Kondisi Rumah Radio Bung Tomo Kini: Berubah Total Nyaris Tanpa Jejak

Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan keberadaan Rumah Radio Bung Tomo, yang merupakan situs bersejarah penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Bangunan ini pernah menjadi tempat siaran pejuang Sutomo saat membakar semangat perlawanan Arek-arek Suroboyo pada 1945.

Rumah Radio Bung Tomo awalnya merupakan tempat tinggal seorang pejuang bernama Amin, namun sekarang bangunan tersebut sudah dirobohkan dan diganti dengan gedung baru. Ketua RT 03/RW 03 Kelurahan Tegalsari, Nuning Muji Asih mengonfirmasi bahwa bangunan di Jalan Mawar No 10 itu dulunya adalah Rumah Radio Bung Tomo.

Namun, proses pembongkaran cagar budaya ini terjadi saat masa kepemimpinan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Nuning Muji Asih tidak tahu-menahu soal pembongkaran rumah Radio Bung Tomo karena ia belum menjabat sebagai Ketua RT pada waktu itu.

Proses pembangunan rumah baru di lahan bekas Rumah Radio Bung Tomo sendiri berjalan empat tahun lebih, dan baru rampung tahun 2025 lalu. Bangunan baru tersebut memiliki halaman luas dikelilingi tanaman, tembok hingga pagar setinggi 3-4 meter.

Presiden Prabowo Subianto menuduh kepala daerah tidak memikirkan sejarah dan situs bersejarah yang dibongkar. Ia mengaku prihatin pada keadaan bangunan yang sudah dirobohkan dan diganti dengan gedung baru tanpa ada peringatan atau konsultasi dengan masyarakat.
 
Rumah Radio Bung Tomo apa lagi kayaknya? Siapa tahu sih kalau gak ada orang yang jujur soal pembongkaran cagar budaya itu, tapi sekarangPresiden Prabowo Subianto udah ngomong kayaknya. Kalau aku pikir udah kayaknya dia mau mengingatkan masyarakat Surabaya tentang pentingnya melestarikan sejarah seperti Rumah Radio Bung Tomo. Aku juga penasaran sih kenapa pembangunan gedung baru itu membutuhkan waktu 4 tahun, kayaknya ngga perlu sibuk banget ya? 🤔👀
 
hehe, apa kabar? aku pikir itu kenyataan sejarah yang begitu menarik banget! Rumah Radio Bung Tomo pasti memiliki cerita-cerita penting tentang perjuangan kemerdekaan Indonesia, kayaknya kita harus berusaha untuk menyelamatkannya agar generasi muda bisa tahu lebih banyak tentang masa lalu kita 🙏. aku rasa kalau pemerintah dan kepala daerah Surabaya harus memikirkan kembali apa yang telah dilakukan, biar tidak ada kehilangan budaya lagi 😔. tapi, aku juga pikir Presiden Prabowo Subianto benar-benar prihatin dengan hal ini, karena siapa tahu di masa depan kita bisa membuka kembali Rumah Radio Bung Tomo dan menunjukkannya kepada masyarakat sebagai simbol perjuangan kemerdekaan kita 💪.
 
Makasih presiden buat nyatain peristiwa2 penting seperti Rumah Radio Bung Tomo 🙏. Aku pikir nggak wajar kan kalau bangunan bersejarah dirobohkan tanpa ada pertimbangan dari masyarakat atau lembaga pengeksploitasi budaya 😐. Sejak Wali Kota Tri Rismaharini jadi buleja, aku pikir bangunan-bangunan penting seperti ini langsung gonta-ganti 🤔. Aku harap Presiden Subianto sih bisa buat rencana yang lebih baik2, apalagi kalo nanti ada pejaringan untuk penelitian atau pengembangan kembali situs2 sejarah seperti Rumah Radio Bung Tomo 📚.
 
Aku pikir kalau Presiden Prabowo Subianto terlalu cepat membuang-buang emosi ya? Kalau asah nazar, aku rasa kita bisa melihat ini sebagai peluang bagus untuk mengembangkan kawasan tersebut lebih baik lagi! Bangunan baru itu bisa menjadi pusat budaya atau tempat wisata yang bagus, kan? Kita juga bisa memastikan bahwa masyarakat setempat ikut dipertimbangkan dalam proses pengembangan.
 
ini keren banget sih pembangunan gedung baru di tempat itu, tapi apa salahnya membangun di sini kalau tidak punya arsitektur yang bagus? saya jadi penasaran sih mengapa Presiden Prabowo Subianto begitu prihatin dengan hal ini, mungkin karena kalau tidak ada peringatan atau konsultasi dengar seperti itu tapi saya pikir ini adalah keputusan yang sudah seharusnya dibuat oleh pemerintah daerah Surabaya.
 
