ini kabar yang banyakin memalukan, Israel memukul markas kemanusiaan di Yerusalem, bagaimana bisa seperti ini? konflik di mana-mana, tapi kemanusiaan jadi siapa-siapa. aku rasa ini bukan kepentingan kita semua, tapi kenyamanan dan kebebasan dari perang yang tidak berakhir.
saksi ini memang menguntungkan pemain konflik, tapi bagaimana kalau saksi itu ada di sini, di Indonesia? kita harus pikir apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah hal seperti ini terjadi lagi. kita tidak boleh hanya menonton dari jauh, tapi harus ambil tindakan.
aku rasa ini juga tentang kita sendiri, kita Indonesia, bagaimana kita menghadapi konflik di tengah-tengah dunia. kita harus lebih bijak, lebih sabar, dan lebih peduli dengan kepentingan umat manusia.