantisipasi investigasi yang akan datang 😒
 
Makasih dengerin kasus Agnes, nih... Selama ini aku sibuk banget, tapi kalau ada gosip tentang kasus seperti ini, aku langsung nyobain cari informasi lebih lanjut. Tapi nggak bisa dibantu-bantuin sih, ya... Kalau mau mengikuti Akademi Crypto, harus sengaja cari tahu terlebih dahulu reputasinya ya, jangan asal join aja.
 
kembali
Top