KH Amal Fathullah Ponpes Gontor Wafat, Simak Profil & Kiprahnya

KH Amal Fathullah Zarkasyi wafat pada hari Sabtu (3/1/2026) di Rumah Sakit Moewardi, Solo, Jawa Tengah. Ia termasuk pemimpin Pondok Modern Darussalam Gontor periode kelima bersama KH Hasan Abdullah Sahal dan KH Akrim Mariyat.

Kiprah KH Amal Fathullah sebagai seorang pejuang pendidikan pesantren sangat berpengaruh. Ia ikut memperjuangkan pengakuan negara terhadap sistem pendidikan pesantren. Beliau juga dikenal sebagai seorang penulis yang produktif, telah menulis beberapa buku seperti "Theology Hindu Dharma dan Islam", "Manhaj al-Bahth al-Falsafi", dan lain-lain.

KH Amal Fathullah lahir di Ponorogo pada 4 November 1949. Ia merupakan putra keempat KH Imam Zarkasyi, salah satu anggota Trimurti Pondok Modern Darussalam Gontor. Beliau meraih gelar Sarjana Muda di Institut Pendidikan Darussalam (IPD) PMDG pada tahun 1973, serta Sarjana Perbandingan Agama dan Magister Filsafat Islam dari IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Selain menjabat sebagai Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, KH Amal Fathullah juga pernah menjadi Dosen di Institut Pendidikan Darussalam (IPD) Gontor dan Dekan Fakultas Ushuluddin IPD Gontor. Ia juga dikenal sebagai Pembantu Rektor III dan IV Institut Studi Islam Darussalam (ISID), serta Guru Besar di bidang Ilmu Aqidah di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor.

Sebelum wafat, KH Amal Fathullah Zarkasyi sempat mengalami sakit batu ginjal, patah tulang, hingga usus buntu. Beliau dikenal sebagai seorang pejuang pendidikan pesantren yang sangat berpengaruh dalam memperjuangkan pengakuan negara terhadap sistem pendidikan pesantren.

Namun, kiprah beliau tidak hanya berhenti di situ. Ia juga pernah menjadi Anggota Tim Diknas dalam penyetaraan Madrasah KMI dengan SMU pada tahun 2001-2005. Selain itu, KH Amal Fathullah juga pernah dipercaya sebagai Pembantu Rektor III dan IV ISID sejak tahun 1996-2000 hingga 2006-2014.

Dengan kiprahnya yang sangat berpengaruh, KH Amal Fathullah Zarkasyi meninggalkan warisan yang tak terlupakan bagi umat Islam di Indonesia.
 
ini kalau kita lihat kembali hidup kh amal fathullah zarkasyi, dia tidak pernah menyerah walaupun dia menghadapi banyak kesulitan dan cobaan. dia juga jujur bahwa pendidikan pesantren bukanlah easy okes, tapi dia sendiri yakin bahwa pendidikan pesantren memiliki nilai yang sangat berharga. jadi kita harus belajar dari hidupnya, kita tidak perlu menyerah walaupun kita menghadapi kesulitan, kita harus terus berjuang dan mencari solusi. dan juga kita harus ingat bahwa pendidikan adalah kunci untuk menjadi orang yang handal dan bermanfaat bagi masyarakat. jadi kita harus fokus pada pendidikan dan tidak pernah menyerah walaupun kita menghadapi banyak tantangan πŸ™
 
I don't usually comment but kali ini aku pikir beliau sebenarnya adalah orang yang benar-benar peduli dengan pendidikan dan kemajuan bangsa πŸ€”. Dia memperjuangkan pengakuan negara terhadap sistem pendidikan pesantren, tapi juga tidak ragu untuk mengambil gelar sarjana di luar pesantren. Mungkin itu yang membuat beliau bisa menjadi pejuang yang sangat berpengaruh di dunia pendidikan πŸ“šπŸ’ͺ.
 
