Kiai Jateng Sebut Aceh Dilaknat karena Ingin Merdeka, Warganet Murka

Kiai Jateng, tokoh agama asal Jawa Tengah (Jateng), mengaitkan bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Aceh dengan isu permintaan kemerdekaan. Dalam potongan video viral di media sosial, Kiai Ahmad Nuryanto menegaskan bahwa para pejuang yang merebut kemerdekaan untuk Indonesia adalah para habaib, kelompok sejarah Julukan habib untuk kependudukan Melayu dan Arab Islam di tanah air.

"Kau biarkan kesesatan, kau biarkan pembelokan sejarah, pejuang-pejuang yang memerdekakan Indonesia adalah para habaib... Kata gusti Allah sama. Aceh, Kota Serambi Mekah, kurang hebat apa (Aceh) tapi Allah paling laknat hancur itu, kenapa, Ingin merdeka aja," ucapnya.

Pernyataan semacam ini menyebabkan reaksi keras dari masyarakat, banyak warganet menilai bencana merupakan fenomena alam yang tidak pantas dijadikan alat untuk menyudutkan kelompok atau wilayah tertentu. "Aneh banget ya sesama Islam saling menyindir hal-hal yg seharusnya ga dilakukan," kata komentar salah seorang warganet.

Selain itu, Kiai Nuryanto juga membuat komentar yang berisiko menghancurkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat majemuk. "Padahal pada saat Indonesia di jajah dan di masa perjuangan kemerdekaan, sultan aceh sangat berjasa bahkan menghibahkan harta kekayaan aceh untuk Indonesia," tulis warganet.
 
Aku sedih banget dengerin Kiai Nuryanto bikin komentar yang bikin banyak orang merasa tidak nyaman 🤕. Banget aja dia bikin kesalahpahaman tentang Aceh dan kebebasan. Aku pikir dia salah mengerti kalau bencana alam itu bukan karena orang lain, tapi karena cuaca yang badai banget. Dan yang penting adalah kita semua bersama-sama untuk membantu korban bencana dan mendukung Aceh. Tapi, aku juga tidak paham kenapa dia bilang para pejuang kemerdekaan itu habib? Aku pikir itu salah ejaan dari kata 'habib' yang berarti orang tua, bukan kelompok sejarah 😕. Dan, aku rasa komentar Kiai Nuryanto itu bikin rasa kebersamaan kita terganggu. Kita harus lebih berhati-hati dalam mengungkapkan pendapat kita agar tidak merusak kesempatan untuk membahas masalah yang penting 🤔.
 
aceh banget ya, kenapa harus dibebaskan dari bencana alam? para habib itu apa lagi? kalau mau ngomong seperti itu, kayaknya harus ngerti terlebih dahulu tentang perjuangan kita sebagai bangsa, kita Indonesia. kita pasti tahu betapa sulitnya kita merdeka dari kolonialisme jepang dan belanda. tapi kita juga tahu apa yang diharapkan oleh rakyat Aceh, yaitu kehidupan yang nyaman dan aman tanpa takut banjir atau longsor. kalau ingin ngomong soal habib, kalau harus, kayaknya harus ngerti bahwa mereka itu bukan penjahat. tapi aneh juga sih, orang Indonesia sendiri yang bisa menilangin orang lain. 😒
 
🙄 Saya pikir Kiai Jateng itu kayaknya salah penasehatan... bencana alam pasti bukan isu politik atau wilayah, tapi apa yang bisa kita lakukan adalah membantu korban dan menjaga keamanan 🌳. Kita tidak harus membuat komentar yang bisa memecah belah masyarakat. Masa lalu sudah jujur-jujurnya, sultan Aceh memang berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia 🙏. Kita harus fokus membantu Aceh dan Indonesia semakin maju, bukan membuat perbedaan antar suku atau wilayah 💖.
 
Gampang aja coba dia ngasih pesan-pesan yang bikin orang bingung dan terilhami dari agama. Mau dia bilang Aceh berasa tidak nyaman dengan penduduk lain, tapi sebenarnya Aceh bukan cuma wilayah, tapi juga daerah yang paling dekat dengan Allah 🙏.

Dan kenapa gini dia bilang para pejuang kemerdekaan adalah habib? Mereka bukan cuma orang suku Arab Islam aja, tapi mereka juga dari berbagai latar belakang. Dan Indonesia bukan cuma daerah yang dihabiskan oleh masyarakat tertentu, tapi juga wilayah yang dipimpin oleh banyak tokoh dan pejuang yang tidak sama. Tapi apa yang penting adalah kita semua bisa berdamping, saling menghormati dan merayakan keberagaman kita 🤝.

Dan walaupun Aceh ada masalah, tapi kita gak boleh lupa bahwa Aceh juga memiliki banyak kontribusi besar terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia. Dan kita juga gak boleh lupa bahwa tidak semua orang di Aceh adalah sama, mereka punya pendapat dan kebiasaan sendiri 🤔.
 
gak sabar banget kenapa Kiai Jateng ini kayaknya bilang sih para pejuang kemerdekaan adalah para habib... apa artinya? aku rasa dia gak paham dengan sejarah Indonesia sendiri... Aceh punya banyak kontribusi dalam perjuangan kemerdekaan, tapi dia malah bilang itu tidak hebat... aku pikir dia bilang hal yang salah dan memanasin masalah yang suda diperselahan.
 
Gue rasa Kiai Jateng ini sedang memecah belah masyarakat Aceh dengan kata-kata yang salah 🤦‍♂️. Bencana alam itu bukan tentang siapa-siapa, tapi tentang bagaimana kita semua harus bekerja sama menghadapi kesulitan itu 💪. Jangan digunakan untuk membuat orang-orang saling tidak percaya dan tidak berbagi 🙅‍♂️. Dan wonghun jua Kiai Nuryanto yang bilang sultan Aceh berjasa, tapi kita harus ingat bahwa perjuangan kemerdekaan itu juga dilakukan oleh banyak orang dan kelompok dari seluruh Indonesia 🌈. Jangan biarkan siapa-siapa memecah belah masyarakat kita lagi! 😡
 
Benar-benar bencana alam yang terjadi di Aceh dan Jateng ini bukan tentang isu kemerdekaan, tapi tentang bagaimana kita harus berpikir tentang keselamatan dan kehidupan bersama 🌪️. Kiai Nuryanto memilih untuk menghubungkan bencana alam dengan permintaan kemerdekaan, tapi apa yang sebenarnya dibutuhkannya adalah bantuan dan kerja sama untuk menghadapi kesulitan ini. Saya rasa kita harus lebih fokus pada bagaimana kita dapat bekerja sama untuk membantu yang terkena dampak daripada bencana alam, daripada membagi kebaikan dan keburukan antara sesama kita 🤝.
 
kembali
Top