Kementrian PDB melaporkan pertumbuhan konsumsi rumah tangga, tetapi ada penurunan. Konsumsi rumah tangga pada triwulan IV/2025 tumbuh sebesar 5,11 persen. Sementara itu, kementrian PDB ini menyatakan kontribusi konsumsi rumah tangga masih menjadi komponen pengeluaran yang berkontribusi besar terhadap ekonomi Indonesia dengan pertumbuhan sebesar 53,63 persen. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan triwulan IV/2024 sebesar 4,98 persen.
Sementara itu, komponen impor pada akhir 2025 melalui konsumsi rumah tangga mengalami kontraksi. Karena itu, kelebihan ini menyebabkan kontribusi terhadap PDB menjadi minus 21,43 persen.
Sementara itu, komponen impor pada akhir 2025 melalui konsumsi rumah tangga mengalami kontraksi. Karena itu, kelebihan ini menyebabkan kontribusi terhadap PDB menjadi minus 21,43 persen.