Gue pikir si KH Amal Fathullah pengganti dari KH Hasan Abdullah Sahal atau lebih enak dikatakan gue cinta dia karena ikut memperjuangkan akuan negara terhadap sistem pendidikan pesantren tapi apa yang pasti si dia bukannya guru besar di bidang ilmu aqidah. Gue penasaran siapa yang akan menggantinya sebagai Rektor Universitas Darussalam Gontor πŸ€”
 
Wah, sabar-sabar ngerasa sedih banget dengerin kabar nyata about KH Amal Fathullah, mantan Rektor UNIDA Gontor ini πŸ€•. Mau nggak percaya dia itu sudah wafat? Dia kayaknya banyak pekerjaan, dari Rektor sampai Guru Besar, dan juga penulis yang produktif. Kamu nggak bisa tidak terharu dengerin kisah hidupnya, tapi di sisi lain, dia itu juga mantap banget dalam memperjuangkan hak-hak pendidikan pesantren πŸ™. Tapi, siapa tahu di hati saya ada rasa sedih karena kita harus nggak bisa membantu-bantu dia lagi πŸ˜”.
 
Wah, benar-benar sedih banget nih, aku merasa seperti kehilangan temanku sendiri πŸ€•. KH Amal Fathullah memang sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan pesantren dan pejuangan pendidikan Islam di Indonesia. Aku senang lihat dia terus bekerja keras untuk memperjuangkan pengakuan negara terhadap sistem pendidikan pesantren, dan juga sebagai penulis yang produktif πŸ“š.

Aku rasa kita harus menghormati dan mengenang kiprahnya dengan penuh rasa hormat. Dia memang memiliki warisan yang sangat berharga bagi umat Islam di Indonesia, dan kita semua bisa belajar dari kegigihannya πŸ’ͺ.
 
Wah... rasanya gak bisa tidak sedih banget mendengar kabar wafatnya KH Amal Fathullah πŸ€•. Pria ini memiliki kontribusi besar dalam dunia pendidikan pesantren, bukan hanya itu dia juga pernah menjadi rektor universitas dan dosen di beberapa institusi. Dia juga salah satu pemain penting dalam penyetaraan Madrasah KMI dengan SMU, tapi malah banyak orang yang tidak menyadari apa yang telah dia lakukan πŸ’‘.

Aku rasa kita harus menghormati keilmuan dan dedikasinya dalam memperjuangkan hak-hak pendidikan pesantren di Indonesia. KH Amal Fathullah adalah contoh bagus bahwa kita bisa memiliki peran penting dalam masyarakat jika kita punya kemampuan dan komitmen yang kuat πŸ’ͺ.
 
Pernah dengar siapa ya KH Amal Fathullah? Loh, beliau adalah seorang pejuang pendidikan pesantren yang sangat berpengaruh. Saya rasa kalau kita harus mencari inspirasi untuk memperjuangkan pendidikan yang lebih baik, kita bisa jujur mempelajari dari kiprahnya. Tapi apa keuntungan beliau ini? Beliau hanya wafat dini hari. Wah, makin sedih lagi ya πŸ€•. Saya masih ingat kalau beliau pernah menjadi Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, itu adalah pengakuan yang besar untuk beliau dari umat Islam di Indonesia. Saya harap umat islam Indonesia bisa terinspirasi oleh kiprah beliau.
 
KH Amal Fathullah itu bukannya gue penasaran apa caranya dia bisa begitu aktif dalam mendukung pendidikan pesantren, padahal banyak orang bilang kalau pesantren itu makin malas belajar. Tapi siapa tahu, mungkin dia ada strategi yang bisa kamu pelajari πŸ€”. Saya pikir dia juga memiliki peran penting dalam memperjuangkan pengakuan negara terhadap sistem pendidikan pesantren, itu bukannya hal positif ya? Semoga dia mendapat kekuatan bakti di dunia akhirat πŸ’•.
 
