Penjualannya seperti halnya bahan bangunan lainnya, kini sedang mengalami lesu. Pada beberapa toko genteng di Jakarta Timur, terdapat hanya dua toko yang masih beroperasi, dan dari lima toko tersebut, banyak toko pun harus ditutup karena tidak bisa lagi memenuhi permintaan.
"Penjualan genteng turun drastis, bahkan sudah jarang ada pelanggan datang ke toko saya. Sekarang, hanya sekitar 5 buah saja yang dapat dijual, dibandingkan dahulu ratusan juta yang bisa dijual," kata Hasan, pedagang di Genteng Pelita.
"Penjualan genteng turun drastis, bahkan sudah jarang ada pelanggan datang ke toko saya. Sekarang, hanya sekitar 5 buah saja yang dapat dijual, dibandingkan dahulu ratusan juta yang bisa dijual," kata Hasan, pedagang di Genteng Pelita.