Pergantian kepemimpinan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diperdebatkan oleh beberapa pemangku kepentingan, tetapi secara umum dinilai tidak mengganggu stabilitas pasar modal dan sektor jasa keuangan. Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, menekankan bahwa pengunduran diri empat pejabat OJK merupakan keputusan profesional yang patut dihormati.
Misbakhun mengatakan bahwa keputusan tersebut perlu dipahami sebagai bentuk tanggung jawab profesional dan menunjukkan standar integritas dalam lembaga keuangan negara terus diperkuat. Selanjutnya, ia menyebutkan bahwa OJK telah mengambil tindakan cepat dalam menetapkan pejabat pengganti untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan dan operasional lembaga.
"Mekanisme internal OJK berjalan dengan baik dan responsif, seluruh fungsi pengawasan, perlindungan konsumen, dan pengaturan pasar tetap berjalan normal," kata Misbakhun. Ia juga menganggap langkah cepat OJK ini menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar bahwa stabilitas sistem keuangan terjaga.
Dalam konteks pasar modal, transisi tersebut menjadi momentum untuk mempercepat penajaman kebijakan tata kelola dan transparansi, sejalan dengan praktik terbaik internasional. Misbakhun juga menegaskan fundamental ekonomi Indonesia memiliki resiliensi dan tetap solid, sehingga ia mengimbau pelaku pasar tetap tenang dan menilai perkembangan yang ada secara objektif sebagai bagian dari proses penguatan kelembagaan.
Transisi ini justru menunjukkan kedewasaan institusi dan keseriusan Indonesia dalam menjaga kredibilitas sektor keuangan. DPR akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan reformasi berjalan dan stabilitas pasar tetap terjaga, kata Misbakhun.
Misbakhun mengatakan bahwa keputusan tersebut perlu dipahami sebagai bentuk tanggung jawab profesional dan menunjukkan standar integritas dalam lembaga keuangan negara terus diperkuat. Selanjutnya, ia menyebutkan bahwa OJK telah mengambil tindakan cepat dalam menetapkan pejabat pengganti untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan dan operasional lembaga.
"Mekanisme internal OJK berjalan dengan baik dan responsif, seluruh fungsi pengawasan, perlindungan konsumen, dan pengaturan pasar tetap berjalan normal," kata Misbakhun. Ia juga menganggap langkah cepat OJK ini menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar bahwa stabilitas sistem keuangan terjaga.
Dalam konteks pasar modal, transisi tersebut menjadi momentum untuk mempercepat penajaman kebijakan tata kelola dan transparansi, sejalan dengan praktik terbaik internasional. Misbakhun juga menegaskan fundamental ekonomi Indonesia memiliki resiliensi dan tetap solid, sehingga ia mengimbau pelaku pasar tetap tenang dan menilai perkembangan yang ada secara objektif sebagai bagian dari proses penguatan kelembagaan.
Transisi ini justru menunjukkan kedewasaan institusi dan keseriusan Indonesia dalam menjaga kredibilitas sektor keuangan. DPR akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan reformasi berjalan dan stabilitas pasar tetap terjaga, kata Misbakhun.