Komisi XI DPR RI telah menetapkan Thomas Djiwandono sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dengan memanfaatkan musyawarah mufakat dalam rapat internal komisi. Pemilihan ini diambil secara resmi dan akan dibawa ke dalam rapat paripurna DPR RI untuk disahkan.
Misbakhun, Ketua Komisi XI DPR RI, menyatakan bahwa Thomas dipilih karena kemampuan dan visi strategisnya. Ia juga menjelaskan bahwa Thomas memiliki kapasitas yang mumpuni dalam membangun sinergi antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal.
Saat ini ada isu tentang kekerabatan Thomas dengan Presiden Prabowo Subianto, namun Misbakhun menegaskan bahwa BI bekerja berdasarkan Undang-Undang dan prinsip kolektif kolegial dalam Dewan Gubernur. Ia juga menyatakan bahwa penekanan Thomas pada profesionalisme menjadi salah satu hal yang kuat.
Thomas telah mengungguli dua kandidat lainnya, yaitu Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro, dalam uji kelayakan dan kepatutan yang digelar Komisi XI DPR RI.
Misbakhun, Ketua Komisi XI DPR RI, menyatakan bahwa Thomas dipilih karena kemampuan dan visi strategisnya. Ia juga menjelaskan bahwa Thomas memiliki kapasitas yang mumpuni dalam membangun sinergi antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal.
Saat ini ada isu tentang kekerabatan Thomas dengan Presiden Prabowo Subianto, namun Misbakhun menegaskan bahwa BI bekerja berdasarkan Undang-Undang dan prinsip kolektif kolegial dalam Dewan Gubernur. Ia juga menyatakan bahwa penekanan Thomas pada profesionalisme menjadi salah satu hal yang kuat.
Thomas telah mengungguli dua kandidat lainnya, yaitu Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro, dalam uji kelayakan dan kepatutan yang digelar Komisi XI DPR RI.