Siapa bilang kalau pembongkaran Rumah Radio Bung Tomo itu salah? Mungkin karena bangunan barunya terlihat lebih rapi dan modern, tapi siapa tahu juga ada alasan lain di balik keputusan tersebut. Aku pikir pemerintahan tidak selalu memiliki jawaban yang jelas tentang sejarah bangunan-bangunan penting seperti itu. Mungkin kita harus mencari jawabannya di balik kaca pandangan Prabowo Subianto ya 🤔
 
Wah, kalau nggak siapin konsepsinya dulu, pasti lupa sejaranya sih 🤦‍♂️. Tapi, aku rasa apa yang terjadi di Rumah Radio Bung Tomo itu wajib dipikirin kembali. Iya, bangunan baru itu enak2 banget, tapi kalau kita nggak waspada pada sejaranya sih, kemudian apa? 🤔. Aku rasa perlu ada diskusi lebih lanjut tentang bagaimana mengelolanya situs-situs bersejarah seperti ini. Tidak hanya Presiden Prabowo Subianto yang harus peduli, tapi juga masyarakat dan pemerintahan daerah. Kita harus bisa melihat dari perspektif yang luas sih 🌐.
 
Wah, bisa kayak banget ya siapa ngerusak Rumah Radio Bung Tomo? Saya pikir kalau itu Wali Kota Surabaya aja yang mengaruni, tapi bukannya dia yang bilang pameran Indonesia tahun depan di Surabaya akan menggunakan bangunan bekas ini 🤣. Siapa yang ngerusak rumah radio itu? Mungkin dia yang sama dengan sang Prabowo, kayaknya dia cari sara di mana-mana 😂. Tapi sepertinya kalau Prabowo bilang sih, ada yang salah lah, tapi saya rasa dia cari kesalahan buat ngasih kesempatan berbicara 🤷‍♂️.
 
Pernah pikir siapa yang ngerusak budaya kita? Walaupun Presiden Prabowo Subianto tidak harus jujur, tapi ini kalau bukan karena tekanan dari pihak tertentu? Mungkin ada yang ngebawa uang dan meminta untuk dibongkar situs bersejarah itu. Saya pikir ini salah arah nih, kita harus lebih peduli dengan warisan sejarah kita daripada memikirkan keuntungan sementara waktu. Kita harus bercakap keras dulu sebelum kita terlalu tertarik dengan hal yang jelas tidak penting bagi generasi mendatang 🤔
 
Oiya, kira-kira apa sumber keberadaan Rumah Radio Bung Tomo yang udah dibongkar sih? Maksudnya, kenapa harus dibongkar dulu sebelum ngeluh ke Presiden nih? Kalau udah pernah menjadi tempat tinggal Amin, dan sekarang udah dirobohkan lagi, jadi apa sih yang terjadi? Kenapa tidak sama-sama jangan punya masalah karna udah ada sejarah nih!
 
Gue pikir benar-benar gacor deh kalau Presiden Prabowo Subianto ini. Apa salahnya kalau Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ingin melakukan pembangunan yang modern dan efisien di daerah itu? Kalau ada sejarah penting yang terkait, toh pasti perlu ada konsultasi dulu ya... tapi apakah Presiden ini tahu apa-apa tentang kegiatannya sendiri? Sepertinya dia tidak pernah berkunjung ke tempat itu dan hanya sekadar mengutak-atik isu di media. Siap-siap kalau kebanyakan orang Surabaya juga merasa lega sekarang sudah ada bangunan yang baru... tapi gue masih berharap bahwa Rumah Radio Bung Tomo bisa dibuka kembali dan jadi tempat wisata yang bagus lagi! 🤔
 
Kalau siapa tahu, Bangsa Belanda gini punya masalah sama bangsa kita juga, kan? Tapi jangan dibawa ke situasi ini, apa yang penting adalah kenapa dia tidak memikirkan sejarah dan situs bersejarah itu. Aku pikir Wali Kota Surabaya itu sibuk dengan hal lain, sih... 🤔
 
kembali
Top