Kisah Adi yang Mencapai Keberuntungan untuk Selamat dari Tanah Longsor di Cisarua.
Pagi harinya, Adi melihat rumahnya dalam keadaan puing-puing setelah tanah longsor menghantam kampung Kuda di Desa Pasirhalang. Puncak kerusakan datang ketika ia dan istrinya berada di bagian atas dengan keluarga lain, saat malam sebelumnya angin turun disertai hujan.
"Ketika saya melihat pagi, saya kaget. Rumah-rumah sudah rata," ungkap Adi, warga Cisarua yang memanggil Adi. Ia masih berharap 11 saudara keluarganya ditemukan, antara lain paman, anak-anaknya, nenek dan keluarga istri.
Terdapat 7 keluarga lain yang mengalami kerugian hingga saat ini, salah satunya adalah Ella Rohmatika, di mana tujuh anggota keluarganya dinyatakan hilang. Ia masih mencari jalan untuk menemukan keluarga tersebut.
Sebanyak 25 kantong jenazah telah ditemukan dan sedang menjalani proses post mortem untuk keperluan identifikasi.
Pagi harinya, Adi melihat rumahnya dalam keadaan puing-puing setelah tanah longsor menghantam kampung Kuda di Desa Pasirhalang. Puncak kerusakan datang ketika ia dan istrinya berada di bagian atas dengan keluarga lain, saat malam sebelumnya angin turun disertai hujan.
"Ketika saya melihat pagi, saya kaget. Rumah-rumah sudah rata," ungkap Adi, warga Cisarua yang memanggil Adi. Ia masih berharap 11 saudara keluarganya ditemukan, antara lain paman, anak-anaknya, nenek dan keluarga istri.
Terdapat 7 keluarga lain yang mengalami kerugian hingga saat ini, salah satunya adalah Ella Rohmatika, di mana tujuh anggota keluarganya dinyatakan hilang. Ia masih mencari jalan untuk menemukan keluarga tersebut.
Sebanyak 25 kantong jenazah telah ditemukan dan sedang menjalani proses post mortem untuk keperluan identifikasi.