Kinerja Perempuan yang Optimal Dimulai dari Dukungan Kantor

iya bro 🤔, aku pikir itu sangat penting banget buat perusahaan, karenanya banyak ibu yang harus jadi mom yang bersalah sama-sama dengan pekerjaan. sih, aku lihat artikel di IBCWE itu, 40 persen perempuan Indonesia berhenti bekerja setelah menikah dan anak, kaya bikin ibu serasa kurang kompeten aja, tapi sebenarnya, kita harus mengerti bahwa mereka memiliki tanggung jawab yang banyak sama-sama. aku suka gagasan tentang jam kerja fleksibel, itu bisa membuat perempuan lebih mudhak cipta dalam jaga anak dan pekerjaan, sampe bisa kembali bekerja dengan lebih baik.
 
aku pikir biaya cuti keluarga yang banyak akan membuat perusahaan sulit untuk bertahan, tapi secara logika ada juga yang harus dipertimbangkan, misalnya apabila ibu yang bekerja memiliki anak di bawah umur, dia tidak bisa melanjutkan pekerjaannya. tapi apa yang penting adalah ada aturan yang adil dan jangan lagi dibuat "motherhood penalty".
 
Makasih informasinya tentang perempuan di Indonesia yang mengalami "motherhood penalty" 🙏. Saya rasa itu sangat penting diperhatikan agar tidak ada seseorang yang merasa kurang kompeten hanya karena ingin menjadi ibu. Saya pikir kebijakan yang dibutuhkan seperti cuti melahiran yang fleksibel, jam kerja yang lebih fleksibel, dan fasilitas kesehatan reproduksi dan mental 🤝 sangat penting untuk mendukung kinerja perempuan.

Saya juga rasa perusahaan harus menjadi contoh bagi masyarakat tentang bagaimana cara mengelola pekerjaan dengan baik dan memperhatikan kebutuhan keluarga. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja perempuan di Indonesia 🌟.
 
perempuan di Indonesia banyak yang mengalami "motherhood penalty" 😔 setelah menikah dan memiliki anak. itu karena sistem kerja yang tidak fleksibel dan tidak ramah perempuan 🤦‍♀️. cuti melahirkan yang memadai dan jam kerja fleksibel bisa membantu, tapi apa yang dibutuhkan lagi? 🤔 perusahaan harus berani memberikan kebebasan kepada karyawan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan keluarga 😊. kita butuh perubahan budaya di tempat kerja yang tidak mengandalkan stereotip dan diskriminasi gender 💪.
 
aku pikir ini sangat penting banget! apalagi kalau kita lihat jumlah perempuan yang harus memilih antara pekerjaan atau keluarga, kayaknya kita butuh sistem kerja yang lebih fleksibel biar bisa menyesuaikan dengan kehidupan pribadi mereka. aku bayangkan kalau ada perusahaan yang menawarkan cuti melahirkan yang lebih panjang dan fleksibel, tentu akan membuat perempuan merasa lebih nyaman dan percaya diri untuk kembali bekerja. 🤝
 
kembali
Top