Kasus Buba Tea Bali Viral Matcha dalam Kantong Infus, Apakah Benar Adanya Hubungan dengan PT Otsuka Indonesia?
Pernyataan resmi dari Manajemen PT Buba Global Venture atau yang dikenal sebagai Buba Tea Bali terkait kasus viral promosi menggunakan kemasan infus berlabel PT Otsuka Indonesia. Menurut pernyataan, Buba Tea Bali mengakui bahwa ada kekurangan dalam pengendalian internal tim operasional mereka sehingga ada sejumlah kejadian terbatas di mana kemasan yang membawa label Otsuka secara tidak disengaja digunakan dalam materi visual pemasaran serta penyajian minuman di toko.
Tetapi, Manajemen Buba Tea Bali menegaskan bahwa penggunaan tersebut tidak dilakukan secara sistematis dan tidak mencerminkan standar operasional atau tujuan dari Buba Tea Bali. Selain itu, individu-individu yang bertanggung jawab langsung atas kesalahan operasional tersebut telah dikenakan tindakan disiplin internal.
Pernyataan ini menyesuaikan diri dengan klaim PT Otsuka Indonesia bahwa mereka tidak memiliki hubungan kerja sama atau sponsor dengan Buba Tea Bali. Direktur PT Otsuka Indonesia, Sudarmadi Widodo, juga menjelaskan bahwa produk tersebut bukan produk PT Otsuka Indonesia dan bahwa segala risiko yang timbul bukanlah tanggung jawab PT Otsuka Indonesia.
Namun, konsumen harus berhati-hati dalam mengonsumsi produk dengan memperhatikan kehigienisan produk. Buba Tea Bali juga menegaskan akan menerapkan penguatan prosedur internal, pemeriksaan pengadaan, serta pelatihan staf untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak akan dan tidak dapat terulang kembali.
Pernyataan ini juga dilakukan setelah produk matcha di dalam infus milik Buba Tea Bali sempat menjadi sorotan publik karena menggunakan kemasan infus yang bertuliskan 'D5 Dextrose Monohydrate' dan menunjukkan label PT Otsuka Indonesia.
Pernyataan resmi dari Manajemen PT Buba Global Venture atau yang dikenal sebagai Buba Tea Bali terkait kasus viral promosi menggunakan kemasan infus berlabel PT Otsuka Indonesia. Menurut pernyataan, Buba Tea Bali mengakui bahwa ada kekurangan dalam pengendalian internal tim operasional mereka sehingga ada sejumlah kejadian terbatas di mana kemasan yang membawa label Otsuka secara tidak disengaja digunakan dalam materi visual pemasaran serta penyajian minuman di toko.
Tetapi, Manajemen Buba Tea Bali menegaskan bahwa penggunaan tersebut tidak dilakukan secara sistematis dan tidak mencerminkan standar operasional atau tujuan dari Buba Tea Bali. Selain itu, individu-individu yang bertanggung jawab langsung atas kesalahan operasional tersebut telah dikenakan tindakan disiplin internal.
Pernyataan ini menyesuaikan diri dengan klaim PT Otsuka Indonesia bahwa mereka tidak memiliki hubungan kerja sama atau sponsor dengan Buba Tea Bali. Direktur PT Otsuka Indonesia, Sudarmadi Widodo, juga menjelaskan bahwa produk tersebut bukan produk PT Otsuka Indonesia dan bahwa segala risiko yang timbul bukanlah tanggung jawab PT Otsuka Indonesia.
Namun, konsumen harus berhati-hati dalam mengonsumsi produk dengan memperhatikan kehigienisan produk. Buba Tea Bali juga menegaskan akan menerapkan penguatan prosedur internal, pemeriksaan pengadaan, serta pelatihan staf untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak akan dan tidak dapat terulang kembali.
Pernyataan ini juga dilakukan setelah produk matcha di dalam infus milik Buba Tea Bali sempat menjadi sorotan publik karena menggunakan kemasan infus yang bertuliskan 'D5 Dextrose Monohydrate' dan menunjukkan label PT Otsuka Indonesia.