oh iya, aku pikir ini salah satu contoh bagaimana pemerintah terus mengancam kebebasan akademik kita . siapa tahu nanti kalau para dosen tidak bisa lagi berbicara tentang apa yang mereka rasa benar-benar penting, tapi hanya tentang apa yang dipertimbangkan oleh pemerintah . ini salah satu alasan mengapa kita perlu selalu waspada dan mempertahankan kebebasan kita untuk berbicara dan berpikir secara bebas .
Gue jadi penasaran banget sih... kenapa pemerintah selalu mengancam kebebasan akademik di Indonesia? Seperti gue pikir, apa yang salah dengan kita bisa berekspresi bebas? Apa yang salah dengan kita bisa berefleksikan dan membandingkan gagasan?
Mengenai ketiga ancaman yang dilaporkan KIKA, sepertinya pemerintah kembali ingin mengendalikan segala aspek kehidupan masyarakat. Gue pikir ini bukan cara yang tepat untuk berpemerintahan. Jika kita bisa berekspresi bebas dan membahas topik-topik apa saja tanpa tekanan dari pihak yang berkuasa, tentu saja akan lebih baik bagi kehidupan kita sebagai masyarakat.
Gue juga penasaran tentang data dan kajian ilmiah yang digunakan dalam pengambilan keputusan politik. Apakah pemerintah benar-benar tidak memiliki data atau kajian ilmiah yang cukup untuk membuat keputusan yang tepat? Gue pikir ini bukan cara yang baik untuk berpemerintahan, karena bisa jadi kita lagi duduk di tempat sendiri tanpa tahu apa yang terjadi sekitarnya.
Gue rasa kita harus lebih waspada dan memperjuangkan kebebasan akademik di Indonesia. Kita tidak boleh kalah ketika ini!
Wow , aku pikir jangan biarkan pemerintah mengancam kebebasan akademik ya? Semua itu harus dihindari agar Indonesia tetap menjadi negara yang berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Maksudnya kalau kita tidak berhati-hati, maka ilmu pengetahuan yang sebenarnya bisa hilang disebabkan oleh kepentingan politik. Interesting