Makasih banget ya, makanya beliau bisa menjadi seorang pejuang pendidikan pesantren yang sangat berpengaruh... tapi kenapa sih ga ada yang ngobrol tentang kiprahnya ini dari dulu? Saya lihat thread ini udah lama mati, tapi sepertinya masih banyak orang yang tidak mengetahui tentang beliau. Siapa tahu, mungkin kalau kita ngobrol tentang hal ini sekarang, bisa lebih banyak orang yang kenal dengan kiprah KH Amal Fathullah... πŸ€“
 
Kasih sayang beliau kepada pendidikan pesantren makin kental setelah wafat πŸ˜”. Beliau memang sangat berpengaruh dalam memperjuangkan pengakuan negara terhadap sistem pendidikan pesantren, tapi kita tidak boleh lupa kalau beliau juga penulis yang produktif πŸ“š. Buku-bukunya seperti "Theology Hindu Dharma dan Islam" dan "Manhaj al-Bahth al-Falsafi" patut dianjurkan bacain πŸ‘. Beliau juga pengajar yang baik, kalau tidak ada beliau juga punya jodoh di dunia pendidikan πŸ€“. Itu adalah warisan beliau yang luar biasa πŸ’ͺ.
 
Gue rasa senang banget dengerin kabar tentang KH Amal Fathullah Zarkasyi. Dia merupakan tokoh yang sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan pesantren, espesialis agama dan filsafat. Beliau memiliki kontribusi besar dalam memperjuangkan pengakuan negara terhadap sistem pendidikan pesantren, yang juga dianggap penting oleh banyak orang. Gue rasa dia adalah contoh nyata bagaimana seseorang bisa membuat perbedaan besar dalam kehidupan masyarakat. Dengan penulisannya yang produktif dan kontribusinya dalam bidang pendidikan, KH Amal Fathullah Zarkasyi pasti diingat selama-lamanya oleh umat Islam di Indonesia πŸ’‘
 
Aku nggak sabar banget ketika aku tahu bahwa KH Amal Fathullah wafat πŸ˜”. Beliau memang seorang pemimpin pesantren yang sangat berpengaruh dan aku senang duduk di bangku belajar di masa lalunya. Bayangkan aja kalau aku bisa bertemu langsung dengan beliau, aku pasti akan tanya tentang pengalaman beliau dalam memperjuangkan pengakuan negara terhadap sistem pendidikan pesantren πŸ€”.

Aku penasaran apa yang akan menjadi warisan dari beliau setelah wafat. Beliau memang telah meninggalkan banyak kontribusi di bidang pendidikan dan keilmuan. Aku harap warisannya bisa terus diteruskan oleh generasi muda yang ingin mengikuti jejak beliau πŸ’‘.

Tapi aku juga penasaran, apa yang akan dilakukan pemerintah dalam memastikan agar warisan beliau tidak terlupakan? Mungkin ada rencana untuk mendirikan monumen atau makam bagi beliau, kan? Aku harap bisa melihat itu pada masa depan πŸ’•.
 
πŸ€• Kemasuhan ya 🀯, siapa lagi kejutan banget aja! 😱 KH Amal Fathullah wafat di usia 76 tahun... kalau kita hitung sisa hidupnya masih kurang dari 5 tahun, itu beda juga deh πŸ™. Tapi apa yang bisa kita lakukan ya? πŸ€·β€β™‚οΈ

Sekedar ingatanku lagi, KH Amal Fathullah ini adalah seorang pejuang pendidikan pesantren yang sangat berpengaruh... tapi siapa tahu apakah itu juga menjadi penyebabnya wafat dini πŸ˜…. Mungkin kita bisa belajar dari kiprahnya itu... tapi apa lagi yang bisa kita lakukan? πŸ€·β€β™‚οΈ

Wafatnya KH Amal Fathullah Zarkasyi ini seperti gempa bumi bagi umat Islam di Indonesia... kejutan banget aja! 😲 Tapi kita harus tetap tenang dan ingatkan diri kita sendiri tentang pentingnya kesehatan ya πŸ₯.
 
