Klarifikasi Buba Tea Bali soal Viral Matcha dalam Kantong Infus
Bubi Tea Bali memberikan klarifikasi soal kasus viral yang menampilkan penyajian minuman menggunakan kemasan infus berlabel Otsuka. Menurut pernyataan resminya, Bubi Tea Bali tidak memiliki hubungan kerja sama atau sponsor dengan PT Otsuka Indonesia.
Kami mengakui bahwa karena adanya kekurangan dalam pengendalian internal pada tim operasional kami, terdapat sejumlah kejadian terbatas di mana kemasan yang membawa label Otsuka secara tidak disengaja digunakan dalam materi visual pemasaran serta penyajian minuman di toko. Penggunaan tersebut tidak dilakukan secara sistematis dan tidak mencerminkan standar operasional atau tujuan dari Bubi Tea Bali.
Individu-individu yang bertanggung jawab langsung atas kesalahan operasional tersebut telah dikenakan tindakan disiplin internal. Kami telah menerapkan penguatan prosedur internal, pemeriksaan pengadaan, serta pelatihan staf untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak akan dan tidak dapat terulang kembali.
Kami juga telah melakukan penurunan konten (take-down) dan menghubungi berbagai pihak yang mengunggah ulang konten terkait insiden ini untuk mencegah kesalahpahaman atau kontroversi lebih lanjut. Penggunaan kemasan yang tidak sesuai tersebut telah sepenuhnya dihentikan pada bulan Desember 2025 atau sebelum kasus tersebut menjadi viral.
Bubi Tea Bali menegaskan akan tetap kooperatif dan transparan dalam menjaga perlindungan konsumen dan keselamatan masyarakat. Kami akan terus meningkatkan kualitas dan keamanan produk kami untuk memastikan kepuasan konsumen.
Bubi Tea Bali memberikan klarifikasi soal kasus viral yang menampilkan penyajian minuman menggunakan kemasan infus berlabel Otsuka. Menurut pernyataan resminya, Bubi Tea Bali tidak memiliki hubungan kerja sama atau sponsor dengan PT Otsuka Indonesia.
Kami mengakui bahwa karena adanya kekurangan dalam pengendalian internal pada tim operasional kami, terdapat sejumlah kejadian terbatas di mana kemasan yang membawa label Otsuka secara tidak disengaja digunakan dalam materi visual pemasaran serta penyajian minuman di toko. Penggunaan tersebut tidak dilakukan secara sistematis dan tidak mencerminkan standar operasional atau tujuan dari Bubi Tea Bali.
Individu-individu yang bertanggung jawab langsung atas kesalahan operasional tersebut telah dikenakan tindakan disiplin internal. Kami telah menerapkan penguatan prosedur internal, pemeriksaan pengadaan, serta pelatihan staf untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak akan dan tidak dapat terulang kembali.
Kami juga telah melakukan penurunan konten (take-down) dan menghubungi berbagai pihak yang mengunggah ulang konten terkait insiden ini untuk mencegah kesalahpahaman atau kontroversi lebih lanjut. Penggunaan kemasan yang tidak sesuai tersebut telah sepenuhnya dihentikan pada bulan Desember 2025 atau sebelum kasus tersebut menjadi viral.
Bubi Tea Bali menegaskan akan tetap kooperatif dan transparan dalam menjaga perlindungan konsumen dan keselamatan masyarakat. Kami akan terus meningkatkan kualitas dan keamanan produk kami untuk memastikan kepuasan konsumen.