Khutbah Jumat kali ini membahas tentang pentingnya memahami bulan Syaban sebagai pintu gerbang kemuliaan menuju Ramadhan. Dalam khutbah tersebut, diungkapkan bahwa bulan Syaban merupakan waktu terbaik untuk membiasakan diri berpuasa sunah, membaca Al-Qur'an, dan bangun malam sehingga saat Ramadhan tiba, jiwa kita telah siap mengisinya dengan ibadah dan amal kebaikan.
Pendekatan khutbah ini menekankan pentingnya umat Islam untuk memahami nilai-nilai keilmuan dari bulan Syaban. Sehingga, pada hari-hari yang berikut ini khususnya dalam bulan Syaban, kita seharusnya berusaha menjaga diri agar tidak mengalami kesenangan-kesenangan duniawi dan lebih menekankan kesehatan jiwa dan akal.
Hal yang sangat penting disampaikan adalah bahwa amalan di bulan Syaban akan memperlihatkan Allah SWT. Ketika kita berpuasa sunah, membaca Al-Qur'an, dan berdoa dengan penuh percaya diri, Allah SWT pasti akan menunjukkan kebaikan yang telah dilakukan oleh kita. Dengan demikian, jiwa kita semakin terangkayakan dan memiliki kemungkinan besar untuk mendapatkan ampun dari Allah SWT di malam Nisfu Syaban.
Jika kita memahami makna pentingnya bulan Syaban ini sebagi pintu gerbang kemuliaan menuju Ramadhan, maka berikut inilah beberapa hal yang dapat menjadi acuan bagi kita untuk mengingatkan diri dalam menjalani hari-hari ini:
1. **Bersihkan hati dari sifat dengki**. Jangan lupa mengingatkan diri tentang kebaikan Allah SWT dan berdoa pada Allah dengan penuh percaya diri.
2. **Membiasakan diri berpuasa sunah**, membaca Al-Qur'an, dan bangun malam sehingga saat Ramadhan tiba, jiwa kita telah siap mengisinya dengan ibadah dan amal kebaikan.
3. **Menyucikan jiwa**. Bersihkan hati dari sifat dengki, sambung kembali tali silaturahmi yang terputus.
Pendekatan khutbah ini menekankan pentingnya umat Islam untuk memahami nilai-nilai keilmuan dari bulan Syaban. Sehingga, pada hari-hari yang berikut ini khususnya dalam bulan Syaban, kita seharusnya berusaha menjaga diri agar tidak mengalami kesenangan-kesenangan duniawi dan lebih menekankan kesehatan jiwa dan akal.
Hal yang sangat penting disampaikan adalah bahwa amalan di bulan Syaban akan memperlihatkan Allah SWT. Ketika kita berpuasa sunah, membaca Al-Qur'an, dan berdoa dengan penuh percaya diri, Allah SWT pasti akan menunjukkan kebaikan yang telah dilakukan oleh kita. Dengan demikian, jiwa kita semakin terangkayakan dan memiliki kemungkinan besar untuk mendapatkan ampun dari Allah SWT di malam Nisfu Syaban.
Jika kita memahami makna pentingnya bulan Syaban ini sebagi pintu gerbang kemuliaan menuju Ramadhan, maka berikut inilah beberapa hal yang dapat menjadi acuan bagi kita untuk mengingatkan diri dalam menjalani hari-hari ini:
1. **Bersihkan hati dari sifat dengki**. Jangan lupa mengingatkan diri tentang kebaikan Allah SWT dan berdoa pada Allah dengan penuh percaya diri.
2. **Membiasakan diri berpuasa sunah**, membaca Al-Qur'an, dan bangun malam sehingga saat Ramadhan tiba, jiwa kita telah siap mengisinya dengan ibadah dan amal kebaikan.
3. **Menyucikan jiwa**. Bersihkan hati dari sifat dengki, sambung kembali tali silaturahmi yang terputus.