KNKT Ungkap Pesawat ATR 42-500 Punya Sistem Pendeteksi Gunung

Pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Sulawesi Selatan pada Sabtu lalu sebenarnya dilengkapi dengan sistem peringatan dini untuk mendeteksi keberadaan gunung. Sistem tersebut bernama Terrain Awareness and Warning System (TAWS). Menurut Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono, TAWS bertujuan memberikan peringatan kepada pilot ketika pesawat berada dalam jarak berbahaya dengan medan atau kontur permukaan bumi.
 
Saya pikir salah satu masalahnya adalah perencanaan penerbangan di Indonesia masih sangat kaku. Kita harus lebih proaktif dan menggunakan teknologi terkini seperti sistem TAWS ini untuk menghindari kecelakaan pesawat seperti yang terjadi di Sulawesi Selatan beberapa hari lalu 🤦‍♂️. Tidak hanya itu, kita juga harus meningkatkan kesadaran pilot dan penerbangan dalam menggunakan sistem ini dengan benar. Kita tidak boleh lagi membiarkan teknologi kami menjadi semacam 'penjaga keamanan' yang lemah 😒.
 
Sistem TAWS itu sebenarnya sudah lama dipasang di pesawat itu tapi apa keajaibannya masih terjadi kecelakaan? Apa lagi, pesawat yang mengalami kecelakaan itu seharusnya ada catatan atau log dari sistem tersebut sih, agar bisa melihat apakah ada kesalahan pada pilot atau system peralatan yang salah. Sepertinya ini bukan hal yang sederhana dan bisa menyinggung hati kita netizen... harusnya ada pengawasan yang lebih ketat dari pihak regulator agar ini tidak terulang lagi 💔
 
Gue rasa kayaknya kecelakaan itu gak sempurna dibilang kesalahan pilot aja, karena pesawat itu udah dilengkapi dengan sistem peringatan dini TAWS ya 🤔. Makanya, gue pikir pilot itu udah melakukan cara terbaik yang mungkin saat itu, yaitu menghubungi controller untuk mendapatkan informasi tentang lokasi gunung tersebut. Jika pilotnya lebih berpengalaman, pasti gak akan kehabisan waktu untuk mendapatkan informasi itu, karenanya akses ke layar radar dan informasi lain juga harus diaktifkan. Tapi, saya rasa sistem TAWS itu gak sempurna banget, karena udah terbukti tidak bisa mencegah kecelakaan itu 😔.
 
Sistem TAWS itu nih, benar-benar nggak asalnya? Kalau benar diimplementasikan, kenapa kalau ada pilot lupa ngepak kayaknya aku akan terkejut banget 😂. Nah, aku pikir sih sistem ini harus diuji terlebih dahulu sebelum dipasang pada pesawat utama. Bayangkan aja kalau ada pilot yang lupa ngeparkir mobil dan terjatuh ke kolam, kayak gitu kayaknya dengan TAWS 😂. Aku ingin melihat data penggunaan sistem ini sebelum benar-benar percaya.
 
Kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan itu benar-benar menyesuaikan kita untuk tidak tak terasa 😱. Jika pilot itu memakai sistem TAWS, pasti ia sudah mendapat peringatan dulu dari sistem tersebut, tapi sepertinya pilot itu tidak memperhatikannya, kayak gila 🤦‍♂️. Siap-siap saja, tapi siap-siap dengan informasi yang benar, itu kunci ya 📚.
 
Saya kayaknya penggunaan sistem TAWS di pesawat itu nggak cukup. Karena, siapa tahu bagaimana kondisi medan saat itu benar-benar? Mungkin ada batu atau tanah yang tidak terlihat dari jarak 1000 meter. Dan pilot masih bisa salah arah dan masuk ke dalam hambatan tersebut... 🤔

Saya rasa pemerintah nggak sengaja membiarkan sistem ini, karena kalau benar-benar efektif, maka tidak pernah terjadi kecelakaan seperti itu. Dan pilot-pilot di Indonesia, kita semua tahu bahwa mereka pintar banget... tapi masih bisa salah arah. Saya ingin lihat pengujian lebih lanjut terhadap sistem ini, kalau nggak karena ada yang salah dengan pilotnya... 😕
 
Hebat banget kayaknya sistem TAWS yang ada di pesawat itu 🤯. Kalau sebenarnya dilengkapi, apa artinya? Makanya kecelakaannya terjadi, kan? Semoga ada pembahasan lebih lanjut tentang bagaimana TAWS itu benar-benar bisa mencegah kecelakaan seperti itu di masa depan 💡. Nah, saya curious, bagaimana sebenarnya sistem ini bekerja? Apakah pilot itu harus berada dalam jarak tertentu dengan medan atau kontur permukaan bumi agar system ini bisa bekerja? Hmm, banyak pertanyaan yang ada di pikiran saya tentang ini 🤔.
 
