Dalam rapat antara Komisi III DPR RI dan BNN, anggota tersebut menggelar sorotan pada fenomena gas yang semakin populer di kalangan remaja, Whip Pink. Menurut Abdullah dari Fraksi PKB, hal ini seperti sisi lain dari pergeseran gaya hidup anak muda yang sekarang lebih fokus pada aktivitas positif. Namun, dia khawatir bahwa jenis-jenis narkoba tersebut dapat membahayakan dan bahkan memiliki label halal.
Dia juga menegaskan pentingnya dukungan anggaran yang kuat bagi BNN untuk melindungi kecerdasan bangsa dari ancaman seperti itu. Sementara itu, Aboe Bakar Al-Habsyi mengingatkan masih besarnya ancaman jaringan narkotika yang beroperasi dari dalam lembaga pemasyarakatan.
Indonesia kini menjadi sasaran pasar narkoba internasional karena jumlah barang bukti yang disita BNN begitu besar. Dia menilai ini sebagai pertanda bahwa Indonesia sedang disasar sebagai market narkoba internasional.
Dalam rapat tersebut, habib aboe juga menyoroti usulan pengadaan sarana drug signature analysis senilai Rp55,74 miliar yang dapat mendeteksi jaringan sindikat internasional. Namun, dia mempertanyakan apakah alat tersebut mampu mendeteksi bahaya Whip Pink yang memicu efek euforia.
Rikwanto juga mempertanyakan kedudukan hukum Whip Pink dalam regulasi narkotika nasional. Dia mengingatkan bahwa penggunaan Whip Pink mulai menggejala dan berpotensi meluas jika tidak segera ditindak secara tegas.
Sementara itu, Kepala BNN, Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa gas N₂O dalam tabung whip pink bukan termasuk zat narkotika. Dia juga mengimbau semua lapisan masyarakat untuk mengawasi peredaranya karena secara regulasi memang zat ini belum diatur sebagai narkotika.
Namun, dia juga menekankan pentingnya penindakan tegas terhadap ancaman seperti Whip Pink yang dapat membahayakan kesehatan dan kehidupan masyarakat.
Dia juga menegaskan pentingnya dukungan anggaran yang kuat bagi BNN untuk melindungi kecerdasan bangsa dari ancaman seperti itu. Sementara itu, Aboe Bakar Al-Habsyi mengingatkan masih besarnya ancaman jaringan narkotika yang beroperasi dari dalam lembaga pemasyarakatan.
Indonesia kini menjadi sasaran pasar narkoba internasional karena jumlah barang bukti yang disita BNN begitu besar. Dia menilai ini sebagai pertanda bahwa Indonesia sedang disasar sebagai market narkoba internasional.
Dalam rapat tersebut, habib aboe juga menyoroti usulan pengadaan sarana drug signature analysis senilai Rp55,74 miliar yang dapat mendeteksi jaringan sindikat internasional. Namun, dia mempertanyakan apakah alat tersebut mampu mendeteksi bahaya Whip Pink yang memicu efek euforia.
Rikwanto juga mempertanyakan kedudukan hukum Whip Pink dalam regulasi narkotika nasional. Dia mengingatkan bahwa penggunaan Whip Pink mulai menggejala dan berpotensi meluas jika tidak segera ditindak secara tegas.
Sementara itu, Kepala BNN, Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa gas N₂O dalam tabung whip pink bukan termasuk zat narkotika. Dia juga mengimbau semua lapisan masyarakat untuk mengawasi peredaranya karena secara regulasi memang zat ini belum diatur sebagai narkotika.
Namun, dia juga menekankan pentingnya penindakan tegas terhadap ancaman seperti Whip Pink yang dapat membahayakan kesehatan dan kehidupan masyarakat.