Rasa sakit nanggung banget dengerin kabarin nggak... Beliau selaku pejuang pendidikan pesantren yang sangat berpengaruh, tapi ngerasa sedih kawa beliau wafat. Kiprahnya memang luar biasa, sampe dari pengakuan negara terhadap sistem pendidikan pesantren. Beliau juga penulis yang produktif, tulisanya banyak. Ngerasa penasaran banget dengerin ceritanya tentang "Theology Hindu Dharma dan Islam"
 
Gue rasa KH Amal Fathullah wafatnya itu sedang diperlukan oleh bangsa Indonesia πŸ€•. Beliau memang memiliki kiprah yang sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan pesantren, tapi gue rasa ada banyak isu lain yang masih belum terpecahkan seperti pengakuan negara untuk sistem pendidikan pesantren itu sendiri πŸ˜’. Gue harap pemerintah bisa belajar dari warisan beliau dan lanjutkan pekerjaan beliau 🀞.
 
aku rasa cita kasih beliau terhadap pendidikan pesantren ini pasti karena dia ingin memberikan kesempatan kepada banyak orang untuk bisa belajar dan mendapatkan pendidikan yang baik... tapi sayangnya, aku merasa kita masih belum mencukupi dalam hal ini. apa itu artinya? mungkin kita perlu lebih fokus pada bagaimana kita dapat membuat pendidikan menjadi lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bukan hanya sekedar menekankan pentingnya pendidikan pesantren...
 
Kaya gak kayaknya dia bisa ke hidup dulu lagi πŸ€•. Beliau memang memiliki keberanian untuk memperjuangkan pengakuan negara terhadap sistem pendidikan pesantren, tapi juga harus wafat saat masih berusia aktif πŸ™. Maksudnya apa aja dia harus lama nanti bukannya? 😊
 
Gue masih inget kali gue masih kecil, di masa lalu, beliau memang sangat banyak kontribusinya dalam dunia pendidikan pesantren. Gue punya kenangan manis tentang kali gue pernah dosen di IPD PMDG, beliau sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin yang sangat bijak dan peduli terhadap mahasiswanya πŸ€“.

Gue juga masih ingat kali gue pernah mengikuti seminar beliau di UNIDA Gontor, kali itu dia memang sangat inspiratif dengan ceramahnya tentang Ilmu Aqidah yang membuat gue penasaran banget πŸ”₯. Beliau memang sudah wafat, tapi warisannya akan selalu berlanjut melalui generasi muda yang ingin mengikuti jejak beliaunya πŸ™.

Gue puny rasa syukur atas kiprahnya yang sangat berpengaruh dalam memperjuangkan pengakuan negara terhadap sistem pendidikan pesantren. Mungkin nanti kalau kita sudah tua, kita juga bisa menjadi seperti beliau dan memberikan kontribusi pada masyarakat πŸ™.
 
ini benar-benar kehilangan nuansa yang manis untuk kita semua πŸ€•, saya rasa kiprah beliau sangat berkesan tapi juga perlu dimandang dari perspektif yang lebih luas. kalau kita terlalu fokus pada perjuangan beliau di dalam dunia pendidikan pesantren, mungkin kita lupa bahwa beliau juga sudah berkontribusi banyak pada kebudayaan dan kesenian Indonesia 🎨. tapi apa yang saya ingin katakan adalah, kita harus salut dan menghargai apa yang telah ditawarkan oleh beliau kepada umat Islam di Indonesia, tapi kita juga harus terbuka untuk menilai kembali bagaimana kontribusinya dapat membantu masyarakat Indonesia lebih baik 🀝.
 
kembali
Top