Atas kejadian pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Sulawesi Selatan, aku pikir sistem TAWS itu sebenarnya tidak cukup membantu pilotnya. Kalau benar-benar memiliki peringatan dini seperti itu, muda-mudi pilot pasti sudah sengaja menggunakan TAWS ya... tapi apakah pilot yang terkena kecelakaan itu memang salah fokus atau apa sih? Aku penasaran apakah pilot tersebut pernah melihat peringatan TAWS sebelumnya dan masih tidak berhenti. Banyak yang bilang bahwa TAWS bukan hanya sekedar sistem peringatan, tapi juga perlu dipelajari dengan baik oleh pilot sebelum terjadi kecelakaan seperti ini.
 
gak percaya, ayo lupa kan kayaknya ada sistem peringatan dini untuk keberadaan gunung di pesawat itu, bukan? sekarang udah terjadi kecelakaan dan semuanya udah jelas. tapi apa bisa dipastikan kalau sistem TAWS itu memang berfungsi dengan benar? saya rasa pilot-pilot harus lebih teliti lagi saat berkendara di daerah yang rawan banjir atau gunung, kita jangan terburu-buru aja. kayaknya perlu ada review terlebih dahulu agar semua sistem bekerja dengan baik, gak usah nggak sih 🤔
 
Pesawat itu kayaknya udah punya teknologi yang canggih yaa... sistem TAWS buat menangkap gunung atau apa saja yang bisa mengganggu pesawat sebelum sampai dekat ya, jadi pilot bisa berpikir lebih awet. Tapi kenapa masih terjadi kecelakaan itu? Mungkin karena pilot nggak sabar atau kurang berpengalaman ya... kita harus banget waspada dan menghormati batas-batas yang sudah ditentukan. Dan memang, saya pikir teknologi ini penting banget di bidang transportasi kita.
 
Pernah terbayang aja sih kalau ada pilot yang tidak nyaman duduk di atas ATR 42-500 itu setelah melihat TAWS berjalan siap-siap ya 😂. Kalau peringatan itu terus-menerus, nanti pilot tidak bisa tidur lagi kan? Saya rasa sistem ini nggak harus begitu keras, malah bisa memberikan beberapa pilihan untuk pilot untuk mengelola situasi yang mengancam keamanannya. Tapi kalau pilot tidak berhati-hati dan jatuh dari langit, siapa yang bertanggung jawab? 🤔
 
wahh kalo pesawat itu diangkat dari dae ari terus kesampiin gunung, gak bisa dipikirkan kan... sistem TAWS itu kayaknya agak penting banget, tapi kenapa jadi kecelakaan ini? mungkin pilot juga harus di pelat kembali atau trus ada kesalahan lain di dalamnya, tapi ini salah satu contoh kalo teknologi kita masih belum sempurna deh...
 
Saya pikir TNAS (Terus Menunda Pekerjaan Sipil) yang terus menunda konstruksi Bandar Udara Morowali harus segera dihentikan! Bagaimana bisa pelanggaran keselamatan seperti ini terjadi? TAWS memang ada, tapi apakah itu cukup? Apakah pilot-pilot yang terbang pada kecelakaan itu benar-benar menerima peringatan dari sistem tersebut? Jangan sampai lagi kita melihat pesawat lain mengalami kecelakaan serupa karena kesalahan manusia! 🤦‍♂️✈️ #TawarSaatKecelakaan #PesanUntukTNAS
 
Pesawat ATR 42-500 itu masih bisa menyelamatkan nyawa kalo pilotnya menggunakan TAWS ya! Keren banget sistem peringatan dini yang ada di pesawat itu, tapi gimana caranya sih sistem ini bisa tidak berfungsi saat kecelakaan terjadi? Kalau TAWS itu sudah berfungsi, pilot pasti bisa menghindari medan atau kontur permukaan bumi yang menyebabkan kecelakaan. Saya rasa ada kesalahan di pihak penerbangan atau operator pesawat yang salah. Misalnya, karena kurangnya latihan untuk pilot atau kesalahan dalam penggunaan sistem TAWS itu sendiri. Saya harap penumpang yang terjadi kecelakaan itu bisa pulih dengan baik dan tidak ada korban jiwa.
 
Luar biasa sih kalau ada sistem seperti TAWS di pesawat ATR 42-500. Maksudnya, jika pilot pesawat tersebut melihat kondisi cuaca yang buruk, kira-kira bisa mengambil keputusan untuk berubah arah atau turun dengan cepat. Jadi, itu membuat lebih aman dari segi keselamatan. Tapi, ada yang penasaran sih apakah pilot-pilotnya sebenarnya sudah terbiasa menggunakan sistem ini? Apakah mereka sudah lama menggunakan sistem ini dan mengerti bagaimana cara kerjanya? Mereka bisa langsung mengaktifkan sistem ini jika terjadi kecelakaan, atau mungkin ada kesalahan komponen yang menyebabkan kecelakaan? Semua perlu dibahas lebih lanjut.
 
Pesan ini pasti nggak membuat kita nyangsenya 🤕. Pesawat ATR 42-500 yang turun di Sulawesi Selatan sama-sama pernah punya sistem TAWS, tapi masih ada kabar baiknya sih... 🙄 Pernah adanya pilot yang salah interpretasi dari pesan TAWS dan malah terbang ke dalam gunung 😱. Kita juga harus pikir, siapa yang bertanggung jawab kalau pilot nggak perhatikan pesan TAWS? 🤷‍♂️
 
Pesawat ATR 42-500 itu malah mengalami kecelakaan di Sulawesi Selatan, kan? Mau tahu apa yang salah? Pesawat itu dilengkapi dengan sistem TAWS ya, tapi masih bisa jadi pesawat itu tidak menggunakan sistem tersebut saat ini. Jadi, siapa yang bertanggung jawab kalau bukan pilot atau operator penerbangan? Nah, malah terjadi kecelakaan, sih...
 
kembali
Top